کمالوندی
UEA Jatuh ke Lubang Yang Sama Seperti Turki
Menurut Kantor Berita Dunia, Sheikh Shultan bin Muhammad bin Shultan al Qasimi, Amir Sharjah dan anggota Dewan Agung dalam wawancaranya mengatakan, "Emirat telah menjadi tempat untuk mengumpulkan dan memupuk kekuatan-kekuatan ekstrimisme, dan konsekuensi dari ini akan menyebabkan nasib Emirat akan seperti Turki."
"Kita memiliki informasi bahwa Ahmad Pasha kepala layanan keamanan Pakistan telah dipekerjakan oleh Muhammad bin Zayed untuk merekrut pasukan dari Yaman, Libya, Iraq dan Suriah," tambahnya.
Setelah pasukan ini direkrut mereka akan dikirim ke Arab Saudi untuk mengikuti pelatihan militer, setelah itu mereka akan dikirim ke negara-negara seperti Yaman, Libya, Iraq dan suriah.
Sheikh Shultan mengungkapkan bahwa program ini terlaksana setelah terjalinnya kesepakatan antara Arab Saudi dan Emirat dan Emirat sepertinya telah berubah menjadi sebuah negara boneka dan jajahan Arab Saudi, dan menurut saya Muhammad bin Nayed akan melakukan kesalahan persis sama seperti kesalahan yang pernah dilakukan Erdogan dalam menarik kelompok-kelompok radikal dan mengirim mereka ke Turki.
"Erdogan berpikir dengan melakukan langkah-langkah ini akan dapat menguasai Iraq, namun nyatanya kita lihat sendiri bahwa Turki saat ini telah menghadapi berbagai krisis di bidang keamanan dan ekonomi dan mereka sedang berada di titik bahaya," imbuh Sheikh Sultan.
"Di akhir saya menekankan bahwa strategi dan politik tanpa perhitungan Muhammad bin Nayed ini akan menyebabkan hancurnya ekonomi Emirat dan Emirat akan menjadi pangkalan untuk mengumpulkan kelompok-kelompok radikal dari berbagai negara," tutupnya.
Rencana Trump dan Netanyahu Tuk Ungsikan Warga Palestina ke Yordania
Professor Israel, Arieh Eldad, mengatakan, Perdana Mentri Rezim Zionis Benyamin Netanyahu mempunyai kesempatan bersejarah untuk mengemukakan idenya mengambil wilayah-wilayah baru dan menempatkan warga Palestina disana yakni Yordania, dalam pertemuan perdananya dengan Presiden terpilih Amerika, Donald Trump.
Dia melanjutkan, bahwa Netanyahu juga harus menyelesaikan masalah pengungsi dengan mengabaikan lembaga UNRWA, dan segala sesuatunya ini bergantung pada pertemuan perdananya dengan Trump, yang akan menentukan intensifitas hubungannya dengan pemerintahan baru.
Eldad dalam sebuah makalah yang telah dirilis di surat kabar Maarif Israel menekankan bahwa Netanyahu mempunyai kesempatan bersejarah untuk memperbaiki buruknya jalinan kerjasama di era Obama dan mengubah citra internasional dan regional Israel.
Professor juga menyerukan kepada Netanyahu untuk mengambil langkah ekstra untuk menghentikan dukungan keuangan dari lembaga-lembaga pertolongan UNRWA dan membubarkannya. Dia menganggap lembaga ini sebagai musuh, karena lembaga ini yang telah memberikan pengobatan pada keluarga-keluarga Palestina.
"Netanyahu telah menerima tekanan-tekanan dari Presiden Amerika Barack Obama, sehingga dampkannya Netanyahu telah menghentikan pembangunan di Yahuda, Samara dan Quds, namun dengan adanya semua itu tetap saja Israel tidak luput dari sasaran keputusan negatif dari Dewan Keamanan PBB," tegasnya.
Trump dan Badai Barat
Sebelum pidato Menteri Luar Negeri Amerika Jhon Kerry yang menjelaskan strategi membangun perdamaian antara Palestina dan Israel, Presiden Terpilih Amerika Donald trump menyindir pemerintahan Obama dan meminta mereka untuk bersabar karena 20 Januari sudah dekat.
Donald Trump pada halaman twitternya mengatakan bahwa tindakan pemerintahan Obama ini tidak dapat diteruskan.
"Perbuatan tidak menghormati Israel ini tidak bisa diteruskan, Israel merupakan teman yang sangat baik untuk Amerika Serikat. Pada akhirnya kami mencapai kesepakatan nuklir dengan Iran , wahai Israel kuatlah karena 20 Januari sudah dekat," tulis Trump dalam akun Twitternya.
Dia menambahkan bahwa dirinya akan selalu mencoba mencari jalan yang terbaik dan tidak menghiraukan pernyataan dan gangguan-gangguan yang dibuat oleh Obama.
"Saya berharap transisi kursi kepresidenan berjalan dengan lancar dan mudah, namun kemungkinannya tidak begitu," sebut Trump.
Kaum Imperalis Sebut Palestina Sebagai Teroris
Menurut Kantor Berita Dunia, Menteri pendidikan rezim zionis Naftali dan pemimpin partai rumah Yahudi bahkan tidak sabar sampai akhir pidato Jhon Kerry untuk mengungkapkan ketidaksetujuan mereka terhadap solusi untuk menyelesaikan masalah antar kedua negara.
"Kami tidak mengijinkan negara teroris terbentuk di dalam Israel," sebut mereka.
Naftali menambahkan, "saya tidak menyembunyikannya, jika keputusan ini berada di tangan saya, maka saya tidak akan mengijinkan negara teroris itu terbentuk di dalam Israel. Warga Israel telah membayar mahal dengan ribuan roket dan kutukan-kutukan tiada henti atas propaganda negara palestina."
Berbagai pernyataan muncul dari berbagai kalangan anggota Parlemen dari partai-partai oposisi. Pemimpin Partai Buruh, Isaac Herzog menganggap bahwa pidato Kerry ini sebagai alarm bahaya untuk masa depan Israel.
Amerika dan beberapa negara saat ini terus berupaya mencarikan solusi atas konflik kedua negara, namun hal ini tentunya mendapatkan penolakan keras dari warga Palestina, "mengapa harus mengakui Israel? Pencuri itu tetaplah pencuri."
Gempa 5,1 SR Mengguncang Wilayah Pangandaran, Jabar
Gempa bumi berkekuatan 5,1 pada skala Richter mengguncang wilayah Pangandaran, Provinsi Jawa Barat dan sekitarnya, pada Selasa, 3 Januari 2017, pukul 04.02 WIB.
Kabar gempa itu ditulis dalam akun twitter resmi BMKG @infoBMKG "Gempa Mag:,1.5 SR, 03-Jan-17 04:02:2WIB".
Lokasi gempa berada di 8.88 LS (Lintang Selatan), 108.27 BT (Bujur Timur) atau 133 km Tenggara Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat dengan kedalaman 10.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, guncangan gempa tidak begitu dirasakan oleh warga Pangandaran sehingga tidak menimbulkan kepanikan. Saat gempa terjadi, masyarakat pun masih banyak yang tertidur.
Gempa tersebut diketahui tak berpotensi tsunami. Namun, untuk kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut belum diketahui.
Sidang Lanjutan Ahok Hari ini di Jaga 2500 Personel dan di Hadiri Massa GNPF MUI dan Pendukung Ahok
Terdakwa kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, akan menjalani sidang lanjutan pada hari ini, Selasa (03/01/17). Lokasi sidang akan digelar di auditorium Kementerian Pertanian yang beralamat di Jalan Harsono RM Dalam, Ragunan, Jakarta Selatan.Sidang akan dimulai pada pukul 09.00 WIB.
Menjelang sidang, Ahok melakukan persiapan dengan mempelajari berita acara para saksi ahli yang didatangkan oleh jaksa penuntut umum, seperti tuduhan-tuduhan mereka. Ahok mengatakan dia akan mengajukan pertanyaan kepada para saksi ahli jika majelis hakim memberinya kesempatan untuk bertanya.
Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Iwan Kurniawan mengatakan pihaknya bakal menutup arus lalu lintas menuju Kebun Binatang Ragunan selama berlangsung persidangan kasus penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Penutupan tersebut hanya bersifat sementara, hingga persidangan selesai.
“Kami sampaikan permohonan maaf, yang akan menuju Ragunan dari simpang 4 TB Simatupang sampai Jalan Raya Ragunan untuk sementara kami tutup sampai sidang selesai,” kata Iwan di Auditorium Kementerian Pertanian Jakarta, Selasa 3 Januari 2017.
Iwan mengatakan akan ada massa dari pendukung Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI dan Ahok dalam jumlah yang cukup banyak, yang akan menyaksikan persidangan Ahok. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan dua kubu massa tersebut.
Iwan pun memfasilitasi para pengunjung yang akan berorasi. Namun ia memastikan kegiatan tersebut di lakukan di luar gedung auditorium Kementerian Pertanian. Pihaknya pun telah menyiapkan lebih dari 2.500 personel untuk mengamankan jalannya sidang.
Aung San Suu Kyi Akan ke Indonesia Untuk Berterima Kasih atas Bantuan Indonesia ke Rohingya
Pada tangal 29 desember 2016 kemarin, Pemerintah Indonesia mengirim bantuan untuk warga etnis Rohingya di Myanmar. Presiden Joko Widodo mengatakan bantuan berasal dari masyarakat, pengusaha, dan pemerintah. “Pagi ini ada 10 kontainer diberangkatkan ke Rakhine State,” kata presiden di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, 29 Desember 2016.
Kesepuluh kontainer itu berisi mi instan, makanan bayi, dan sarung. Menurut Presiden Jokowi, bantuan-bantuan itu merupakan permintaan dari warga Rohingya. “Barang ini diminta setelah Menteri Luar Negeri berkomunikasi dengan pemerintah Myanmar,” ucapnya.
Barang-barang ini merupakan barang yang diminta dari sana (Myanmar) setelah Menteri Luar Negeri berkomunikasi beberapa kali dengan Pemerintah Myanmar," jelasnya.
Jokowi yang didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno menekankan langkah diplomasi pemerintah dalam menyikapi krisis kemanusiaan yang terjadi di Rakhine State menyusul kekerasan akibat operasi militer untuk memburu kelompok militan yang menyerang pos jaga perbatasan pada 9 Oktober 2016.
Atas Bantuan ini, Pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi berharap dapat segera mengunjungi Indonesia untuk menyampaikan terima kasih untuk bantuan pemerintah dan rakyatnya. Duta Besar Myanmar untuk Indonesia Aung Htoo mengatakan, sejak negaranya memiliki pemerintahan baru pada Maret 2016, Presiden Htin Kyaw dan Konselor Aung San Suu Kyi belum mengunjungi Indonesia sebagai bagian dari tradisi ASEAN.
"Presiden dan konselor kami belum pernah mengunjungi Indonesia. Jadi ini akan menjadi kunjungan pertama, bagian dari tradisi ASEAN, dan pada saat yang sama kami ingin berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan Indonesia," kata Aung Htoo pada Senin 2 Januari 2017.
Menurut Dubes Htoo, saat Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengunjungi Myanmar pada 6 dan 19 Desember 2016 lalu, kedua belah pihak telah membahas perihal jadwal ulang kunjungan Aung San Suukyi ke Indonesia, dan Menlu RI menyarankan agar kujungan dilakukan setelah 19 Januari 2017. Alasannya, pada minggu pertama hingga 19 Januari 2017, terdapat pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Rabat, Maroko.
Aung San Suu Kyi Akan ke Indonesia Untuk Berterima Kasih atas Bantuan Indonesia ke Rohingya
Pada tangal 29 desember 2016 kemarin, Pemerintah Indonesia mengirim bantuan untuk warga etnis Rohingya di Myanmar. Presiden Joko Widodo mengatakan bantuan berasal dari masyarakat, pengusaha, dan pemerintah. “Pagi ini ada 10 kontainer diberangkatkan ke Rakhine State,” kata presiden di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, 29 Desember 2016.
Kesepuluh kontainer itu berisi mi instan, makanan bayi, dan sarung. Menurut Presiden Jokowi, bantuan-bantuan itu merupakan permintaan dari warga Rohingya. “Barang ini diminta setelah Menteri Luar Negeri berkomunikasi dengan pemerintah Myanmar,” ucapnya.
Barang-barang ini merupakan barang yang diminta dari sana (Myanmar) setelah Menteri Luar Negeri berkomunikasi beberapa kali dengan Pemerintah Myanmar," jelasnya.
Jokowi yang didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno menekankan langkah diplomasi pemerintah dalam menyikapi krisis kemanusiaan yang terjadi di Rakhine State menyusul kekerasan akibat operasi militer untuk memburu kelompok militan yang menyerang pos jaga perbatasan pada 9 Oktober 2016.
Atas Bantuan ini, Pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi berharap dapat segera mengunjungi Indonesia untuk menyampaikan terima kasih untuk bantuan pemerintah dan rakyatnya. Duta Besar Myanmar untuk Indonesia Aung Htoo mengatakan, sejak negaranya memiliki pemerintahan baru pada Maret 2016, Presiden Htin Kyaw dan Konselor Aung San Suu Kyi belum mengunjungi Indonesia sebagai bagian dari tradisi ASEAN.
"Presiden dan konselor kami belum pernah mengunjungi Indonesia. Jadi ini akan menjadi kunjungan pertama, bagian dari tradisi ASEAN, dan pada saat yang sama kami ingin berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan Indonesia," kata Aung Htoo pada Senin 2 Januari 2017.
Menurut Dubes Htoo, saat Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengunjungi Myanmar pada 6 dan 19 Desember 2016 lalu, kedua belah pihak telah membahas perihal jadwal ulang kunjungan Aung San Suukyi ke Indonesia, dan Menlu RI menyarankan agar kujungan dilakukan setelah 19 Januari 2017. Alasannya, pada minggu pertama hingga 19 Januari 2017, terdapat pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Rabat, Maroko.
Pulau Kelapan Pesona Keindahan Bawah Laut
Nama Pulau Kelapan mungkin terdengar masih asing bagi masyarakat Pulau Bangka maupun wisatawan dari luar Bangka. Padahal Pulau yang terletak di wilayah Kecamatan Lepar Pongok tersebut merupakan surga wisata bahari yang luar biasa indahnya.
Bagi pecinta snorkling dan diving mungkin kurang lengkap jika belum menyambangi dan menjajaki indahnya panorama ke pulau berpasir putih nan alami itu mengakui keindahannya terumbu karang diwilayah pulau itu tak kalah cantiknya dengan Bunaken.
Di lokasi ini terdapat spot-spot snorkling maupun diving yang begitu menakjubkan dan layak menjadi referensi bagi pecinta olahraga air ini.
Pulau Kelapan sendiri adalah salah satu pulau kecil yang bertebaran di wilayah Lepar Pongok.Pulau ini dapat ditempuh dari pelabuhan Sadai selama 1,5 jam perjalanan menggunakan kapal motor atau speed lidah.Sepanjang perjalanan menuju pulau ini, pengunjung akan disuguhi keindahan pulau-pulau kecil nan alami berair jernih. Sebelum sampai di Pulau Kelapan anda akan melewatidua pulau besar yaitu Pulau Lepar dan Pongok diantara gugusan pulau-pulau kecil bak kepulauan seribu tersebut.
Sampai di Pulau Kelapan, kita akan menemui sebuah surga tersebunyi berupa pulau nan hijau berpasir putih. Selain keindahan pulau, perairan di sekitar pulau Kelapan memiliki terumbu karang yang alami berikut ikan beraneka ragam. Airnya yang jernih nan tenang memudahkan kita melihat terumbu karang dan ikan-ikan yang berseliweran disana.Tentunya sangat mengasyikan untuk bersnokeling menkmati keindahan bawah laut Kelapan.
Sedangkan, ongkos yang dikeluarkan wisatawan ke Pulau Kelapan hanya berkisar Rp 300 ribu per kelompok untuk sekitar 30 orang. Biaya tersebut untuk menyewa perahu dan alat selam.
Sepanjang perjalanan menuju Pulau Kelapan pengunjung akan disuguhi panorama alam berupa gugusan pulau-pulau kecil, serta beberapa spot terumbu karang yang dapat dilihat dengan mata telanjang dari atas perahu.
Meski cukup jauh, setiap harinya, Pulau Kelapan dikunjungi sekitar 50 wisatawan. Biasanya mereka khusus ingin menikmati pesona bawah air.
Selain Pulau Kelapan, di kawasan ini juga terdapat puluhan spot terumbu karang yang dapat dinikmati para pecinta snorkling dan diving. Termasuk spot bangkai kapal tenggelam.
Wisatawan juga disarankan membawa alat pancing. Sebab kawasan ini juga sangat terkenal dengan berbagai spot memancing yang tidak kalah dengan daerah-daerah lain.
12 Tahanan Kabur, Kapolsek Percut Seituan Medan di Copot
Pada Jumat (30/12/16) pukul 04.00 WIB, Sebanyak 12 tahanan Polsek Percut Sei Tuan kabur setelah menjebol jerajak ventilasi sel tahanan Mapolsek Percut Sei Tuan dengan menggunakan gergaji besi.
Oleh karena itu, Kapolrestabes Medan Kombes Polisi Sandi Nugroho mencopot Komisaris Polisi Lesman Zendrato dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Seituan di Kota Medan, Sumatera Utara. Dia dicopot gara-gara dianggap lalai, sehingga 12 tahanan pada polsek itu kabur pada Jumat kemaren.
"Pencopotan tersebut dilakukan karena Kapolsek Percut Seituan dinilai gagal menjalankan tugas sehingga 12 tahanan yang terlibat berbagai kasus kejahatan melarikan diri," kata Kombes Pol. Sandi di Medan, Senin, (02/01/17).
Polrestabes Medan sudah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh personel Polsek Percut Seituan dalam kasus tahanan kabur tersebut. "Memang terjadi kelalaian yang dilakukan Kapolsek Percut Seituan," ucap Kapolrestabes.
Polrestabes Medan sudah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh personel Polsek Percut Seituan dalam kasus tahanan kabur tersebut.
"Memang terjadi kelalaian yang dilakukan Kapolsek Percut Seituan," ucap Kapolrestabes.
Sudah lima orang tahanan kabur yang berhasil diamankan dari berbagai lokasi. Bahkan, saat ini petugas masih terus melakukan pengejaran terhadap tujuh tahanan lainnya yang belum tertangkap.
Selain itu, kepada tahanan yang kabur akan diberikan nantinya hukuman tambahan karena melarikan dari Mapolsek Percut Seituan.
Sudah lima orang tahanan kabur yang berhasil diamankan dari berbagai lokasi. Bahkan, saat ini petugas masih terus melakukan pengejaran terhadap tujuh tahanan lainnya yang belum tertangkap.
Ketika ditanyakan mengenai pengganti Kapolsek Percut Seituan, Sandi mengatakan bahwa pihaknya telah menunjuk Wakasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Boy J. Situmorang untuk menjadi Pejabat Sementara Polsek Percut Seituan.




























