کمالوندی
Rekonstruksi dan Aktivitas Belajar di Homs, Suriah sudah Dimulai
Kepala Departemen Pendidikan dan Pengajaran Provinsi Homs, pusat Suriah mengabarkan dimulainya rekonstruksi dan aktivitas pendidikan di sekolah-sekolah provinsi itu.
Stasiun televisi Russia Al Youm (4/10) melaporkan, Ahmad Ibrahim, Kepala Departemen Pendidikan dan Pengajaran Homs, Sabtu (4/10) menyinggung tutupnya sejumlah sekolah di bagian lama kota Homs karena perang.
Ia mengatakan, ÔÇ£Pasca dicapainya kesepakatan antara pemerintah Suriah dengan kelompok-kelompok bersenjata, sekolah-sekolah kembali menjalankan aktivitasnya.ÔÇØ
Anasir-anasir teroris, Rabu lalu, pertama meledakkan sebuah bom mobil di kota Homs dan beberapa menit kemudian mengirim seorang pembom bunuh diri ke tengah kumpulan anak-anak untuk meledakkan dirinya. Insiden itu menyebabkan 41 anak tewas dan 115 lainnya luka-luka.
Kepala Staf Gabungan Militer Israel Minta Blokade Gaza Dicabut
Kepala Staf Gabungan militer rezim Zionis Israel menuntut pencabutan bolakade Jalur Gaza.
Situs berita Qodsna (4/10) melaporkan, Benny Gantz, Kepala Staf Gabungan militer Israel, Jumat (3/10) dalam wawancaranya dengan surat kabar Yediot Aharonot mengaku, sekitar 1,8 juta warga Jalur Gaza yang sejak delapan tahun lalu hidup dalam penjara besar, membutuhkan pencabutan blokade dari seluruh sisi Gaza.
Kepala Staf Gabungan militer Israel menambahkan, ÔÇ£Warga Palestina di Jalur Gaza harus tinggal tanpa bahaya dan dalam situasi yang aman, serta memiliki hubungan dengan dunia luar.ÔÇØ
Sejak sekitar delapan tahun lalu sampai sekarang, wilayah darat, udara dan laut Jalur Gaza diblokade dan masalah ini menimbulkan banyak masalah bagi penduduk setempat.
Hizbullah Puji Tawaran Bantuan Senjata Iran untuk Lebanon
Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah, Lebanon mengatakan, prakarsa bantuan persenjataan Republik Islam Iran untuk Lebanon bukan sekedar slogan.
Kantor berita resmi Lebanon (4/10) melaporkan, Sayid Hashim Safiuddin dalam pidatonya di kota Saida, Selatan Lebanon menegaskan, ÔÇ£Prakarsa bantuan yang disampaikan Iran pada kondisi sensitif pertempuran antara militer Lebanon dengan para teroris, patut dipuji. Pasalnya itu akan memperkuat Lebanon dalam praktek, bukan dalam lisan.ÔÇØ
Safiuddin juga mencela sebagian pihak yang mengaku akan menyerahkan bantuan kepada Lebanon demi kepentingan partai dan kelompok. ÔÇ£Lebanon memerlukan bantuan-bantuan yang jujur, praksis dan bukan sekedar slogan,ÔÇØ ungkapnya.
Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah juga menyoroti urgensi upaya menjaga solidaritas dan memusatkan diri pada poin-poin kolektif seluruh kelompok Lebanon di tengah friksi politik yang tajam.
Ia menjelaskan, ÔÇ£Hanya dengan memperkuat persatuan, Lebanon dapat selamat dari konspirasi-konspirasi musuh.ÔÇØ
Samir Moqbel, Menteri Pertahanan Lebanon juga menyambut baik prakarsa bantuan Iran untuk militer negaranya. Prakarsa itu disampaikan Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran dalam lawatan terbarunya ke Beirut.
Moqbel mengatakan, ÔÇ£19 Oktober 2014 saya akan berangkat ke Tehran untuk melakukan pertemuan resmi dengan pejabat tinggi Iran, membicarakan masalah ini.ÔÇØ
Pesan Haji Rahbar
Salam sejahtera penuh keceriaan dan penghormatan kepada Anda yang berbahagia telah mengucapkan labbaik atas seruan al-Quran dan bergegas menuju jamuan Allah Swt. Pesan pertama adalah syukurilah nikmat agung ini dan melalui perenungan dimensi individu, sosial, spiritual dan global kewajiban tiada padanannya ini, berusahalah untuk mendekati tujuan-tujuannya dan mintalah bantuan dari sang tuan rumah yang Maha Pengasih dan Maha Kuasa.
 
 
Saya sehati dan selisan dengan Anda dalam memohon dari Allah yang Maha Pengasih dan Pemurah untuk menyempurnakan nikmat-Nya bagi Anda dan karena telah memberikan kesempatan untuk berhaji, maka agar [Dia] juga melimpahkan kesuksesan bagi Anda dalam menunaikan ibadah haji yang sempurna, dan kemudian dengan penerimaan-Nya yang mulia, agar [Dia] mengembalikan Anda ke kampung halaman masing-masing dengan tangan penuh dan kesehatan prima, insya Allah.
 
Dalam kesempatan berharga manasik penuh hakikat dan tiada padanannya ini, selain penyucian dan pembaruan maknawi dan ruh sebagai capaian paling utama dan esensial dalam haji, perhatian terhadap masalah-masalah dunia Islam dan pandangan jauh serta komprehensif terhadap masalah-masalah paling penting dan berprioritas terkait umat Islam, juga termasuk di antara kewajiban dan adab bagi para jamaah haji.
 
Dewasa ini termasuk di antara masalah-masalah penting dan berprioritas, adalah persatuan umat Muslim dan penguraian simpul pemisah antarbagian umat Islam. Haji adalah manifestasi persatuan dan kesatuan serta poros persaudaran dan gotong-royong. Dalam haji semua harus belajar untuk fokus pada sisi kolektif dan menyelesaikan perselisihan. Tangan-tangan keji politik imperialisme sejak dahulu menempatkan perpecahan dalam program mereka demi mencapai tujuan-tujuan jahat mereka, akan tetapi sekarang berkat kebangkitan Islam, bangsa-bangsa Muslim telah mengenal dengan baik permusuhan kubu imperialisme dan zionisme serta bangkit menghadapinya, politik penyebaran perpecahan antarumat Islam semakin deras. Musuh yang licik sedang menyulut api perang internal antarumat Islam, mendistorsi perlawanan dan perjuangan pada diri mereka, untuk menempatkan rezim Zionis dan para antek-antek imperialis yang merupakan musuh sejati, ke zona aman. Pengoperasian kelompok-kelompok teroris Takfiri dan semacamnya di negara-negara regional Asia Barat adalah hasil dari politik tumor ini. Ini adalah peringatan bagi kita semua agar sekarang memprioritaskan masalah persatuan umat Islam pada puncak tugas nasional dan internasional kita.
 
Isu penting lain adalah masalah Palestina. Setelah 65 tahun berlalu sejak pembentukan rezim perampas Zionis dan berbagai fluktuasi dalam masalah penting dan vital ini serta khususnya berbagai peristiwa berdarah dalam beberapa tahun terakhir, telah memperjelas dua fakta bagi semua orang: pertama bahwa rezim Zionis dan para pendukung kriminalnya, tidak mengenal batasan dalam kesadisan, kekejaman dan dalam melanggar seluruh nilai-nilai kemanusiaan dan moral. Mereka menghalalkan kejahatan, genosida, perusakan, pembunuhan anak-anak dan perempuan dan insan papa, serta segala bentuk pelanggaran dan kezaliman yang mampu mereka lakukan dan mereka membanggakannya. Adegan-adegan yang mengundang tangis dalam perang terbaru selama 50 hari di Gaza, merupakan contoh baru dari berbagai kebejatan historis yang tentunya telah terulang berkali-kali dalam setengah abad terakhir.
 
Fakta kedua adalah bahwa haus darah dan penyulutan berbagai tragedi ini tidak mampu mewujudkan tujuan para penguasa dan pendukung rezim penjajah. Berbeda dengan harapan bodoh akan kekuatan dan kekokohan yang dibayangkan oleh para pemain politik bengis untuk rezim Zionis, rezim ini semakin hari semakin dekat dengan kelenyapan dan kehancurannya. Perlawanan 50 hari Gaza yang terblokade dan papa di hadapan semua kekuatan yang ditumpahkan rezim Zionis ke medan, dan pada akhirnya, kegagalan dan mundurnya rezim itu serta ketundukannya di hadapan persyaratan muqawama, merupakan pertunjukan nyata kelemahan, ketidakmampuan serta kerapuhan ini. Ini berarti bahwa bangsa Palestina harus lebih optimis, para pejuang Jihad [Islam] dan Hamas harus meningkatkan upaya, tekad dan semangat mereka, menempuh jalan penuh kebanggaan Tepi Barat dengan kekuatan dan kekokohan lebih besar, bangsa-bangsa Muslim menuntut dukungan riil dan serius terhadap Palestina dari pemerintahan mereka, serta pemerintahan-pemerintahan Muslim melangkah dengan tulus di jalan ini.
 
Isu penting dan berprioritas ketiga adalah pandangan cerdas yang harus dimiliki oleh para aktivis yang peduli terhadap dunia Islam terkait perbedaan antara Islam Muhammadi yang murni dan Islam ala Amerika, serta memperingatkan diri sendiri dan orang lain akan pencampuradukan dan kekeliruan di antara keduanya. Untuk pertama kalinya Imam Khomeini ra berusaha membedakan dua tipe ini dan memasukkannya dalam politik dunia Islam. Islam sejati, adalah Islam yang murni dan spiritual, Islam yang bertakwa dan demokratif, Islam yang
 
Ïú┘ÄÏ┤┘ÉÏ»┘æ┘ÄϺÏí┘Å Ï╣┘Ä┘ä┘Ä┘ë Ϻ┘ä┘Æ┘â┘Å┘ü┘æ┘ÄϺÏ▒┘ÉÔÇî Ï▒┘ÅÔÇîÏ¡┘Ä┘à┘ÄϺÏí┘Å Ï¿┘Ä┘è┘Æ┘å┘Ä┘ç┘Å┘à┘Æ┬á
 
(orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka)
 
Islam ala Amerika adalah pemakaian busana Islam terhadap antek-antek asing dan permusuhan dengan umat Islam. Islam yang menebar api perpecahan di antara umat Islam, alih-alih meyakini janji Allah Swt justru meyakini musuh-musuh Allah, alih-alih memusuhi rezim Zionis dan imperialis justru memerangi saudara Muslim, yang bersatu dengan Amerika Serikat sang imperialis dalam memusuhi bangsanya sendiri atau bangsa-bangsa lain, adalah bukan Islam; kemunafikan berbahaya dan membinasakan yang harus dilawan oleh setiap umat Islam yang jujur.
 
Pandangan yang dibarengi dengan pemahaman dan kejelian, akan memperjelas fakta dan masalah-masalah penting dalam kenyataan dunia Islam bagi setiap pencari kebenaran serta menentukan tugas dan taklif aktual tanpa ambiguitas. Haji serta manasik dan slogan-slogannya merupakan peluang emas untuk meraih pemahaman ini dan dengan harapan Anda sekalian para jemaah haji yang berbahagia dapat memanfaatkan dengan baik anugerah Allah Swt ini dengan sempurna. Saya menyerahkan Anda semua kepada Allah Swt dan memohonkan penerimaan seluruh upaya Anda di sisi Allah Swt. (IRIB Indonesia)
 
Wasslamualaikum
 
Sayid Ali Khamenei
 
5 Dzulhijjah 1435
8 Mehr 1393
30 September 2014
Pesan Haji Rahbar
Ï¿Ï│┘à Ϻ┘ä┘ä┘ç Ϻ┘äÏ▒Ï¡┘à┘å Ϻ┘äÏ▒Ï¡█î┘à
Ϻ┘äÏ¡┘àÏ» ┘ä┘ä┘ç Ï▒Ï¿ Ϻ┘äÏ╣Ϻ┘ä┘à█î┘å
 
Salam sejahtera penuh keceriaan dan penghormatan kepada Anda yang berbahagia telah mengucapkan labbaik atas seruan al-Quran dan bergegas menuju jamuan Allah Swt. Pesan pertama adalah syukurilah nikmat agung ini dan melalui perenungan dimensi individu, sosial, spiritual dan global kewajiban tiada padanannya ini, berusahalah untuk mendekati tujuan-tujuannya dan mintalah bantuan dari sang tuan rumah yang Maha Pengasih dan Maha Kuasa.
 
 
Saya sehati dan selisan dengan Anda dalam memohon dari Allah yang Maha Pengasih dan Pemurah untuk menyempurnakan nikmat-Nya bagi Anda dan karena telah memberikan kesempatan untuk berhaji, maka agar [Dia] juga melimpahkan kesuksesan bagi Anda dalam menunaikan ibadah haji yang sempurna, dan kemudian dengan penerimaan-Nya yang mulia, agar [Dia] mengembalikan Anda ke kampung halaman masing-masing dengan tangan penuh dan kesehatan prima, insya Allah.
 
Dalam kesempatan berharga manasik penuh hakikat dan tiada padanannya ini, selain penyucian dan pembaruan maknawi dan ruh sebagai capaian paling utama dan esensial dalam haji, perhatian terhadap masalah-masalah dunia Islam dan pandangan jauh serta komprehensif terhadap masalah-masalah paling penting dan berprioritas terkait umat Islam, juga termasuk di antara kewajiban dan adab bagi para jamaah haji.
 
Dewasa ini termasuk di antara masalah-masalah penting dan berprioritas, adalah persatuan umat Muslim dan penguraian simpul pemisah antarbagian umat Islam. Haji adalah manifestasi persatuan dan kesatuan serta poros persaudaran dan gotong-royong. Dalam haji semua harus belajar untuk fokus pada sisi kolektif dan menyelesaikan perselisihan. Tangan-tangan keji politik imperialisme sejak dahulu menempatkan perpecahan dalam program mereka demi mencapai tujuan-tujuan jahat mereka, akan tetapi sekarang berkat kebangkitan Islam, bangsa-bangsa Muslim telah mengenal dengan baik permusuhan kubu imperialisme dan zionisme serta bangkit menghadapinya, politik penyebaran perpecahan antarumat Islam semakin deras. Musuh yang licik sedang menyulut api perang internal antarumat Islam, mendistorsi perlawanan dan perjuangan pada diri mereka, untuk menempatkan rezim Zionis dan para antek-antek imperialis yang merupakan musuh sejati, ke zona aman. Pengoperasian kelompok-kelompok teroris Takfiri dan semacamnya di negara-negara regional Asia Barat adalah hasil dari politik tumor ini. Ini adalah peringatan bagi kita semua agar sekarang memprioritaskan masalah persatuan umat Islam pada puncak tugas nasional dan internasional kita.
 
Isu penting lain adalah masalah Palestina. Setelah 65 tahun berlalu sejak pembentukan rezim perampas Zionis dan berbagai fluktuasi dalam masalah penting dan vital ini serta khususnya berbagai peristiwa berdarah dalam beberapa tahun terakhir, telah memperjelas dua fakta bagi semua orang: pertama bahwa rezim Zionis dan para pendukung kriminalnya, tidak mengenal batasan dalam kesadisan, kekejaman dan dalam melanggar seluruh nilai-nilai kemanusiaan dan moral. Mereka menghalalkan kejahatan, genosida, perusakan, pembunuhan anak-anak dan perempuan dan insan papa, serta segala bentuk pelanggaran dan kezaliman yang mampu mereka lakukan dan mereka membanggakannya. Adegan-adegan yang mengundang tangis dalam perang terbaru selama 50 hari di Gaza, merupakan contoh baru dari berbagai kebejatan historis yang tentunya telah terulang berkali-kali dalam setengah abad terakhir.
 
Fakta kedua adalah bahwa haus darah dan penyulutan berbagai tragedi ini tidak mampu mewujudkan tujuan para penguasa dan pendukung rezim penjajah. Berbeda dengan harapan bodoh akan kekuatan dan kekokohan yang dibayangkan oleh para pemain politik bengis untuk rezim Zionis, rezim ini semakin hari semakin dekat dengan kelenyapan dan kehancurannya. Perlawanan 50 hari Gaza yang terblokade dan papa di hadapan semua kekuatan yang ditumpahkan rezim Zionis ke medan, dan pada akhirnya, kegagalan dan mundurnya rezim itu serta ketundukannya di hadapan persyaratan muqawama, merupakan pertunjukan nyata kelemahan, ketidakmampuan serta kerapuhan ini. Ini berarti bahwa bangsa Palestina harus lebih optimis, para pejuang Jihad [Islam] dan Hamas harus meningkatkan upaya, tekad dan semangat mereka, menempuh jalan penuh kebanggaan Tepi Barat dengan kekuatan dan kekokohan lebih besar, bangsa-bangsa Muslim menuntut dukungan riil dan serius terhadap Palestina dari pemerintahan mereka, serta pemerintahan-pemerintahan Muslim melangkah dengan tulus di jalan ini.
 
Isu penting dan berprioritas ketiga adalah pandangan cerdas yang harus dimiliki oleh para aktivis yang peduli terhadap dunia Islam terkait perbedaan antara Islam Muhammadi yang murni dan Islam ala Amerika, serta memperingatkan diri sendiri dan orang lain akan pencampuradukan dan kekeliruan di antara keduanya. Untuk pertama kalinya Imam Khomeini ra berusaha membedakan dua tipe ini dan memasukkannya dalam politik dunia Islam. Islam sejati, adalah Islam yang murni dan spiritual, Islam yang bertakwa dan demokratif, Islam yang
 
Ïú┘ÄÏ┤┘ÉÏ»┘æ┘ÄϺÏí┘Å Ï╣┘Ä┘ä┘Ä┘ë Ϻ┘ä┘Æ┘â┘Å┘ü┘æ┘ÄϺÏ▒┘ÉÔÇî Ï▒┘ÅÔÇîÏ¡┘Ä┘à┘ÄϺÏí┘Å Ï¿┘Ä┘è┘Æ┘å┘Ä┘ç┘Å┘à┘Æ┬á
 
(orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka)
 
Islam ala Amerika adalah pemakaian busana Islam terhadap antek-antek asing dan permusuhan dengan umat Islam. Islam yang menebar api perpecahan di antara umat Islam, alih-alih meyakini janji Allah Swt justru meyakini musuh-musuh Allah, alih-alih memusuhi rezim Zionis dan imperialis justru memerangi saudara Muslim, yang bersatu dengan Amerika Serikat sang imperialis dalam memusuhi bangsanya sendiri atau bangsa-bangsa lain, adalah bukan Islam; kemunafikan berbahaya dan membinasakan yang harus dilawan oleh setiap umat Islam yang jujur.
 
Pandangan yang dibarengi dengan pemahaman dan kejelian, akan memperjelas fakta dan masalah-masalah penting dalam kenyataan dunia Islam bagi setiap pencari kebenaran serta menentukan tugas dan taklif aktual tanpa ambiguitas. Haji serta manasik dan slogan-slogannya merupakan peluang emas untuk meraih pemahaman ini dan dengan harapan Anda sekalian para jemaah haji yang berbahagia dapat memanfaatkan dengan baik anugerah Allah Swt ini dengan sempurna. Saya menyerahkan Anda semua kepada Allah Swt dan memohonkan penerimaan seluruh upaya Anda di sisi Allah Swt. (IRIB Indonesia)
 
Wasslamualaikum
 
Sayid Ali Khamenei
 
5 Dzulhijjah 1435
8 Mehr 1393
30 September 2014
Iran Produksi Drone Baru yang Dilengkapi RPG
Komandan Angkatan Darat, Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengabarkan diproduksinya sebuah pesawat tanpa awak baru oleh Departemen Jihad Swasembada IRGC.
Jenderal Mohammad Pakpour, Komandan Angkatan Darat, IRGC dalam wawancaranya dengan Fars News (1/10) mengatakan, "Pesawat tanpa awak ini dilengkapi dengan RPG tanpa semburan api di bagian belakangnya, karena semburan api di bagian belakang RPG sudah lama menjadi masalah bagi drone-drone. Akan tetapi masalah ini dapat diatasi."
Komandan AD, IRGC terkait penggunaan drone untuk menjaga wilayah perbatasan Iran menjelaskan, "Drone-drone Angkatan Darat IRGC melaksanakan tugas siang dan malam di Barat Laut dan Tenggara, juga di Barat Iran."
Ledakan-ledakan Bom Karbala Bukti Kekalahan Teroris di Irak
Anggota Parlemen Irak menyebut ledakan di kota Karbala sebagai reaksi para teroris atas kekalahan beruntun mereka.
Tasnim News (1/10) mengutip situs Al Adalah melaporkan, Habib Al Tarafi, salah seorang anggota Parlemen dari koalisi Al Mowaten pimpinan Ammar Al Hakim, Rabu (1/10) menyinggung ledakan bom mobil di Karbala yang menewaskan dan melukai 18 orang. Ia mengatakan, "Ledakan-ledakan ini adalah reaksi kelompok-kelompok teroris atas kekalahan yang diterimanya dari militer dan rakyat Irak di sejumlah wilayah."
Sementara itu, kepolisian Irak mengumumkan, akibat ledakan dua bom mobil di wilayah Al Hurriya, Utara Baghdad dan setelah dihujaninya wilayah itu oleh sejumlah mortir serta roket, delapan orang tewas dan 29 lainnya terluka.
Akibat serangan mortir yang terjadi di wilayah Al Shulah dan Sabaa Al Bour di Utara Baghdad seorang tewas dan 11 lainnya terluka.
Pasukan pemerintah Irak juga mengumumkan, pasca pertempuran melawan para teroris, militer Irak berhasil merebut kontrol 80 persen wilayah Provinsi Diyala, Timur Irak.
Militer Irak yang berhasil membebaskan 16 desa di Diyala dengan bantuan pasukan sukarelawan, juga berhasil menggagalkan serangan teror di salah satu desa tersebut.
Pemuda Palestina Ajak Muslimin Peringati Hari Arafah di Masjid Al Aqsa
Para pemuda dan aktivis Palestina menyebarkan selebaran yang mengajak untuk melaksanakan amalan-amalan Hari Arafah di Masjid Al Aqsa.
Pusat Informasi Palestina (1/10) melaporkan, sekelompok pemuda dan aktivis Palestina dalam selebaran yang diberi judul "Arafah di Al Aqsa" mengharapkan kehadiran luas masyarakat Palestina untuk bergerak ke Masjid Al Aqsa dan melaksanakan amalan-amalan Hari Arafah di tempat suci itu.
Para aktivis Palestina itu menegaskan kekalahan konspirasi-konspirasi Tel Aviv yang ingin membagi-bagi Masjid Al Aqsa. Mereka mengumumkan, kehadiran Muslimin dunia di kiblat pertamanya, pembelaan terhadap Masjid Al Aqsa dari segala bentuk serangan dan mengungkap konspirasi Yahudisasi di Al Quds serta Masjid Al Aqsa, merupakan tujuan dilakukannya kegiatan ini.
Puluhan pemukim ilegal Zionis, hari ini, Rabu (1/10) pagi bersama para rabi Yahudi kembali menyerang Masjid Al Aqsa.
Yahudisasi kota Baitul Maqdis dan memusnahkan peninggalan-peninggalan bersejarah Arab dan Islam di kota itu merupakan aksi terpenting Israel sejak masa pendudukan Palestina.
AS, Produsen dan Penyebar Virus Mematikan Ebola di Afrika
Salah satu surat kabar Liberia mengungkap peran Amerika Serikat dalam memproduksi dan menyebarkan virus mematikan Ebola di Afrika.
Fars News (1/10) melaporkan, Daily Observer, koran terbesar Liberia, Barat Afrika merilis bukti-bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa Amerika adalah produsen dan penyebar virus Ebola.
Menurut surat kabar itu, Amerika dengan melakukan operasi rahasianya di Afrika yang diberi sandi "MoU 200", memasukkan produksi dan penyebarluasan virus mematikan Ebola ke dalam agenda kerjanya.  
Dalam sebuah artikel yang ditulis Prof. Cyril Broderick di surat kabar itu terungkap bahwa virus Ebola merupakan salah satu organisme yang sudah mendapat modifikasi genetik (GMO) yang diproduksi oleh perusahaan industri militer Amerika sebagai senjata bilogis.
Prof. Cyril Broderick menuturkan, "Semua uji coba rahasia perusahaan militer Amerika itu dilakukan di negara-negara Afrika."
Tujuan dilakukannya operasi rahasia Amerika ini di Afrika adalah untuk mengurangi populasi penduduk negara-negara benua tersebut.
Menurut Daily Observer operasi MoU 200 dilakukan dengan kerjasama sebagian negara Afrika sendiri termasuk Afrika Selatan.
Gelombang epidemi penyakit Ebola muncul pada bulan Maret 2012 di Guinea dan setelah itu menyebar ke sejumlah negara tetangganya.
 
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan kemungkinan penyebaran penyakit mematikan ini ke Pantai Gading, negara tetangga Liberia.
Pesan Pemimpin Besar Revolusi Islam untuk Jamaah Haji 1432 Hijriyah Cetak 05/11/2011
Ï¿Ï│┘àÔÇîϺ┘ä┘ä┘çÔÇîϺ┘äÏ▒Ï¡┘à┘åÔÇîϺ┘äÏ▒Ï¡█î┘à
Ϻ┘äÏ¡┘àÏ» ┘ä┘ä┘ç Ï▒Ï¿ Ϻ┘äÏ╣Ϻ┘ä┘à█î┘å ┘ê ÏÁ┘ä┘êϺϬ Ϻ┘ä┘ä┘ç ┘ê Ϭϡ█îϺϬ┘ç Ï╣┘ä█î Ï│█îÏ» Ϻ┘äϺ┘åϺ┘à ┘àÏ¡┘àÏ»┘ì Ϻ┘ä┘àÏÁÏÀ┘ü█î ┘ê Ïó┘ä┘ç Ϻ┘äÏÀ█îÏ¿█î┘å ┘ê ÏÁϡϿ┘ç Ϻ┘ä┘à┘åϬϼϿ█î┘å
Musim haji kembali tiba ibarat musim semi yang membawa kesegaran, kebeningan spiritual serta keagungan dan kebesaran Ilahi, dan menerbangkan kalbu-kalbu mukmin perindu ibarat kupu-kupu yang beterbangan mengelilingi Ka'bah, pusat tauhid dan persatuan. Mekah, Mina, Mash'ar dan Arafat, menjadi tempat persinggahan insan-insan beruntung yang memenuhi panggilan, "Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji...", (Q.S. al-Hajj: 27) dan memperoleh kehormatan menghadiri jamuan Allah Yang Maha Pengampun dan Maha Pemurah. Di sinilah rumah yang diberkati dan pusat hidayah, yang darinya terpancar ayat-ayat Ilahi yang jelas, dan di sanalah naungan keamanan yang terbentang menaungi semua orang.
Cucilah hati dengan zamzam kesucian, dzikir dan kekhusyukan. Bukalah mata batin dengan ayat-ayat Haq yang terang. Tunjukkanlah keikhlasan dan ketundukan yang merupakan tanda penghambaan hakiki. Ingatlah berulang kali kenangan akan sosok ayah yang dengan ketaatan dan kepatuhan membawa Ismailnya ke tempat pengorbanan. Dengan cara ini, kenalilah jalan terang dan jelas yang terpampang di depan kita untuk mencapai persahabatan dengan Tuhan Yang Maha Mulia. Melangkahlah di jalan itu dengan tekad keimanan dan niat yang tulus.
Maqam Ibrahim adalah salah satu tanda yang jelas. Tempat pijakan kaki Ibrahim (as) di sisi Ka'bah yang mulia adalah tanda satu-satunya yang menunjukkan keagungan derajat Ibrahim. Maqam Ibrahim adalah maqam keikhlasan, kerelaan dan pengorbanan; maqam kegigihan melawan tuntutan nafsu dan emosi kasih sayang seorang ayah, serta kegigihan melawan kekuasaan kufur, syirik dan hegemoni Namrud di zamannya.
Kedua jalan keselamatan ini sekarang terpampang di hadapan kita semua, umat Islam. Keteguhan, keberanian dan tekad kuat kita masing-masing akan membawa kita ke tempat tujuan yang menjadi cita-cita dari seruan para pembawa pesan dan risalah Ilahi dari Adam hingga Nabi terakhir, serta janji kemuliaan dan kebahagiaan dunia dan akhirat bagi mereka yang mengikuti jalannya.
Dalam pertemuan agung umat Islam ini, sangat tepat jika jamaah haji memaparkan isu-isu terpenting Dunia Islam. Masalah paling mendesak saat ini adalah isu kebangkitan dan revolusi di sejumlah negara Islam yang penting. Antara musim haji tahun lalu dan musim haji tahun ini terjadi beragam peristiwa signifikan di Dunia Islam yang berpotensi membalik nasib umat Islam dan memberi kabar gembira akan hari esok yang cerah, penuh kemuliaan serta kemajuan materi dan spiritual. Kekuasaan thaghut-thaghut diktator, korup dan dependen di Mesir, Tunisia dan Libya terguling, sementara di sejumlah negara lain, gelombang kebangkitan rakyat terus mengguncang pilar-pilar istana kekuasaan dan kekayaan, untuk menghancurkan dan melenyapkannya.
Lembaran sejarah umat kita yang baru dibuka ini telah menguak banyak fakta yang kesemuanya adalah bagian dari ayat-ayat Ilahi yang terang dan memberi kita pelajaran yang memberi kehidupan. Fakta-fakta ini mesti menjadi perhitungan bagi bangsa-bangsa Muslim dalam semua hal.
Pertama, di tengah bangsa-bangsa yang selama puluhan tahun berada di bawah hegemoni politik asing sekarang telah muncul generasi muda yang dengan rasa percaya diri yang patut dipuji siap menerjang bahaya, bangkit melawan rezim-rezim kuasa, dan gigih berjuang untuk mengubah keadaan.
Berikutnya, meski rezim-rezim Sekular berkuasa penuh dan terus berusaha -baik secara terbuka maupun tersembunyi- untuk menyingkirkan agama di negara-negara itu, namun Islam dengan pengaruh dan kehadirannya yang agung justeru menjadi pelita petunjuk bagi hati dan lisan. Ibarat mata air yang memancar deras, Islam mengalir dalam perkataan dan perilaku jutaan orang dan memberi kesegaran serta kehidupan dalam setiap pertemuan dan tindakan. Menara-menara yang mengumandangkan adzan, mushalla, takbir dan syiar-syiar Islam adalah bukti nyata yang mengungkapkan fakta ini, sementara pemilihan umum di Tunisia belum lama ini adalah realita tak terbantahkan yang membenarkan klaim ini. Tak diagukan lagi bahwa di negara Islam manapun, hasil pemilihan umum yang diselenggarakan dengan bebas akan sama dengan hasil yang diperoleh dalam pemilu di Tunisia.
Masalah berikutnya adalah bahwa perkembangan yang terjadi dalam setahun ini telah menunjukkan kepada semua bahwa Allah yang Maha Mulia dan Kuasa telah memberi kekuatan yang sangat besar pada tekad dan kemauan rakyat, dan tak ada kekuatan apapun yang bisa mengalahkannya. Dengan kekuatan pemberian Allah ini, rakyat mampu mengubah nasib sendiri dan mendatangkan pertolongan Allah untuk diri mereka.
Masalah lainnya adalah, bahwa negara-negara arogan, khususnya Amerika Serikat (AS), berkat trik-trik politik dan militer, selama berpuluh tahun telah mengusai rezim-rezim kawasan. Akibatnya, mereka merasa tak ada lagi hambatan yang menghalangi untuk semakin memperluas kekuasaan ekonomi, budaya dan politik atas kawasan yang vital di dunia ini. Namun kini, mereka menjadi sasaran penolakan dan kebencian bangsa-bangsa regional. Yakinlah bahwa pemerintahan yang lahir dari revolusi-revolusi ini tak akan tunduk kepada peta kekuasaan yang menghinakan di masa lalu. Peta geografis politik kawasan akan terbentuk di tangan bangsa-bangsa ini demi kemuliaan dan kemerdekaan penuh mereka.
Berikutnya adalah bahwa perangai distorsi dan hipokritas rezim-rezim Barat telah terkuak di depan mata rakyatnya sendiri. Di Mesir, Tunisia dan Libya -masing-masing dengan bentuknya sendiri-, AS dan Eropa dengan sekuat tenaga berusaha mempertahankan bonekanya. Ketika tekad rakyat unggul, mereka menebar senyum persahabatan yang menipu.
Hakikat-hakikat yang bernilai dan ayat-ayat Ilahi yang terkuak bersama transformasi dalam setahun terakhir di kawasan masih banyak lagi. Bagi orang yang mau merenung, tidak sulit untuk melihat dan memahaminya.
Meski demikian, hari ini semua umat Islam khususnya bangsa-bangsa yang kini bangkit memerlukan dua hal penting;
Pertama, keberlanjutan resistensi dan sekuat tenaga menjauhkan kelemahan pada tekad dan semangat. Al-Qur'an menyebutkan perintah Allah kepada Nabi yang agung;
┘üϺÏ│Ϭ┘é┘à ┘â┘àϺ Ϻ┘àÏ▒Ϭ ┘ê ┘à┘å ϬϺϿ ┘àÏ╣┘â ┘ê ┘äϺϬÏÀÏ║┘êϺ
"Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas..." (Q.S. Huud: 112)
┘ü┘äÏ░┘ä┘â ┘üϺϻÏ╣ ┘ê ϺÏ│Ϭ┘é┘à ┘â┘àϺ Ϻ┘àÏ▒Ϭ
Maka karena itu serulah (mereka kepada agama ini) dan tetaplah sebagaimana diperintahkan kepadamu.." (Q.S. al-Syuura: 15)
Melalui lisan Musa (as), disebutkan pula :
┘ê ┘éϺ┘ä ┘à┘êÏ│┘è ┘ä┘é┘ê┘à┘ç ϺÏ│ϬÏ╣┘è┘å┘êϺ ϿϺ┘ä┘ä┘ç ┘ê ϺÏÁÏ¿Ï▒┘êϺÏî Ϻ┘å Ϻ┘äϺÏ▒Ï ┘ä┘ä┘ç ┘è┘êÏ▒Ͻ┘çϺ ┘à┘å ┘èÏ┤ϺÏí ┘à┘å Ï╣ϿϺϻ┘ç ┘ê Ϻ┘äÏ╣Ϻ┘éϿϮ ┘ä┘ä┘àϬ┘é┘è┘å
"Musa berkata kepada kaumnya, ÔÇÿMohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dihendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa." (Q.S. al-A'raf: 128)
Bagi bangsa-bangsa yang telah bangkit, manifestasi agung dari ketaqwaan di saat ini adalah dengan tidak menghentikan gerakan yang terberkati ini, dan tidak tertipu oleh apa yang sudah diraih pada tahap ini. Inilah bagian penting dari taqwa yang pemiliknya telah dijanjikan dengan penghormatan ÔÇÿkesudahan yang baik'.
Kedua, kecerdasan dalam menghadapi tipu daya kaum arogan internasional dan adidaya yang merasa terpukul dengan fenomena kebangkitan dan revolusi-revolusi ini. Mereka tak akan diam berpangku tangan. Dengan segenap kekuatan politik, militer dan finansial, mereka terjun ke tengah medan untuk mengembalikan pengaruh dam kekuasaannya di negara-negara ini. Alat yang mereka gunakan adalah iming-iming, ancaman dan tipuan. Pengalaman membuktikan bahwa di tengah kelompok elit selalu ada orang-orang yang bisa termakan oleh alat-alat itu. Ketakutan, kerakusan dan kelalaian, disadari atau tidak, membuat mereka melayani kepentingan musuh. Mata anak-anak muda, kalangan cendekiawan dan para ulama harus terus memantau dengan cermat.
Bahaya terbesar adalah intervensi dan infiltrasi kubu kekafiran dan arogansi dalam membentuk tatanan politik baru di negara-negara ini. Mereka akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk mencegah terbentuknya sistem negara yang bercirikan Islam dan kerakyatan. Mereka yang peduli dengan negara-negara ini dan mereka yang mementingkan kehormatan, martabat dan kemajuan negaranya harus berusaha agar keislaman dan kerakyatan secara utuh menjadi landasan sistem yang baru. Undang-undang Dasar memainkan peran yang menonjol dalam hal ini. Persatuan nasional dan pengakuan akan keberagaman madzhab, suku dan etnis adalah kunci kemenangan di hari esok.
Bangsa-bangsa pemberani yang telah bangkit di Mesir, Tunisia, dan Libya serta bangsa-bangsa lain yang sadar dan berjuang harus menyadari bahwa kunci keselamatan mereka dari tipu daya dan makar AS dan arogan Barat lainnya hanya bisa didapat dengan mengubah konstelasi kekuatan dunia agar berpihak kepada mereka. Untuk bisa menyelesaikan sendiri masalahnya secara tuntas dengan kubu penguasa global, umat Islam harus menjadi kekuatan besar dunia. Cita-cita ini hanya bisa diwujudkan dengan kerjasama, empati dan persatuan negara-negara Islam. Inilah wasiat Imam Khomeini yang tak akan pernah terlupakan.
Dengan alasan Gaddafi yang bengis dan diktator, AS dan NATO selama beberapa bulan menyerang Libya dan rakyatnya. Padahal, sebelum munculnya gerakan rakyat Libya yang pemberani, Gaddafi termasuk sahabat dekat yang mereka rangkul. Melalui tangannya, mereka menjarah kekayaan Libya dan untuk membuatnya terlena, mereka menjabat erat bahkan mencium tangannya... Setelah rakyat Libya bangkit, mereka menjadikan kekuasaan Gaddafi sebagai alasan untuk menghancurkan semua infrastruktur Libya. Negara manakah yang mampu mencegah terjadinya tragedi pembantaian rakyat dan penghancuran Libya oleh NATO? Selama cakar dan taring adidaya Barat yang buas belum dipatahkan ancaman bahaya seperti ini akan terus membayangi negara-negara Islam. Untuk menyelamatkan diri darinya hanya ada satu cara yaitu dengan membentuk kutub kekuatan Dunia Islam.
Barat, AS dan Zionisme saat ini sudah semakin lemah. Kesulitan ekonomi, kegagalan beruntun di Afghanistan dan Irak, protes rakyat di AS dan negara-negara Barat lainnya yang mengakar kuat dan semakin meluas dari hari ke hari, perjuangan dan pengorbanan rakyat Palestina dan Lebanon, kebangkitan gagah berani rakyat Yaman, Bahrain dan sejumlah negara lain yang berada di bawah pengaruh AS, semua itu membawa kabar gembira yang spektakuler untuk umat Islam, terlebih di negara-negara revolusi yang baru. Kaum mukmin, laki-laki dan perempuan, di seluruh dunia khususnya di Mesir, Tunisia, dan Libya harus memanfaatkan semaksimal mungkin kesempatan ini untuk membentuk kekuatan internasional Islam. Kalangan elit dan para pemimpin gerakan revolusi harus bertawakkal kepada Allah dan percaya akan janji pertolongan dariNya. Hendaknya mereka menghiasi lembaran sejarah umat Islam yang baru terbuka ini dengan kinerja membanggakan yang akan mendatangkan keridhaan Ilahi dan membuka pintu pertolongan Allah.
Dan salam sejahtera atas hamba-hamba Allah yang saleh
Sayyid Ali Khamenei
5 Aban 1390 HS/ 27 Oktober 2011 M
29 DzulQa'dah 1432 H




























