کمالوندی

کمالوندی

Selasa, 22 Desember 2015 07:34

Iran Ramalkan Penurunan Harga MInyak Mentah

Iran pada Sabtu (19/12/2015) memprediksi turunnya harga minyak hingga di bawah 30 USD per barel, dan mengakui bahwa ini dapat memiliki dampak serius pada ekonomi.

"Negara-negara produsen minyak akan menderita pukulan serius pada kondisi saat ini dan dengan [berlanjutnya] anjoknya harga produk ini (minyak)," kata Wakil Presiden Pertama Iran, Es'haq Jahangiri.

Untuk sebuah negara yang telah menentukan anggaran berdasarkan 100 dolar untuk setiap barel minyak, itu aakan terjual, itu akan sulit untuk mengubah perhitungan untuk 30 USD per barel, Jahangiri menambahkan.

Pada hari Jumat, patokan US West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari turun 22 sen menjadi34,73 USD per barel di New York Mercantile Exchange, yang sekaligus terendah sejak Februari 2009.

Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari turun 18 sen menjadi $ 36,88 per barel.

"Itu tidak diharapkan di Iran ... untuk minyak jatuh di bawah $ 60 per barel," katanya. "Spekulasi menunjukkan bahwa minyak akan jatuh lebih jauh di bawah 30 USD per barel."

Jahangiri menambahkan bahwa ekonomi Iran membuat kemajuan yang memuaskan selama tahun 1393 kalender Iran (Maret 2014-2015). Dia menambahkan bahwa lebih banyak kemajuan diharapkan akan tercapai sebelum akhir tahun berjalan (21 Maret 2016).

Para pejabat Iran sebelumnya telah mengumumkan bahwa negara itu akan menyusun anggaran untuk tahun kalender berikutnya (Maret 2016-2017) dengan pertimbangan rata- harga rata untuk setiap barel minyak akan menjual sepanjang tahun 42 sampai 50 USD.

Selasa, 22 Desember 2015 07:32

Pertemuan ESCAP Ke-4 Digelar di Tehran

Pertemuan keempat Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia dan Pasifik (ESCAP) yang bertujuan untuk memperkuat jalur transportasi telah dimulai di Republik Islam Iran dan dihadiri oleh 15 negara regional.

Timor Bashir Gonbadi , Sekjen Pertemuan ke-4 ESCAP di sela-sela pertemuan ini kepada IRNA pada Minggu (20/12/2015) mengatakan, tujuan dari pertemuan internasional ini adalah untuk memperkuat jalur transportasi regional dan mengidentifikasi tantangan serta peluang dalam kerangka peningkatan kerjasama negara-negara di kawasan ESCAP.

Ia menambahkan, lemahnya jalur transportasi di antara negara-negara regional telah menambah biaya perdagangan, oleh karena itu penguatan jalur negara-negara ini di sektor transportasi adalah hal yang penting untuk mengurangi biaya tersebut.

Bashir Gonbadi menjelaskan, perwakilan negara-negara yang hadir dalam pertemuan ESCAP di Tehran akan mencapai kesepakatan tentang sebuah rencana komprhensif terkait jaringan transportasi setelah penawaran sebuah solusi tepat.

Menurutnya, pertemuan ke-4 ESCAP digelar oleh Kementerian Jalan Raya dan Pembangunan Perkotaan yang bekerjasama dengan kantor sub-regional ESCAP di New Delhi. Pertemuan ini akan ditutup pada Senin dengan sebuah pernyataan.

Selain perwakilan dari Nepal, Myanmar, India, Pakistan, Afghanistan, Bangladesh, Turki, Kazakhstan, Tajikistan, Kirgistan, Uzbekistan dan Azerbaijan, hadir pula perwakilan dari Bank Dunia, Organisasi Kerjasama Ekonomi (ECO), Bank Pembangunan Asia dan Organisasi Kerjasama Ekonomi Shanghai, dalam pertemuan ESCAP di Tehran.

Pertemuan pertama ESCAP digelar di Korea Selatan pada tahun 2007, pertemuan kedua selenggarakn di Republik Indonesia pada tahun 2010 dan pertemuan ketiga digelar di Tehran, ibukota Iran.

Ketua Organisasi Kebudayaan dan Hubungan Islam Iran, Abuzar Ebrahimi Turkman mengatakan, "Hubungan kebudayaan Iran dengan negara-negara Arab akan mengalami perluasan melalui dialog."

Abuzar Ebrahimi Turkman Jumat (18/12) saat diwawancarai IRNA menekankan, "Sudah terlalu lama Republik Islam Iran tidak pernah berdialog dengan Dunia Arab dan dialog kebudayaan dengan negara-negara tersebut akan dimulai guna memulihkan hubungan di bidang budaya."

"Pasca kebangkitan Islam di sejumlah besar negara Arab, terbuka peluang bagi Organisasi Kebudayaan dan Hubungan Islami Iran untuk melanjutkan dialognya dengan negara tersebut. Dan dengan dijalinnya hubungan antar universitas dan lembaga ilmiah serta budaya dengan dunia Arab, akan sangat membantu bagi kian kokohnya hubungan budaya," tegas Ebrahimi Turkman.

ketua Organisasi Kebudayaan dan Hubungan Islami Iran juga mengkonfirmasikan penyelenggaraan dialog budaya pertama Iran dan negara Arab di musim semi tahun depan di Tehran.

Qahreman Soleimani, wakil ketua Organisasi Kebudayaan dan Hubungan Islami Iran dua pekan lalu mengkonfirmasikan pembentukan sekretariat tetap dialog budaya Iran dan dunia Arab

Selasa, 22 Desember 2015 07:28

Turki Kecam Serangan Udara Rusia di Suriah

Turki mengecam serangan udara Rusia terhadap posisi-posisi kelompok teroris di Provinsi Idlib, barat laut Suriah.

Menurut Xinhua, Mevlut Cavusoglu,Menteri Luar Negeri Turki pada Senin (21/12/2015) mengklaim bahwa sejak masuk ke Suriah pada 30 September 2015, Rusia telah dengan sengaja menarget oposisi moderat di negara ini, dan serangan yang menarget wilayah penduduk dan sipil juga meningkat.

Ia menambahkan, Rusia harus menghentikan serangannya terhadap kelompok-kelompok oposisi moderat dan sipil, sebab jika tidak, konflik Suriah akan berlanjut selama bertahun-tahun.

Hubungan antara Suriah dan Turki berada di level terendah sejak meletusnya krisis pada tahun 2011disebabkan dukungan pemerintah Ankara kepada kelompok-kelompk teroris di Suriah yang mereka sebut sebagai kelompok moderat.

Sementara Rusia membantu Suriah memerangi kelompok-kelompok teroris di negara Arab ini atas permintaan langsung dari pemerintah Damaskus.

Polisi rezim Zionis Israel telah menangkap belasan pejabat rezim ini atas tuduhan kejahatan seksual dan korupsi.

Situs Zionis, 0404, baru-barui ini mengungkap kasus korupsi dan pelecehan seksual yang melibatkan para pejabat Israel.

Menurut situs tersebut, aparat keamanan rezim Zionis telah menangkap 12 pejabat Israel di distrik Zionis, Mateh Yehuda di al-Quds pendudukan.

Mereka dituduh terlibat dalam kasus pelecehan seksual dan korupsi termasuk menerima suap dan tidak membayar pajak.

Konerja para politisi rezim Zionis selama beberapa dekade lalu telah membuktikan bahwa korupsi dan kejahatan lainnya meningkat dikalangan pejabat Israel.

Pengunduran diri Moshe Katsav, mantan pemimpin rezim Zionis dari kekuasaannya akibat skandal korupsi, merupakan salah satu kasus dari ratusan kasus serupa di Israel.

Berdasarkan jajak pendapat terbaru di Israel, 90 persen warga Yahudi di Palestina pendudukan meyakini bahwa korupsi dan kemerosotan moral telah menenggelamkan para politisi Zionis.

Penasihat Perdana Menteri Pakistan untuk Urusan Luar Negeri mengatakan, posisi pemerintah Islamabad terkait dengan koalsi baru pimpinan Arab Saudi tidak jelas.

Sartaj Aziz mengungkapkan hal itu di Majelis Senat Pakistan pada Senin (21/12/2015) ketika ditanya mengenai partisipasi negara ini dalam apa yang disebut sebagai koalisi Arab Saudi anti-terorisme.

"Pakistan masih belum mengambil sikap yang jelas terhadap koalisi baru Arab Saudi. Dan sebalum diambil keputusan, semua rincian dari koalisi ini harus dievaluasi," kata Sartaj Aziz seperti dilaporkan radio berbahasa Pashto.

Penasihat PM Pakistan lebih lanjut menyinggung krisis di Yaman dan Suriah. Menurutnya, upaya untuk mencapai solusi damai melalui jalur politik merupakan opsi tunggal untuk menyelesaikan krisis di kedua negara tersebut.

"Pemerintah Islamabad selalu mengambil kebijakan non-internvensi dalam urusan internal negara-negara lain," pungkasnya.

Sementara itu, Reza Rabbani, Ketua Senat Pakistan mempertanyakan langkah pemerintah Islamabad tentang penerimaan dini untuk masuk dalam koalisi baru Arab Saudi tanpa terlebih dahulu mengevaluasi rincian koalisi ini.

Surat kabar Al Watan, Suriah mengabarkan, ISIS setiap hari mencuri 70 ribu barel minyak dari medan-medan minyak Suriah.
Situs berita Suria Online, Ahad (13/12) mengutip Al Watan melaporkan, ISIS setiap harinya menjarah 70 ribu barel minyak dari medan-medan minyak Suriah.

Menurut surat kabar Al Watan, jet-jet tempur koalisi internasional anti-ISIS pimpinan Amerika Serikat tidak pernah menyerang konvoi tanker-tanker minyak curian dari Suriah.

Al Watan menambahkan, "Informasi dari pihak Rusia juga menunjukkan bahwa ISIS setiap hari mencuri 200 ribu barel minyak dari medan-medan minyak Suriah."

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa seluruh medan minyak Provinsi Deir Al Zour, Timur Suriah dan Provinsi Raqqa, di Utara negara itu berada dalam kekuasaan ISIS.

Abu Muhammad al-Julani, pemimpin kelompok militan Front al-Nusra, mengatakan Presiden Turki ingin memperkuat ISIS dengan menciptakan sebuah zona aman di Suriah.

Seperti dilansir Sputniknews, Senin (14/12/2015), Julani dalam wawancara yang disiarkan oleh beberapa televisi Arab, menuturkan tujuan Turki adalah menciptakan zona aman di utara Suriah dan langkah itu akan memungkinkan ISIS untuk memperluas pengaruhnya di zona perbatasan.

“Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berencana untuk memperkuat ISIS,” tegasnya.

Julani menekankan bahwa meskipun Turki mengaku sebagai anggota koalisi internasional pimpinan AS, tapi tujuan utama negara itu adalah memperkuat milisi Kurdi di utara Suriah.

Front al-Nusra merupakan salah satu kelompok teroris yang berafiliasi dengan al-Qaeda.

Dewan Provinsi Basrah, Irak mengumumkan aksi boikot terhadap produk-produk Turki dan pemutusan kerjasama bisnis dengan perusahaan-perusahaan Turki di provinsi itu.

Situs Emirates-24 melaporkan, Ketua Dewan Provinsi Basrah, Sabah al-Bazouni pada Ahad (13/12/2015), mengatakan bahwa dewan melarang pelaksanaan semua proyek atau penandatanganan kontrak dengan perusahaan-perusahaan Turki, khususnya di sektor minyak.

Keputusan itu diambil sebagai reaksi atas pelanggaran kedaulatan Irak oleh Turki.

Dia menambahkan, sanksi itu juga mencakup perusahaan-perusahaan asing yang beroperasi di Provinsi Basrah. “Mereka wajib menangguhkan kontrak produksi dan pelayanan, terutama di sektor minyak dengan perusahaan Turki,” tegas al-Bazouni.

“Jika Turki tidak menarik pasukannya dari Irak Utara, keputusan-keputusan lain akan dibuat termasuk melarang warga Turki turun di Bandara Internasional Basrah dan mencegah distribusi produk-produk Turki di wilayah itu,” tandasnya.

Ratusan warga Basrah sebelumnya menggelar aksi protes untuk mengecam kehadiran ilegal militer Turki di Mosul. Mereka juga menyuarakan perlawanan terhadap pendudukan asing di Irak.

Turki pada 4 Desember lalu, mengirim puluhan tentaranya ke daerah Bashiqa, Mosul dengan alasan melatih pasukan Peshmerga, Kurdi.

Senin, 14 Desember 2015 21:40

Pejuang Hizbullah Gagalkan Penyusupan ISIS

Pejuang Hizbullah berhasil menggagalkan upaya anasir-anasir teroris ISIS untuk menyusup ke wilayah Lebanon.
 

Menurut laporan televisi al-Manar, Ahad (13/12/2015), banyak dari anggota ISIS tewas atau terluka saat berusaha menyusup ke wilayah Lebanon. Kelompok ISIS ingin menguasai dataran tinggi al-Hamra di timur Lebanon.

 

Sumber militer Lebanon mengatakan bahwa tujuan utama ISIS adalah menguasai dataran tinggi al-Qaa dan kemudian menyeberang ke kota Arsal, tapi upaya itu gagal berkat kewaspadaan tentara Hizbullah.

 

Kelompok ISIS dan Front al-Nusra sudah memasuki wilayah Lebanon sejak musim panas tahun lalu. Mereka menculik penduduk sipil di kota Arsal untuk meminta uang tebusan.

 

ISIS juga mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom di Beirut pada 12 November lalu. Aksi teror ini menewaskan 44 orang dan melukai lebih dari 200 lainnya.