Demonstrasi Anti Rasis dan Diskriminasi di Amerika Serikat Berlanjut

Rate this item
(0 votes)
Demonstrasi Anti Rasis dan Diskriminasi di Amerika Serikat Berlanjut

 

CNN telah melaporkan bahwa protes nasional di Amerika Serikat berlanjut hampir dua bulan setelah pembunuhan secara rasis terhadap George Floyd.

Jaringan berita CNN yang berbasis di kota Portland, negara bagian Oregon melaporkan bahwa kota tersebut telah menjadi pusat demonstrasi  baru sejak pembunuhan George Floyd.

Para pengunjuk rasa berkumpul di Chicago dekat rumah walikota minggu ini. Demonstran pada demonstrasi tersebut menuduh polisi menggunakan kekuatan berlebihan.

Demonstran di Los Angeles, California, berdemonstrasi hampir setiap hari Rabu. Salah satu tuntutan para pemrotes adalah pemecatan Jackie Lacey, jaksa wilayah kota ini. Para pengunjuk rasa mengatakan Lacey, meskipun seorang berkulit hitam, enggan menuntut polisi.

Di New York, polisi menyerbu para demonstran pada hari Rabu lalu, sehingga mereka berpencar, para demonstran memprotes pemotongan anggaran dana untuk polisi.

Banyak kota AS telah menjadi tempat protes keras sejak 25 Mei setelah pembunuhan secara rasis terhadap George Floyd.

Dalam beberapa hari terakhir, penempatan pasukan polisi federal ke kota Portland untuk menekan protes telah menimbulkan kontroversi.

Nation Weekly baru-baru ini melaporkan bahwa petugas polisi federal di Portland, Oregon, berpatroli di kota dengan kendaraan tanpa logo polisi dan menangkap pengunjuk rasa.

Banyak video tersebar yang menunjukkan para polisi menangkap demonstran tanpa menggunakan logo polisi.

“Mereka membawaku ke dalam van, menarik topiku di wajahku sehingga aku tidak bisa melihat, dan meletakkan tanganku di atas kepalaku, Saya dibawa ke sebuah gedung , yang mana kemudian saya mengetahui bahwa itu adalah kursi pengadilan federal.” kata Mark Petibon, salah seorang demonstran yang ditangkap.

Read 59 times

Add comment


Security code
Refresh