Hari Ke-Tiga Belas Bulan Jamadi Al-Awal Bertepatan Dengan Hari Syahadah Sayidah Fatimah Az-Zahra (sa) Putri Tersayang Rasulullh (swws)

Rate this item
(0 votes)
Hari Ke-Tiga Belas Bulan Jamadi Al-Awal Bertepatan Dengan Hari Syahadah Sayidah Fatimah Az-Zahra (sa) Putri Tersayang Rasulullh (swws)

 
Fatimah (Bahasa Arab:فاطمه) adalah putri Nabi Besar Islam dan Khadijah Kubra Sa. Ia adalah istri Imam Ali As dan salah seorang dari 5 Ashabul Kisa’. Ia pula merupakan salah seorang dari 14 Maksumin Syiah Istna Asyariah (Syiah 12 imam). Fatimah Sa, satu-satunya perempuan yang hadir bersama Rasulullah Saw pada hari Mubahalah di hadapan kaum Nasrani di kota Najran.

Fatimah Sa semasa hidupnya tidak pernah memberikan baiatnya untuk Abu Bakar. Khutbah Fadak merupakan khutbah terkenal yang ia sampaikan saat peristiwa perampasan tanah Fadak, demi mempertahankan kekhalifahan Imam Ali As, Fatimah Sa lahir pada 20 Jumadi Tsani, 5 Tahun setelah Bi’tsah dan meninggal pada 3 Jumadil Tsani tahun 11 H di Madinah, tidak lama setelah wafat ayahandanya Rasulullah Saw. Ia dimakamkan di malam hari dan tidak ada seorang pun yang mengetahui tempatnya dimakamkan.
Keturunan, Panggilan dan Gelar

Ayah Fatimah Sa adalah Nabi Muhammad Saw, dan Ibundanya Khadijah Sa putri Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Kusai bin Kal’ab.  Fatimah Sa memiliki beberapa gelar: Zahra, Shiddiqah, Radiyah, Mardiyah, Mubarakah, Batul dan lain-lain, dari sekian gelarnya, gelar Zahra merupakan yang paling terkenal. Bahkan, gelar Zahra sering disebutkan bersama nama asli beliau (Fatimah Zahra Sa). Terkadang juga ditulis bersama sesuai penulisan bahasa Arab (Fatimatuzzahra Sa). Gelar Zahra memiliki arti bersinar, bercahaya, atau semua kata yang bersinonim dengan makna tersebut.

Fatimah Sa memiliki beberapa nama panggilan. Panggilan yang terkenal diantaranya adalah Ummu Abiha (Ibu ayahnya), Ummul Aimmah (Ibu para Imam), Ummul Hasan (Ibu Hasan), Ummul Husain (Ibu Husain) dan Ummul Muhsin (Ibu Muhsin).
Kelahiran dan Syahadah

Tempat kelahiran Fatimah Sa di kota Mekah, tepatnya di kediaman Rasulullah Saw. Namun terdapat perbedaan pendapat antara ulama Sunni dan Syiah mengenai tanggal kelahirannya. Ahlusunnahberpendapat bahwa kelahirannya terjadi pada tahun kelima sebelum bi’tsat (pengangkatan sebagai Rasul) Rasulullah Saw dan ketika tahun baru pembangunan kembali Ka’bah. Kulaini dalam kitabnya Ushul al-Kāfi menyatakan,. “Kelahiran Fatimah Sa 5 tahun setelah peristiwa Bi’sat.” Ya’kubi menulis, “ Umur Fatimah Sa ketika syahid adalah 23 tahun.”

Namun demikian bisa disimpulkan bahwa kelahirannya pada tahun bi’tsat Rasulullah Saw. Pendapat ini sesuai dengan perkataan Syaikh Thusi yang menulis bahwa umur Fatimah Sa ketika menikah dengan Imam Ali As (5 bulan setelah Hijrah) adalah 13 tahun.

Dalam kitab-kitab Syiah dan Ahlusunnah terdapat banyak periwayatan tentang asal mula nutfah Fatimah Sa. Diriwayatkan bahwa Nabi Saw, menjalankan perintah Allah untuk berpisah dengan istrinya Khadijah Sa dan beribadah sambil berpuasa selama 40 hari. Setelah itu Nabi Muhammad Saw mikraj dan memakan buah dari surga. Sekembalinya dari surga Rasulullah Saw menemui Khadijah Sa sehingga cahaya Fatimah Sa meliputi Khadijah Sa.

Sumber-sumber sejarah Syiah dan Sunni sepakat bahwa kesyahidan Fatimah terjadi pada tahun 11 H. Namun, terkait dengan bulan dan hari kesyahidannya terdapat perbedaan pendapat. Sebagian menyatakan bahwa wafatnya Fatimah Sa 24 hari setelah wafatnya Rasulullah Saw, sebagian ulama menyatakan bahwa wafatnya setelah 8 bulan wafat Nabi Muhammad Saw. Adapun pendapat yang masyhur di kalangan Syiah, ia wafat sekitar 3 bulan setelah Ayahandanya. Hal ini berdasarkan peristiwa wafatnya Rasulullah Saw pada 28 Shafar, tanggal ini bertepatan dengan 3 Jumadil Tsani.

Dengan memahami perbedaan sejarah periwayatan kelahiran Fatimah Sa, maka muncul pula perbedaan pendapat tentang jumlah usianya. Perbedaan ini berkisar antara 18 hingga 35 tahun. Jika tanggal lahirnya bulan Jumadil Tsani tahun kelima bi’tsat Rasulullah Saw dan kesyahidannya pada tanggal 11 H, maka jarak antara dua tanggal ini adalah 18 tahun. Hal ini didukung pula oleh 2 hadis muktabar yang diriwayatkan dari Imam Baqir As dan Imam Shadiq As
Masa Kecil Fatimah Sa

Read 143 times

Add comment


Security code
Refresh