Michael Yip: Saya Begitu Naif Tentang Agama Sampai Bertemu Muhammad

Rate this item
(0 votes)

23 Juni 1996. Saya dikenalkan dengan Islam pada tahun 1995 oleh seorang warga Mesir yang datang ke New Zealand pada tahun sebelumnya. Dia ditempatkan di kelas kimia saya. Saya tidak punya agama sebelum ini, meskipun saya sebenarnyaseorang Kristen yang tidak mengamalkan ajarannya.Karena saya pernah mengikuti kelas hari minggu ketika saya masih muda, (tetapi sebenarnya saya belajar Bahasa Cina, bahasa saya dari belajar agama).

 

Malah, sebenarnya saya tidak begitu berminat dengan apa yang diajarkan kepada saya, tapi pada saat yang sama saya tidak pernah menolak keberadaan Tuhan.

 

Latar belakang saya tentang agama membuat saya tidak banyak tahu kecuali Kristen dan Budha. Kedua orang tua saya adalah penganut Budha, tetapi pengetahuan saya tentang Budha adalah lemah sehingga saya tidak begitu tahu tentang nama sebenarnya agama mereka sehinggaagak menjadi jelas beberapa tahun lalu. Saya begitu naif tentang agama sehingga saya bertemu dengan rekan sekelas saya, Muhammad.

 

Pada minggu-minggu pertama, seorang rekan sekelas saya sering mencandai Muhammad berkaitan agamanya, mengemukakan pertanyaan-pertanyaan dan sebagainya. Saya menjadi tertarik pada sebagian hal yang disarankan oleh rekan sekelas saya ini, James. Saya kemudian mengadakan perbincangan dengan Muhammad tentang agama yang disebut Islam, dan kami segera menjadi teman baik.

 

Saya meminta kepadanya untuk melihat Quran tetapi tidak punya waktu untuk membacanya.Karena ketika itu masa yang sibuk di sekolah. Semuanya berlalu sehingga kerja agak ringan, saya bertemu dengan ayah teman saya, yang merupakan imam lokal kami. Dia berbicara dengan saya tentang Islam agak panjang lebar, dan menanamkan benih dimana dalam beberapa bulan kemudian, dengan rahmat dari Allah, tumbuh menjadi seorang Muslim yang kokoh, alhamdulillah.

 

Saya mengucapkan syahadah pada bulan November 1995, saya sering ditanya mengapa saya memeluk Islam. Pertanyaan itu tampak logis dan mudah, tetapi sebenarnya, saya masih mendapati bahwa itu merupakan pertanyaan yang paling sulit untuk dijawab, walaupun saya telah ditanyakan banyak kali.

 

Saya melihat banyak hal dalam Islam yang saya sukai. Termasuk ikatan kokoh persaudaraan dalam Islam, cara mereka saling melindungi dan logika Islam. Logis mengapa muslimah mengenak jilbab untuk mencegah apa yang haram.Logis melarang minum alkohol yang hanya membawa kerusakan kepada kehidupan kita, dan banyak lagi kelogisan dalam Islam yang dapat ditemui dalam berbagai bidang kehidupan kita.

 

Saya diberitahu banyak orang yang memeluk Islam bahwa mereka merasakan adanya kesesuaian denganagama ini. Justru itu jugayang saya temui. Datang dari sebuah negeri seperti New Zealand, saya telah menghabiskan hampir keseluruhan hidup saya di sini. Langka untuk mencari satu orang untuk mengamalkan agama mereka seperti saya.

 

Alhamdulillah, saya telah berniat bahwa saya tidak akan minum alkohol dalam kehidupan saya, dan tidak pernah.Saya berniat untuk tidak akan berzina, walaupun orang disekitar saya di sekolah melakukannya atau merencanakan untuk melakukannya. Alhamdulillah, Allah telah mengaruniakan saya dari awal, dan saya merasakan bahwa Islam merupakan langkah pasti untuk saya ambil dalam kehidupan saya.

 

Saya memutuskan pada bulan November 1995, dengan dorongan muslim dan muslimah di internet, mengucapkan syahadah sebagai langkah pertama dalam Islam, dan mengambil langkah seterusnya untuk belajar lebih banyak tentang Islam, lagi pula kita semua memang dalam keadaan sedang belajar tentang Islam. Sejak itu saya berkembang perlahan tetapi pasti, mempelajari beberapa surat dari Quran ketika masa sibuk sekolah.

 

Allah mengaruniakan saya dengan keputusan yang baik tahun lalu, Alhamdulillah, dan kini saya ingin mengucapkan syukur kepada Allah karena memberikan waktu lebih untuk saya mempelajari Quran dan tentang Islam tahun ini, sementara saya berusaha untuk mendapat gelar dokter medikal.

 

Semoga Allah memberikan saya kekuatan insyaAllah untuk masuk sekolah Medik tahun depan. Semoga Allah membantu kita semua untuk mempelajari lebih banyak tentang Islam, dan semoga kita bisa mengambil jalan hidup yang benar, dan mengikuti jalan yang benar dan lurus iaitu Islam. Ameen.

Read 1505 times

Add comment


Security code
Refresh