کمالوندی

کمالوندی

 

Iran membantah berita bohong yang untuk kesekian kalinya disebarkan tentang gugurnya Komandan Pasukan Dirgantara, Korps Garda Revolusi Islam Iran, IRGC dalam serangan jet tempur rezim Zionis Israel saat berada di kota Homs, Suriah.

Fars News (2/5/2020) melaporkan, kanal informasi Brigjen Amir Ali Hajizadeh membantah rumor kesekian kalinya yang beredar tentang gugurnya Komandan Pasukan Dirgantara IRGC itu dalam serangan jet tempur Israel di sekitar kota Homs, Suriah.

Kanal informasi Brigjen Amir Ali Hajizadeh mengatakan, Komandan Pasukan Dirgantara IRGC dalam kondisi sehat, dan sedang menjalankan tugasnya.

Sebelumnya sejumlah media afiliasi kubu imperialis dan rezim kawasan Asia Barat kembali mengulang berita bohong tentang gugurnya Brigjen Hajizadeh. 

 

Deputi Menteri Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan, bantuan Dana Moneter Internasional, IMF untuk Lebanon tidak gratis, tapi bersyarat, dan akan diberikan jika Lebanon melakukan reformasi administrasi pemerintahan serta mengizinkan pengawasan atas ekonominya.

Fars News (2/5/2020) melaporkan, David Schenker menyikapi transformasi terbaru Lebanon dan menuturkan, ketika IMF menerima permohonan bantuan Lebanon, itu berarti pemerintah Lebanon mengakui tingkat keparahan krisis di negara itu, dan ini penting.

David Schenker kepada Sky News mengatakan, Washington mengkaji program penyelamatan pemerintah Lebanon, namun masalah ini pada akhirnya tergantung dari kesiapan pemerintah Lebanon dalam melakukan langkah yang diperlukan untuk menerima bantuan IMF.

Ia menambahkan, setiap uang yang diberikan IMF kepada Lebanon tidak gratis, tapi bersyarat pada reformasi yang menciptakan pendapatan bagi pemerintah, dan memberikan izin kepada IMF untuk mengawasai ekonomi pemerintah Lebanon.

Menurut Schenker, menarik untuk kita lihat apakah sebuah pemerintahan yang Hizbullah merupakan salah satu bagiannya, mampu melakukan reformasi, terutama karena Hizbullah bersandar pada dukungan dana ilegal, dan tidak bersedia membayar bea cukai serta pajak.

"Bukan rahasia bahwa Amerika menjalin hubungan saling menguntungkan dengan direktur bank sentral Lebanon, dan hubungan Amerika dengan Lebanon adalah hubungan dengan instansi-instansi," pungkasnya.

 

Intelektual kenamaan Amerika Serikat menyebut berlanjutnya sanksi Washington terhadap Iran di masa pandemi Corona, sebagai sadisme total.

Noam Chomsky, Sabtu (2/5/2020) dalam wawancara dengan IRNA memprotes keras kebijakan tekanan maksimum Amerika, dan penambahan sanksi terhadap rakyat Iran di puncak wabah Virus Corona.

Ia menuturkan, sanksi Amerika tidak punya landasan hukum, dan berlanjutnya sanksi ini di masa pandemi Covid-19 adalah sadisme total atau penyakit senang menyiksa orang lain yang diidap rezim Donald Trump.

Chomsky menambahkan, wabah Corona mengerikan, tapi menyerahkan kelola negara, dan masalah politik Amerika ke tangan seorang seperti Trump, jauh lebih berbahaya.

Sebelumnya intelektual Amerika ini mengatakan, salah satu dimensi politik paling mengguncang, dan paling mengerikan yang ditunjukkan Trump adalah sanksi Iran untuk memberi penderitaan maksimum terhadap rakyat negara itu secara sadar. 

 

Ketua Partai Rakyat Republik Turki, CHP, Kemal Kilicdaroglu sembari memprotes kebijakan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, kekuasaan Erdogan akan segera berakhir, dan itu pasti.

Fars News (1/5/2020) melaporkan, Kilicdaroglu, Jumat (1/5) dalam sebuah wawancara televisi terkait kebijakan Erdogan menuturkan, kebijakan Erdogan, otoriter dan tidak pernah memperhatikan hak warga negaranya, hal ini menyebabkan peningkatan angka kemiskinan, kebodohan, penindasan terhadap rakyat, masalah ekonomi, keuangan dan sosial di Turki.

Kilicdaroglu menuduh Presiden Turki bertanggung jawab atas semua kesalahan yang menyebabkan penyebaran Virus Corona di negara ini, dan kalalaian dalam mengambil langkah pencegahan.

Ketua Partai CHP menambahkan, Erdogan tidak membolehkan kritik di negara ini. 

 

Diceritakan, seorang gadis kecil memasuki sebuah toko bahan makanan, kemudian dia menyodorkan selembar kertas kepada penjual dan berkata: “Ibu saya mengatakan supaya Anda memberikan semua yang tertulis dalam daftar ini kepada saya dan ini uangnya.”

Tukang kelontong mengambil kertas itu dan menyiapkan apa yang tertulis di kertas tersebut dan memberikannya kepada anak perempuan itu. Kemudian dia tersenyum dan berkata: “Karena kau anak baik dan patuh kepada ibumu, ambillah segenggam cokelat ini sebagai hadiah.”

Tapi gadis kecil itu diam saja di tempatnya. Pemilik toko merasa kalau anak tersebut malu untuk mengambil cokelat, berkata: ” Anakku! Janganlah kau malu, majulah kemari, ambil sendiri cokelatmu.”

Gadis kecil itu menjawab: “Paman! Aku tidak ingin mengambil cokelat sendiri, tidak bisakah kau mengambilkan untukku? ”

Pemilik toko terheran dan bertanya: “Kenapa putriku? Apa bedanya?”

Gadis kecil itu berkata sambil tertawa kecil: “Genggaman Anda lebih besar dari genggaman tangan saya!”

Banyak dari kita orang dewasa, perhatian kita pun tidak sebesar anak kecil tersebut, dimana kita sebagai orang dewasa sudah semestinya tahu bahwa tangan Tuhan lebih besar daripada tangan-tangan manusia, oleh karena itu jangan sampai kita melupakan-Nya.

 

Kamis, 30 April 2020 00:50

Hidup Itu Singkat

 

Dikisahkan bahwa pada suatu hari, salah satu Nabi ilahi dalam perjalanannya bertemu dengan seorang pria yang sudah tua dan aneh, yang telah membuat sebuah tempat di atas pohon tua dan sibuk dengan ibadah kepada Tuhannya disana. Pada akhirnya Nabi mulai membuka pembicaraan dengannya dan bertanya: “Kenapa kamu tinggal di sini?”

Dia berkata: “Pada saat muda saya bermimpi yang menggabarkan kepada saya bahwa saya tidak akan hidup lebih dari 900 tahun, jadi saya merasa seperti saya menyia-nyiakan hidup yang singkat ini dengan membangun sebuah rumah dan kehidupan.”

Nabi berkata: “Tetapi telah sampai kepada saya berita bahwa akan datang suatu zaman dimana manusia tidak akan berumur lebih dari 80 atau 90 tahun, namun mereka akan membangun istana-istana dan menara untuk diri mereka sendiri.”

Dia berkata: “Jika hidup saya 90 tahun, saya akan menghabiskannya hanya dengan sujud.”

 

Alkisah, salah satu dari teman Bahlul berkata: “Wahai Bahlul! Jika saya makan buah anggur, apakah itu haram? Bahlul bilang tidak! Dia bertanya lagi: “Jika setelah makan anggur  saya berbaring  berjemur, apakah itu haram?” Bahlul: Tidak! Dia pun bertanya lagi: “Kalau begitu, bagaimana bisa, jika kita memasukkan buah anggur ke dalam mangkuk dan meletakkannya di bawah sinar matahari dan meminumnya setelah beberapa saat itu haram?”

Bahlul berkata: Lihat! Aku sedang menyiramkan air dimuka Anda. Apakah kamu merasa sakit? Dia berkata: Tidak! Bahlul berkata: “Sekarang, saya menaruh tanah yang lembut di pipi Anda.” Apakah kamu merasa sakit? Dia berkata: Tidak! Lalu dia mencampur tanah dan air bersama-sama dan membuat bola lumpur dan dengan keras memukulkannya ke dahi pria itu!

Pria itu menjerit kesakitan dan berkata: “Ah.. Kepalaku berdarah!” Bahlul berkata dengan heran: “Kenapa? Aku tidak melakukan apa-apa! Bola ini bukannya hanya berupa campuran air dan tanah yang sama, dan Anda seharusnya tidak merasakan sakit.”

Akhirnya teman Bahlul pun sadar bahwa apa yang telah dikatakan sebelumnya itu tidaklah benar, karena hukum syariat yang telah ditentukan oleh Allah SWT kepada umat manusia itu berdasarkan subjeknya, ketika anggur berubah menjadi sesuatu yang lain dan membahayakan manusia secara ruh ataupun materialnya maka sudah pasti itu diharamkan oleh Allah SWT.

Kamis, 30 April 2020 00:46

Kenapa Kita Tidak Melihat Tuhan?

 

Diceritakan bahwa seorang murid bertanya kepada gurunya: Guru! Jika Anda menunjukkan kepada saya Tuhan, saya akan menyembah-Nya, dan sebelum saya melihat Tuhan, saya tidak akan menyembahnya.”

Guru itu pergi ke belakang kelas dan memberi tahu muridnya, “Apakah kamu melihat saya?”

Murid itu menjawab: “Tidak guru! Saat kau di belakangku, aku pasti tidak melihatmu.”

Guru itu pun pergi ke sampingnya, menatapnya dan berkata:

Kamu tidak akan pernah melihat Tuhan sampai kamu berpaling kepada-Nya.

 

Diceritakan bahwa Nabi Isa (as) duduk di tengah kerumunan, kemudian datanglah seorang pria pemotong kayu yang melewati jalan itu sedang merasa bahagia sambil makan roti, nabi Isa (as) pun bertanya kepada sahabat yang ada di sekelilingnya: “Apakah kalian tidak terkejut bahwa pria ini tidak akan hidup lebih dari satu jam.”

Tapi mereka terkejut ketika melihat orang tersebut pada penghujung hari masih tetap hidup dengan membawa seikat kayu bakar, dan kemudian mereka pun bertanya perihal belum meninggalnya orang ini kepada Nabi (as).  Setelah beliau mengucap salam kemudian berkata kepada penebang kayu: “Bukalah pengikat kayu bakarmu, saat dia membukanya, dia melihat ular hitam berada di sela-sela kayu bakarnya, Nabi (as) berkata: “Ular itu seharusnya sudah membunuh orang ini, tapi apa yang kamu lakukan sehingga selamat dari bahaya besar ini?”

Dia berkata: “Saat saya sedang makan roti, seorang miskin lewat di depan saya, saya memberinya sedikit, dan dia berdoa untuk saya.”

Nabi (as) berkata: “Akibat dari do’a orang miskin ini Tuhan mengangkat musibahmu dan kamu akan hidup lima puluh tahun lagi.”

Kamis, 30 April 2020 00:40

Hadist Nabi SAW Tentang Menuntut Ilmu

 

Nabi Muhammad (SAW) bersabda:

اَلْعِلْمُ حَیاةُ الاِسْلامِ وَ عِمادُ الاْیمانِ وَ مَنْ عَلِمَ عِلْما اَتـَمَّ اللّه‏ لَهُ اَجْرَهُ وَ مَنْ تَعَلَّمَ فَعَمِلَ عَلَّمَهُ اللّه‏ ما لَمْ یَعْلَمْ.

Artinya : “Ilmu pengetahuan adalah kehidupan Islam dan dasar iman. Dan siapapun yang menimba Ilmu, Allah SWT akan menyempurnakan pahalanya dan setiap orang yang belajar dan mengamalkannya, Allah SWT akan mengajarkan kepadanya apa yang tidak ia ketahui.”