Uni Eropa Melunak terhadap Iran, Netanyahu Kecewa

Rate this item
(0 votes)
Uni Eropa Melunak terhadap Iran, Netanyahu Kecewa

Perdana Menteri Rezim Zionis Israel, Benyamin Netanyahu Senin malam menyampaikan kekecewaannya terhadap pernyataan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa menyikapi langkah Iran, dengan mengatakan, "Israel berharap Uni Eropa bisa menekan Iran lebih keras,".

"Eropa harus bersikap keras tentang kegiatan nuklir Iran," ujar Netanyahu menyikapi statemen Federica Mogherini Senin pagi setelah menghadiri pertemuan para menteri Uni Eropa yang membahas langkah-langkah yang diambil oleh Iran.

"Terlepas dari ketidakpedulian pihak Eropa, Israel akan terus bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan demi mencegah program nuklir Iran," tegas PM rezim Zionis.

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu di saat rezim Zionis yang terbukti memiliki senjata nuklir senantiasa menutup akses IAEA untuk menyelidiki program nuklir militernya, dan hingga kini belum menandatangani traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

 

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini dalam konferensi pers hari Senin (15/7) mengungkapkan bahwa pihak-pihak yang masih berada di JCPOA tidak memandang pengurangan komitmen Iran terhadap perjanjian internasional ini sebagai "pelanggaran mendasar", dan tidak satu pun dari mereka yang bermaksud untuk mengaktifkan mekanisme penyelesaian sengketa dalam perjanjian tersebut.

Selama beberapa pekan terakhir, pihak Eropa berulangkali menyampaikan pernyataan mengenai mekanisme keuangan antara Eropa dan Iran, Instex, sebagai reaksi terhadap langkah Tehran mengurangi komitmennya di JCPOA. Meskipun demikian hingga kini pihak Eropa belum mewujudkan janji nya terhadap implementasi isi JCPOA.

Read 27 times

Add comment


Security code
Refresh