Kisah Abu Nawas; Mencari Cincin

Rate this item
(2 votes)
Kisah Abu Nawas; Mencari Cincin

 

Suatu hari, Abu nawas sibuk mondar-mandir mencari sesuatu di sekitar rumahnya. Ia terus mencari-cari namun tetap saja tidak menemukannya. Waktu pun terus berjalan hingga sudah berjalan setengah hari.

Karena sudah terlalu lama mencari namun tetap saja tidak menemukan, akhirnya banyak diantara tetangga-tetangganya yang bertanya-tanya padanya karena penasaran. Akhirnya, mereka pun bergabung untuk membantu Abu Nawas.

“Hai Abu Nawas, apa yang sedang engkau lakukan?” tanya seorang tetangga.

“Mencari cincin!” jawab Abu Nawas santai.

Para tetangga yang bergabung pun turut serta membantu sebisanya. Ikut mondar-mandir kesana-kemari. Mereka pun kelelahan dan bosan.

“Memangnya cincinmu itu kira-kira jatuhnya di mana?” tanya salah satu tetangga yang lain.

“Seingatku cincin itu jatuh di dalam rumahku” jawab Abu Nawas dengan santai tanpa merasa bersalah.

Mendengar jawaban Abu Nawas, para tetangga yang ikut membantu langsung berhenti dari pencariannya. Sebagian ada yang marah dan sebagian ada yang langsung pergi. Sedangkan sebagiannya tetap tinggal.

“Jika jatuhnya di dalam rumah, mengapa engkau mencarinya di luar rumah?” tanya salah satu dari mereka yang tinggal.

Sejenak menghela nafas, Abu Nawas pun memberikan alasan.

“Bukankah kita sering melakukan itu, wahai saudara-saudaraku? Seringkali kita mencari penyebab di luar kita atas berbagai persoalan yang kita hadapi.”

Abu Nawas kemudian menambahkan,

“Bahkan, kita menyalahkan pihak lain saat ditimpa masalah. Dan menjadikan orang-orang di luar kita sebagai penyebab utama atas persoalan yang melilit kita sendiri?”

Read 1500 times

Add comment


Security code
Refresh