Pengantin Lelaki Miskin, Pengantin Wanita Kaya

Rate this item
(0 votes)
Pengantin Lelaki Miskin, Pengantin Wanita Kaya

Juwaibir adalah salah satu Ashhah

Shuffah; seorang lelaki pendek,

berkulit hitam, dengan penambilan

gembel. Suatu hari Rasulullah Saw

kepada Juwaibir berkata, “Mengapa

Engkau tidak menikah dan merapikan

hidupmu?”

 

Juwaibir berkata, “Wahai Rasulullah!

Saya adalah lelaki miskin, jelek, dan

beperawakan buruk. Siapa yang mau

menikahkan putrinya kepada saya?!”

 

Rasulullah Saw berkata, “Allah Swt

telah mengganti nilai seseorang

melalui Islam. Banyak orang di masa

jahiliyah termasuk orang-orang yang

terhormat dan Islam telah menurunkan

nilai mereka dan sebaliknya, banyak

orang yang hina dan tidak seberapa

dan Islam telah memberikan nilai

kepada mereka.”

 

Kemudian beliau berkata, “Pergi

temuilah Ziyad bin Lubaid salah

seorang saudagar kaya dan berpengaruh

Madinah dan pinanglah putrinya!”

 

Juwaibir yang keheranan, dengan rasa

tidak percaya pergi mendatangi Ziyad

dan menyampaikan keinginan Rasulullah

Saw. Ziyad berkata, “Adat istiadat

kami adalah menikahkan putri-putri

kami dengan lelaki sesama suku dan

yang selevel dengan kami.”

 

Kabar ini sampai ke telinga

Rasulullah Saw. Rasulullah Saw

berkata, “Semua umat Islam selevel

dan sederajat kecuali mereka yang

lebih bertakwa.”

 

Ziyad berkata, “Terserah Anda. Kami

akan melaksanakan apa saja yang Anda

perintahkan.”

 

Kemudian Ziyad membeli sebuah rumah

yang bagus untuk Juwaibir dan

putrinya dan mengadakan acara

pernikahan besar-besaran. Juwaibir

tidak percaya bahwa suatu hari

dirinya akan mendapatkan semua posisi

ini. Oleh karenanya, sebagai rasa

syukur atas nikmat besar ini dia

berpuasa selama tiga hari dan

beribadah.

 

Kemudian Juwaibir termasuk bagian

dari sahabat Rasulullah dan

senantiasa berada di samping beliau

sampai pada akhirnya dia mencapai

syahadah di salah satu perang dan dia

telah mencapai cita-citanya.

Read 290 times

Add comment


Security code
Refresh