Tentara rezim Zionis dalam rangka kelanjutan pelanggaran gencatan senjata, membombardir wilayah-wilayah di Lebanon selatan.
Menurut laporan IRNA dari Al-Nashrah, Jumat, 06 November 2026, sumber-sumber Lebanon dengan menyebut kelanjutan pelanggaran gencatan senjata oleh penjajah Israel di Lebanon selatan mengabarkan infiltrasi tentara rezim Zionis di Zawtar Al-Gharbiyah.
Sumber-sumber ini juga menyebut penerbangan drone Israel di atas wilayah tempat tentara Lebanon ditempatkan.
Pada saat yang sama, sumber-sumber Lebanon mengabarkan kelanjutan tindakan penghancuran dan perusakan tentara penjajah di Lebanon selatan dan menyebut ledakan yang dilakukan tentara Israel di permukiman Al-Khiyam. Sumber-sumber ini menyebut ledakan-ledakan yang dilakukan penjajah di permukiman Qantara dan Al-Khiyam.
Artileri rezim Zionis juga membombardir wilayah Wadi Zibqin di wilayah Tyre di Lebanon selatan. Bersamaan dengan itu, tentara rezim Zionis juga melakukan pergerakan darat di wilayah ini.
Sumber-sumber Lebanon juga mengabarkan penembakan dan tembakan berat penjajah di Wadi Shebaa.
Wartawan Al-Manar juga mengabarkan serangan artileri tentara rezim Zionis ke pinggiran Bra'shit, Beit Yahoun, dan Aita Al-Jabal di Bint Jbeil di Lebanon selatan.
Media Lebanon ini mengabarkan serangan artileri tentara rezim Zionis ke Wadi Al-Hujair dan juga menyebut pergerakan darat penjajah di permukiman Qantara dan Wadi Al-Hujair.
Al-Manar melaporkan, "Musuh Israel melakukan ledakan hebat di Zawtar Al-Sharqiyah yang suaranya terdengar di seluruh wilayah Lebanon selatan."
"Tentara rezim Zionis dalam rangka kelanjutan pelanggaran gencatan senjata membombardir wilayah Lebanon selatan. Menurut Al-Nashrah, sumber Lebanon dengan menyebut kelanjutan pelanggaran gencatan senjata mengabarkan infiltrasi tentara rezim Zionis di Zawtar Al-Gharbiyah dan menyebut penerbangan drone Israel di atas wilayah tempat tentara Lebanon ditempatkan."




























