Shalat dan Puasa di Agama Islam

Rate this item
(0 votes)
Shalat dan Puasa di Agama Islam

 

           

Ummat Islam wajib mengerjakan shalat lima kali setiap hari dan berpuasa tiga puluh hari pada Bulan Ramadhan. Mereka harus mengerjakan wudhu sebelum mengerjakan shalat. Mereka harus membasuh tangan dari siku sampai jari jari tangannya. Setelah itu, mereka mengusap bagian atas kepala dan kakinya.

              Pada Bulan Ramadhan orang orang Muslim tidak makan dan minum dari waktu sahur yaitu sebelum matahari terbit sampai waktu Maqrib yaitu di saat matahari tenggelam. Setelah maqrib atau Adzan mereka boleh makan dan minum. Dengan berpuasa orang orang muslim dapat merasakan kondisi masyarakat miskin, berlatih mengekong Hawa Nafsu dan memikirkan hari Qyiamah. Selama bulan Ramadhan pintu nereka tertutup. Allah (swt) menurunkan AlQuran suci di malam Qadr. Oleh karena itu, orang orang Muslim membaca banyak AlQuran. Mereka membantu orang orang Miskin. Orang orang kaya mempersiapkan makanan untuk berbuka puasa. Kegiatan ini mempunyai banyak pahala. Di bulan Ramadhan orang muslim harus lebih banyak  menjaga mulut (lidah), mata dan telinganya. Semua anggota badan harus berpuasa. Kita bias menyellamatkan diri dari api nereka di bulan penuh barakah ini. Sebagian orang berpuasa beberapa hari sebelum bulan Ramadhan. Pada hari terakhir (Idul Fitri) orang orang muslim merasa bahagia karena mereka dapat mentaati perintah Allah(swt).

 

 

Sayidah Fatimah Az- Zahra (sa)

      Sayidah Fatimah Az-Zahra (sa) anak prempuan tersayang Nabi Muhammad (sww) . Nabi Muhammad (sww) sangat mencintai putrinya dan bersabda: "siapa pun membahagiakan Fatimah membahagiakanku dan siapa pun yang membahagiakanku membahagiakan Allah (swt)." Sebelum bepergian, Nabi senantiasa bertemu Fatimah dan di saat beliau pulang ke kotanya lebih dahulu mendatangi rumah Fatimah(sa) dan mencium dahi putrinya. Fatimah (sa) menikah dengan sepupu beliau –Imam Ali bin Abitalib(as). Dia memiliki dua anak la;I  laki dan dua anak prempuan. Fatimah (sa) berusaha untuk selalu mentaati suaminya. Dia sangat penyayang dan penyabar. Fatimah bersungguh –sungguh bekerja di rumah.  Beliau membuat roti, memasak makanan, mencuci bajumenyapu lantaidan menyisir rambut putrinya. Pada suatu hari, Fatimah (sa) mendatangi Nabi dan bersabda:" saya sangat capek dengan pekerjaan rumahku. Adakah seorang yang bias menolongku?" nabi mengajarkan putri tersayangnya agar membaca Tasbih Az-Zahra setelah setiap Shalat yaitu ucapkanlah tiga puluh empat kali Allahu Akbar, tiga puluh kali Al Hamdulillah dan tiga puluh kali Subhanallah.

 

 

 Pintu hajah  Yaitu Musa bin Ja'far (as)

         Hari ini kita sangat sedih karena hari ini 25 bulan Rajab yaitu hari Syahadah Imam Kadhim (as). Imam Kadhim (as) Adalah imam ketujuh kaum syiah. Beliau ayah tersayang Imam Rida (as) dan Sayidah Ma'sumah (sa). Beliau terkenal sebagai seorang yang mengenang kemarahan dan murkanya. Di massa Imam Kadhim (as) Harun alrasyidlah yang menjabat sebagai raja. Dia sangat memusuhi imam Kadhim (as). Dia yang sangat jahat meracun imam ketika beliau berada di penjara selama 14 tahun. Dengan izin Allah (swt) Imam memiliki banyak putri dan putra di beberapa tempat sehingga masyarakat mengingat nama beliau. Orang orang Iran merasa bangga dan bersyukur kepada Allah (swt) karena kebanyakan putri- putra Imam Kadhim (as) di berbagai kota di Iran. Saya mengucapkan blasungkawa kepada Imam Zaman (aj) atas tibanya hari syahadah Imam Kadhim (as).

 

 

 Bagirul Ulum (as)

  Imam Bagir (as) imam kelima orang syiah. Beliau putra tersayang Imam Sajad (as) . ibu beliaua bernama Ummul Farwah. Beliau dari kalangan ibunya putra Imam Hasan (as) dan dari kalangan ayahnya putra Imam Husain (as). Keadaan ini hanya terjadi pada Imam Bagir (as) diantara para imam . Beliau imam pertama yang membuat sekolah untuk mendidik ulama.setelah beliau putra beliau Imam Sadig (as) melanjutkan jejak ayahnya. Beliau mengajar berbagai ilmu dan pengetahuan kepada murid murid supaya mereka menjadi cendekiawan besar. Senantiasa Imam Bagir (as) mengingat peristiwa karena  beliau telah menghadir di karbala dan berusia lima tahun. Pada akhir hayatnya  beliau member wasiat kepada keluarganya supaya menyelengarakan majlis duka untuk Imam Husain (as) dan beliau selama sepuluh tahun. Sejak saat itu kaum syiah dapat menangis untuk Imam Husain (as) dengan bebas. Karena dari syahadah Imam Husain (as) sampai Imam Bagir (as) kaum syiah dilarang keras menceritakan peristiwa karbala dan menangis di tempat umum.

 

 

Selamat Hari Wiladah Imam Ridla (as)

          Imam Ridla (as) imam ke delapan kaum syiah. Beliau putrid tersayang Imam Kazim (as) dan kakak Sayidah Ma'sumah (sa). Nama ibu beliau Tuktam atau Najmah. Hari lahir beliau 11 dzul  Qa'dah tahun 148 HQ. beliau diracun oleh Ma'mun Abbasi pada hari 28 bulan Safar tahun 203 HQ. diantara para Imam hanya Imam Ridlalah (as) berada di Negara Iran.  Orang orang Iran selalu pergi ke Masyhad untuk menziarahi beliau. Beliau disebut sebagai dokter semua penyakittanpa obat. Masyhad bagi orang Iran dikenal sebagai ibukota ma'nawi. Imam Ridla (as) memiliki beberapa julukan terkenal seperti : penzamin kijang dan keluarga nabi yang alim. Di Iran sejak hari kelahiran Sayidah Ma'sumah (sa) sampai hari wiladah Imam Ridla (as) disebut 10hari agung/mulia. Pada ke 10 hari ini bermacam- macam pesta diadakan di setiap tempat di Iran.

       Imam Ridla (as) disebut asing karena beliau dating dari kota Madinahke Iran. Setiap orang yang pergi ke Madinah dan melihat pemakaman Bagi' berkata kalau Imam Ridla (as) dengan banyak penziarah dikenal sebagai asing   bagaimana pula keterasingan keempat imam di Baqi'.

 

Ya Jawadul Aimmah (as)  Adrekni

        Hari terakhir bulan Dzul Qa'dah tahun 220 HQ merupakan hari syahadah Imam Jawad (as). Imam Jawad (as) imam ke 10 kaum syiah. Beliau anak tunggal Imam Ridla (as). Imam Ridla (as) sangat mencintai beliau. Pada waktu syahadah beliau berumur 25 tahun oleh karena itu beliau terkenal sebagai imam termuda diantara 12 imam syiah. Nama ibu imam Muhammad Taqi (as) Sabikah atau Kheizaran. Beliau diracun oleh istrinya bernama Ummul Fazl – anak perempuan Ma'mum-. Ia membunuh imam dengan anggur beracun.

          Salah satu putra 2 Imam Jawad (as) Musa Mubarqa' yang dikubur di kota Qum. Salah satu putri2 Imam Jawad (as) Hakimah Khatun. Beliau paling mulia wanita diantara putri2 imam karena ilmu  ibadah dan sikapnya. Beliau dapat melihat empat imam . beliau mengajar ajaran Islam kepada Narjes Khatun –ibu Imam Zaman (aj)-. Beliau orang pertama yang dapat melihat Imam Zaman (aj) dan mencium beliau pada waktu wiladahnya. Hakimah Khatun dikubur di Samerra di samping Imam Hadi (as)  Imam Asqari (as) dan Narjes Khatun.

Setiap orang yang bersumpah Imam Ridla (as) atas

Nama ibu beliau – Sayidah Fatimah(sa)-

Dan putra beliau – Imam Jawad (as)-

Pasti hajatnya akan dikabulkan.

 

 Dahwul Ardl Hari

       Hari ke 25 bulan Dzul Qa'dah adalah hari Dahwul Ardl. Hari ini hari kelahiran Nabi Ibrahim (As) dan Nabi Isa (as). Pada hari ini bumi melebar dari bawah Ka'bah. Allah (swt) menurunkan Rahmatnya pada hambanya. Imam Mahdi (aj) akan muncul pada hari ini. Pahala puasa pada hari ini sama dangan 70 tahun puasa. Hari ini salah satu hari di antara empat hari yang sangat dianjurkan untuk berpuasa. Pada hari ini ada shalat khusus yang saya minta kepada teman –temanku untuk mengerjakannya.

 

Peristiwa di Bulan Dzul Hijah

       Bulan Dzul Hijah bulan terakhir dari tahun Qamariah. Beberapa peristiwa penting terjadi di bulan ini.: pada hari pertama Imam Ali (as) menikah dengan Sayidah Fatimah (sa) . hari ke tujuh  hari Syahadah Imam Bagir (as). Hari ke Sembilan  hari A'rafah. Hari KE SEPULUH Idul Adlha. Hari ke lima belas  hari wiladah Imam Hadi (as). Hari ke delepan belas  hari raya Ghadir  dan hari ke dua puluh empat  hari Mubahalah.

Pernikahan Imam Ali (as) dan Sayidah Fatimah (sa)

Sejak awal Sayidah Fatimah (sa) sudah banyak yang melamar dari kalangan bangsawan kaya raya  akan tetapi Nabi Muhammad (saww) tidak menerima pemintaan mereka dan bersabda: "saya menunghu ketentuan Allah (swt)." Imam Ali (as) melemar putri tersayang Nabi Muhammad (saww) dan beliau setelah bertanya kepada Sayidah Fatimah (sa) menerima pemintaan Imam Ali (as). Nabi bersabda kepada putri beliau : " Saya memilihkan suami terbaik untuk anda. Ia sangat sopan dan merupakan orang pertama yang masuk Islam. Pesta pernikahan dilakukan sangat sederhana tetapi penuh barkah yaitu dengan kelahiran dua imam besar – Imam Hasan (as) dan Imam Husain (as)-.

 

Hari A'rafah

        Hari A'rafah hari doa dan permohonan ampun kepada Allah (swt). Pada hari ini Allah (swt) mengampuni dosa-dosa Nabi Adam dan istrinya Hawa. Jamaa'h Haji pada hari ini harus pergi ke padang A'rafat. Sebagian orang yang tidak dapat pergi haji berusaha pergi ke karbala. Karena Allah (swt) pertama-tama akan memperhatikan para penziarah Imam Husain (as) sesudah baru Jamaa'h Haji. Pada hari ini orang orang syiah membaca doa A'rafah Imam Husain (as). yang mana doa ini dibaca langsung oleh Imam Husain (as) pada saat haji terakhirnya di atas gunung Arrahmah di Arafah.

 

Idul Adlha

       Salah satu hari raya bagi orang orang muslim adalah Idul Adlha. Pada hari ini kaum muslim mengingat kembali cerita Nabi Ibrahim (as) dan putra tersayang beliau Nabi Ismail (as). Allah (swt) berfirman kepada Nabi Ibrahim (as) bahwa dia harus menyembelih putranya.  Tugas ini sangat berat dan sulit untuk dilakukan oleh Nabi Ibrahim (as) akan tetapi beliau menerima ujian tersulit ini. Ketika Nabi Ibrahim (as) mulai menyembelih putranya  Allah (swt) mengirimkan seekor kambing untuk disembelih. Sejak itu hingga sekarang orang orang muslim menyembelih seekor kambing dan membagikannya kepada orang orang miskin. Sebenarnya Allah (swt) ingin Nabi Ibrahim (as) memerangi hawa nafsu. Kita harus memperhatikan hal ini dan mengikuti jejak beliau.

 

Hari raya Ghadir

        Salah satu hari raya terbesar untuk kaum syiah hari raya Ghadiryang terjadi pada waktu Nabi Muhammad (saww) melaksanakan haji terakhirnya. Beliau menyuruh Jamaa'h Haji berkumpul di tempat bernama Ghadir Khum di dekat Makah. Para Jamaa'h Haji saling bertanya kenapa kita harus berhenti di sini? Pasti masalahnya sangat penting sehingga menyebabkan perkumpulan ini. Udara angat panas. Nabi meminta beberapa orang di antara sahabat 2nya untuk menyampaikanceramah beliau supaya semua orang dapat mendengarkan ceramah2 Nabi. Beliau di pidato yang cukup panjang bersabda: " saya meninggalkan dua hal berharga di antara kalian: kitab AlQuran dan Ahlul Baitku. Kalau anda berpegang tegah kepada duanya anda tidak akan tersesat."          Setelah itu  nabi memilih Imam Ali (as) sebagai saudaranya   pewaris  dan pengganti setelah beliau. Beliau bersabda kepada Jamaah Haji bahwa mereka harus mentaati dan menghormati Imam Ali (as) dan putra –putra beliau. Nabi memohon kepada Allah (swt) agar mencintai orang orang yang mencintai Imam Ali (as) dan mengutuk setiap orang yangtidak mau menerima kepemimpinan beliau. Beliau bersabda: " Imam Ali (as) sebagaimana Harun di sisi Nabi Musa hanya saja tidak ada nabi lagi setelahku."  Serta : " saya kota ilmu dan Ali sebagai pintunya. Setiap orang yang mau masuk ke kota ini pasti harus melewati pintunya." Di akhirnya nabi meminta orang2 yang hadir menyebarkan berita ini kepada masyarakat yang tidak ada di tempat itu. Orang tua harus menceritakan peristiwa Ghadir untuk putra- putrinya hingga hari Qiamat.

 

A'malan- a'malan pada Hari Raya Ghadir Khum

     1-puasa : Imam Sadiq (as) bersabda bahwa puasa pada hari raya Ghadir sama dengan puasa seumur dunia dan 100 kali melaksanakan ibadah haji.

       2-memberikan Iftar kepada shaim : Imam Ali (AS) bersabda bahwa memberikan iftar pada hari Ghadir seperti memberikan iftar kepada 10 Fiam. Imam ditanya : " siapa Fiam itu?" beliau menjawab yaitu 100000 nabi dan sidiq dan syahid.

       3-shalat khusus: Imam Sadiq (as) bersabda : "barang siapa yang melakukan shalat dua raka't 30 menit menjelang dluhur dan di setiap raka't membaca surah AlFatihah 10 kali dan surah AlQadr 10 kali serta Ayat kursi 10 kali  Allah (swt) akan mengabulkan semua permohonannya. Pahala shalat ini sama dengan 100000Haji.

          4- berhias dengan pakaian terbaru: Imam Ridla (as) bersabda :" siapa pun yang menghias diri pada hari raya Ghadir Khum  Allah (swt) akan mengampuni semua dosanya dan malaikat akan menuliskan kebaikkannya sejak hari itu hingga tahun2 yang akan dating.

           5- shalawat dan shadaqah

           6- membaca Doa Nudbah

           7- Ziarah Imam Ali (as) dari dekat atau jauh

            8- membaca banyak doa untuk kehadiran dan keselamatan Imam Zaman (ajf)

 

 

Peristiwa  Mubahalah

فمن حاجک فیه من بعد ما جائک من العلم فقل تعالوا ندع ابناءنا و ابناءکم و نساءنا و نساءکم و انفسنا و انفسکم ثم نبتهل فنجعل لعنت الله علی الکاذبین. (آل عمران – 61)

Sejak cahaya Islam terang alam semesta, agama Islam mempunyai banyak musuh yang berusaha mencegah penyebaran Islam. Salah satu musuh ini – di samping kaum Yahudi- adalah kaum Kristen. Mereka sering menghalangi dan menghina Nabi Muhammad sww. Mereka mengganggu dan menipu orang Muslim supaya kaum Muslim menjadi lemah. Masalah masalah ini terjadi terus menurus sehingga Nabi memutuskan untuk melakukan Mubahalah, Yaitu : sesuai dengan tradisi pada waktu itu dua kaum yang saling bertengkar berkumpul di satu tempat dengan mengajak orang orang yang mulia dan saling mela'nat. mereka memohon Allah swt supaya menghancurkan kelompok yang bukan haq. Berita ini cepat menyebar ke seluruh masyarakat . kaum Muslimin menduga tentang siapa saja yang akan Nabi pilih untuk Mubahalah. Sebagian orang berkata :"Nabi harus mencari orang terbaik untuk masalah ini karena Mubahalah dilakukan sebagai perang antara kaum Muslimin dan kaum Masihi." Pertanyaan yang besar inilah orang- orang mulia terdari diri siapa? Hal ini diatasi oleh keinginan Allah swt. Allah swt menurunkan Ayat 61 Surah Al Imran kepada Nabi, Allah swt berfirman :    

                   Katakanlah! Marilah kita panggil anak-anak kami dan anak- anak     

             kamu, istri-istri kami dan istri-istri kamu, kami sendiri dan kamu juga,

             kemudian marilah kita ber-mubahalah agar laknat Allah ditimpakan  

             kepada orang-orang yang dusta.

Keesokan harinya, Nabi pergi bersama Imam Ali as dan Sayidah Fatimah sa , sedangkan beliau menggendong Imam Husain as dan menggandeng tangan Imam Hasan as sampai tiba di tempat tersebut. Ketika kaum Kristen melihat kondisi tersebut ,mereka merasa sangat takut dan saling bercakap-cakap: kalau lima orang ini mela'nat kita, semua bumi dan langkit akan hancur. Oleh karena itu mereka menggagalkan mubahalah dan menyatakan kalahannya . sekarang sebuah masjid dibangun pada tempat itu untuk mengenang peristiwa besar ini.            

 

Hadis Tsaqalain

قال رسول الله (صلی الله و علیه و آله و سلم):

"انی تارک فیکم الثقلین : کتاب الله و عترتی اهل بیتی و ما ان تمسکتم بهما لن تضلوا ابدا و و انهما لن یفترقا حتی یردا علی الحوض."

Rasulullah swa bersabda :

" sesungguhnya aku tinggalkan untuk kalian dua pusaka yang berharga : Kitab Allah dan Itrah; Ahlul Baitku. Selama berpegang pada keduanya kalian tak akan tersesat selama-lamanya. Dan keduanya tidak akan terpisah hingga menjumpaiku di telaga Kautsar ,di Hari Kiamat kelak."

           (H.R. Sahih Muslim : jilid 7, hal 122.     Sunan Ad-Darimi , jilid 2. Hal 432.    Musnad Ahmad, jilid 3, hal 14, 17, 26 dan jilid 4, hal 371 serta jilid 5, hal 182 dan 189.

Mustadrak Al-Hakim, jilid 3, hal 109, 147 dan 533, juga di dalam kitab-kitab induk hadis yang lain.)

 

Nabi swa bersabda hadis ini beberapa kali di berbagai tempat seperti: di masjid Al –Khif , pada hari Arafah, pada hari Ghadir dan pada hari wafat beliau. Allameh Bahrani di dalam kitabnya yang bernama (Ghayatul Al-Maram: tujuang yg dihendaki) meriwayatkan hadis ini dari 39 perawi Sunni. Beberapa poin penting yag ada di dalam hadis ini ialah:

1 Sejak Zaman Rasulullah sww hingga hari pembalasan AlQuran dan Ahlul Biat senantiasa bersama-sama.

2 Sesuai dengan hadis tersebut , kita pasti akan tersesat apabila kita hanya mengikuri salah satu dari keduanya. Hadis ini membuktikan kasalahan orang- orang yang berkata : "Kitab Allah cukup untuk kita." Karena nabi bersabda kedua hal inilah yang dapat menyelamatkan umatnya.

3 Ahlul Bait disamakan dengan Al Quran, yaitu Ahlul Bait memiliki cirri-ciri  seperti Al Quran. Al Quran tidak punya kesalahan dan selalu menunjukkan jalan yang lurus. Oleh karena itu Ahlul Bait juga terjaga dari kesalahan dan dosa. Mereka Ma'sum seperti Al Quran.

4 karena Al Quran dan Ahlul Bait bersama hingga Akhir masa,bumi tidak akan menjadi kosong dari salah satu Ahlul Bait walaupun untuk sesaat. Salah satu dalil yang dapat membuktikan bahwa Imam Zaman aj masih hidup adalah hadis tersebut ini.

 

 

Tragedy Hari Kamis

Pada tanggal 28 bulan Safar, hari kamis, N abi Muhmmad sww meninggal dunia. Pada hari itu, beliau memerintahkan kepada sahabatnya agar mengambilkan untuk beliau sebuah tinta dan selembar kertas sehingga dengan tulisan tersebut Umat tidak akan sesat setelah beliau. Tetapi Umar bin Khattab berkata: " laki-laki itu sedang mengigau. Kitab Allah cukuplah untuk kita. Kami tidak memerlukan wasiat." Begitupun, nabi menjelang hari-hari akhir kehidupan beliau membentuk pasukan perang. Panglima perang itu bernama Usamah yang masih sangat muda. Nabi menyuruh para sahabatnya supaya mengikuti pasukan Usamah dan memohon kepada Allah swt untuk mela'nat siapapun yang tidak mengikuti pasukan Usamah. Sejarah menunjukkan Umar mengkiritik nabi bahwa mengapa beliau memilih seorang pemuda sebagai panglima perang, dan ia pun tidak mengikuti pasukan Usamah.  

Setelah wafat nabi, ketika Sayidah Fatimah sa sangat sedih dan Imam Ali as masih sibuk untuk menguburkan nabi, beberapa sahabat dengan kemimpinan Umar bin Khattab dan Abubakar berkumpul di Saqifah dan mimilih Abubakar sebagai pengganti nabi. Mereka yang merampas haq imam Ali as  tidak memperhatikan wasiat nabi pada Hajatu Alwida' di tempat Ghadir Khum dan bahkan tidak memberi tahu kepada kerabat nabi untuk menghadiri majilis mereka.Setelah nabi ,penduduk Madinah tidak menghormati keluarga nabi padahal beliau selalu merekomendasikanmereka. Oleh karena itu, penduduk Madinah berkata dengan tega kepada Imam Ali as : " wahai Ali ! katakanlah kepada Fatimah supaya dia hanya menangis di pagi hari atau malam hari saja karena tangisannya menggangu kami." Lambat laun mereka tidak menjawab salam Imam Ali as ketika beliau mengucapkan salam kepada mereka. Pada sebagian malam Sayidah Fatimah sa pergi ke rumah mereka untuk mengajak mereka mengenang Hri Ghadir Khum. Tetapi mereka tidak rela membuka pintu rumah mereka untuk beliau.

Beberapa hari kemudian golongan yang membentuk Saqifah berkumpul di belakang pintu rumah putrid nabi, Fatimah as di mana malaikat minta izin kepada pemilik rumah itu sebelum memasukinya dan membakar pintu rumah tersebut bahkan menampar putrid tersayang nabi sehingga menyebabkan keguguran Muhsin- karena pada waktu itu Sayidah Fatimah sa sedang mengandung. Sungguh mereka tidak mengenal balas budi atas kebaikan nabi.

 

قال رسول الله صلی الله و علیه و آله و سلم : ان الحسین مصباح الهدی و سفینة النجاة

                         Ketika Nabi Adam as menyesali atas perbuatan dosa dan memohon Allah swt agar mengampun kesalahannya, Jibril berkata kepada beliau: "Allah swt berfirman bahwa anda harus mengucapkan doa ini karena demi lima orang yang ada di dalam doa ini Allah swt mengabulkan taubatmu. " Nabi Adam tidak tahu nama nama tersebut. Jibril mengajarkan doa itu dan nabi Adam mengulanginya:

اللهی یا حمید و بحق محمد   یا عالی و بحق علی   یا فاطر و بحق فاطمه   یا محسن و بحق الحسن و یا قدیم الاحسان بحق الحسین ع اغفر لی ذنوبی.

  Sesampainya nama Husain as nabi Adam as tiba tiba menangis dan bertanya kepada Jibril:" Siapakah Husain? Ketika saya mendengar nama beliau saya merasa sedih sekali." Pada waktu itu Jibril bercerita kepada nabi Adam tentang kisah peristiwa karbala dan memperkenalkan Imam Husain as kepadanya. Oleh karena itu pertama orang yang menangis untuk Imam Husain as adalah nabi Adam as.

Beberapa tahun kemudian, ketika nabi Nuh as maumenghentikan kapal di tengah ombak laut yang besar beliau mengucapkan kembali nama-nama ini dan bertanya tentang Husain as. Pada waktu itu Allah swt pun menceritakan peristiwa karbala. Begitupun ketika Nabi Ibrahim as sesuai dengan perintah Allah harus menyembelih putranya, Allah swt menurunkan ayat:

ففدیناه بذبح عظیم                                                                                        

Ibrahim bertanya tentang penyembelihan yang besar. Allah swt juga menceritakan peristiwa karbala. Begitupula pada waktu nabi Muhammad sww ketika imam Husain as lahir, Jibril bercerita peristiwa karbala kepada nabi Muhammad sww. Nabi menangis tersedu sedu sambil menciumi semua anggota badan beliau. Sayidah Fatimah sa bertanya tentang sebabnya. Nabi bercerita peristiwa karbala dengan singkat. Peristiwa trsebut sangat menyakit hati Sayidah Fatimah sad an beliau bertanya kepada nabi sww:" Apakah Anda ada pada waktu itu?" nabi menjawab: " tidak." Sayidah Fatimah sa bertanya :" Apakah ayahnya ada ?" nabi menjawab:" Tidak." Sayidah Fatimah sa bertanya kembali: " Apakah saya ada?" nabi menjawab: " Tidak." Sayidah Fatimah sa bertanya :"apakah kakaknya ada?" nabi menjawab:" Tidak putriku." Maka   semakin bertambahlah duka dan kesedihan Sayidah Fatimah sa.  Rasulullah sww bersabda :" wahai putriku! Kelak akan dating satu kaum yang wanitanya menangis untuk putramu seperti ibu yang putranya terbunuh dan perianya memukul dada dan kepalanya seperti ayah yang kehilangan anak mudanya.

Oleh karena itu, apabila kaum Syiah menyelenggarakan majilis duka untuk Imam Husain as karena dua hal: 1-  mereka ingin mengikuti bimbingan Allah swt. Sejarah ummat manusia menunjukkan bahwa Imam Husain as hanya  akan menyelamatkan manusia pada puncak kesulitannya. 2- mereka mau mengurangi kesedihan Ahlul Bait as dan mau mengucapkan belasungkawa kepada Rasulullah sww atas musibah ini.  

 

 

قال رسول الله صلی الله و علیه و آله و سلم: احب الله من احب حسینا

Allah swt akan mencintai orang yang mencintai Imam Husain as

Beberapa kali Nabi Muhammad sww bersabda : "Husain as dari saya dan saya dari Husain as." Yaitu kita sama. Tidak ada perbedaan antarasaya dan Husain as. Kalau kalian menyakiti Husain as sebenarnya menyakiti saya. Tetapi cepat sekali mereka lupa sabda nabi. Orang Kufah mengirimkan 7000surat kepada Imam Husain as dan selalu meayu bahwa mereka tidak mau mentaati Yazid. Mereka mengundang imam Husain as dan keluarga beliau ke Kufah. Imam Husain as tidak menyelesaikan hajinya dan menuju ke Kufah. Beliau mengatakan : " saya akan keluar untuk menghidupkan agama kakekku."

                 Tetapi Orang orang Kufah telah tidak jujur. Mereka menyambut tamu dengan kehausan, peperangan, sembelihan, tawanan dan tamparan. Keluarga dan anak anak imam Husain as menyangka mereka mau bertamu. Mereka tidak bersedia untuk perang. Orang kufah membentuk pasuka terhadap cucu nabi. Mereka melarang air supaya tidak mengalirkan ke kemah kemah imam Husain as. Mereka membunuh semua pria bahkan bayi enam bulan. Hanya imam Sajjad tidak terbunuh karena sakit. Sesudah mereka  menyembelih imam Husain as. Mereka mulai membakar kemah kemah dan mencuri barang barang yang terletak di dalam kemah. Setelah itu, mereka menawan para wanita dan anak anak. Mereka membuat sedih para muslim karena imam Husain as adalah cucu tersayang Rasulullah sww.     

 

Pelajaran- pelajaran dari kehidupan Sayidah Fatimah sa

Berdasakan sabda Rasulullah sww Sayidah Fatimah sa adalah wanita termulia atas seluruh wanita alam semesta. Imam Zaman aj juga bersabda: " pada diri Sayidah Fatimah sa terdapat tauladan terbaik bagiku." Kini timbul pertanyaan yang besar di kepalaku bahwa mengapa nabi dan imam memberikan penjelasan tentang kedudukan Sayidah Fatimah sa seperti itu. Apa sajakah cirri-ciri yang dimiliki oleh beliau sehingga beliau layak dan pantas mendapatkan kedudukan yang tinggi ini? Saya mengamati sekilas tentang kehidupan beliau sebagai seorang wanita muslim,dan dengan pandangan seorang perempuan yang mendapat pelajaran sesuai dengan kemampuanku tentang kehidupan beliau. Saya membagi kehidupan singkat beliau ke empat periode:

Periode pertama: masa gadis sebagai anak perempuan

Periode kedua: pernikahan beliau dengan Amir al mumenin Ali as

Periode ketiga: di rumah suaminya sebagai seorang istri dan ibu

Periode keempat: setelah perampasan haq suaminya sebagai seorang muslimah-syiah.

            Periode pertama berkaitan dengan gadis beliau ketika beliau belum menikah dan hidup di rumah nabi. Beliau sangat menghormati ayahnya dan merawat serta melayaninya dengan penuh kasih saying oleh sebab itu nabi menjulukinya Umme Abiha yaitu ibu ayahnya karena beliau seperti seorang ibu menjaga, merawat, memperhatikan dan menyayangi ayahnya. Pada waktu nabi masuk ke rumah, beliau segera membawakan ayahandanya semangkok airuntuk mencuci tangan dan kaki nabi lalu menyiapkan tempat yang palingbaikuntuk beliaudan menyajikanmakanan dan minuman yang sederhana. Sayidah Fatimah sa menunggu hingga nabi selesai makan. Sesudah itu beliau duduk di samping nabi dan memandang wajah beliau dengan penuh kasih saying. Sayidah Fatimah mengajar para putrid muslim agar mereka mengabdi, mematuh dan mentaati orang tua mereka.

               Periode kedua yang menjadi taudalan untuk waniti-wanita adalah tindakan beliau yang dilakukan pada malam pernikahan beliau. Bagi setiap perempuan hari pernikahan merupakan hari yang utuma dan istimewa. Mereka merencanakan agar dapat merayakan resepi perkawinan dengan lebih semarak dan dapat berpesta leebih meriah. Tetapi Sayidah Fatimah sa member percontohan lain kepada semua perempuan. Beliau merayakan pesta pernikahan dangan sangat sederhana dan pada malam harinya beliau menginfakkan baju pernikahannya kepada orang miskin. Beliau benar benar sebagai tualadan untuk para muslim baik wanita maupun pria. Apakah seorang perempuan rela menginfakkan bajunya pada malam hari pernikahannyas?

                  Sayidah Fatimah sa sebagai putri Nabi yang berkedudukan tinggi dan mulia di dalam ajaran Islam tidak menginginkan kemewahan dan perhiasan duniawi dalam kehidupannya. Beliau memilih sedikit mahar dan perlengkapan rumah tangga. Rumah dan peralatannyasangat sederhana seperti: sebuah tikar, sebuah kasur, dua buah bantal, sebuah baskom untuk cucian, bejana- bejana dan panci. Apakah pengantin wanita baru kini suka memilih kehidupan sederhana seperti Sayidah Fatimah sa? Akan tetapi sekarang kita melihat kebanyakan keluarga tidak bias memenuhi keinginan anak perempuannya. Sayidah Fatimah sa memberikan pelajaran kepada para pengantin muda supaya jangan merepotkan siapa pun.

           Ketiga pelajaran dari kehidupan Sayidah Fatimah sa adalah perilaku beliau sebagai istri dan ibu di rumah Imam Ali as. Beliau selalu mentaati suaminya dan menciptakan lingkungan rumah penuh ketenangan. Beliau tidak pernah memohon sesuatu yang keluar dari kemampuan suaminya.  Selama Sembilan tahun beliau hidup di rumah suaminya. Beliau melahirkan empat anak dan mengandung anak kelima menjelang wafatnya. Jangka waktu antara dua kelahirannya sekitar satu tahun. Saya mengambil pelajaran dari  beliau bahwa tugas pertama setiap ibu rumah tangga adalah melahirkan generasi baru. Dari sisi lain , pekerjaan rumah tangga memilih kelebihan dan dapat menjaga kehormatan bagi wanita. Saying sekali, kebanyakan wanita berpikir hanya pekerjaan di luar rumahlah yang berguna bagi mereka. Kalau mereka menetap di rumah, mereka meresa hanya membuang-buang waktunya. Tetapi Sayidah Fatimah sa mendahulukan rumah dan pendidikan anaknya. Beliau mengingkat bahwa wanita wanita punya banyak pengaruh di rumah. Wanita yang sadar dapat membuat suasana rumah seperti surge. Apabila kondisi setiap rumah baik dan sehat, pasti kondisi masyarakat juga akan menjadi baik dan sehat pulu.

             Sayidah Fatimah sa pada periode terakhir kehidupan beliau memberikan pelajaran kepada kita bahwa apabila sekelompok umat manusia mau menjatuhkan kepemimpinan, anda harus mempertahankan dengan segenap kemampuan. Ketika kelompok Saqifa merampas haq pengganti nabi, Sayidah Fatimah sa tidak tinggal diam di rumah. Beliau bersama Hasanain as mendatangi rumah rumah penduduk Madinah untuk mengingatkan peristiwa Ghadir dan menyadarkan mereka. Beliau menyampaikan dua kali pidato kepada masyarakat, tetapi tidak ada manfaatnya. Ketika para perampas menyerang rumah Sayidah Fatimah sa untuk menyeret imam Ali as ke masjid secara paksa, beliau melihat pemimpinnya dalam keadaan terancam. Beliau berdiri di belakang pintu dan tidak mengizinkan dan menghalangi mereka masuk ke dalam rumah. Tetapi mereka tidak malu dan mengancam beliau ingin membakar rumah dengan semua orang yang ada di dalamnya. Sayidah Fatimah sa rela mengorbankan diri dan janinnya demi menyelamatkan kehidupan pemimpinnya. Beliau dengan darahnya memberikan pelajaran kepadaku bagaimana menghadapi kezaliman yaitu bahwa wanita yang tugas utamanya tinggal di rumah tetapi ketika melihat berhadapan dengan kezalimin ia tidak tinggal diam. Ia harus dating di tengah medan dan seperti singa mencegah kezalimin karena mempertahanan agama merupakan tugas semua orang termasuk kaum wanita. Saya merasa bangga bahwa ajaranku menjadikan Sayidah Fatimah sa sebagai tauladan bagi wanita wanita lain.

Wahai tuhanku, sampaikanlah salam saya kepada Fatimah sa,

Ayahnya, suaminya dan kedua putranya

Sebanyak ilmu pengetahuan-Mu

                                                      Yang meliputi                 

Segala

Sesuatu!

 

Read 38 times

Add comment


Security code
Refresh