کمالوندی
Persenjataan Iran Mendapat Sambutan Luas di Pameran LIMA 2025, Malaysia
Kementerian Pertahanan Iran, untuk yang kedua kalinya dalam dua tahun berturut-turut, berpartisipasi dalam pameran pertahanan di Malaysia.
Iran tahun ini berpartisipasi dalam pameran internasional maritim dan kedirgantaraan LIMA 2025, yang berlangsung 20-24 Mei 2025, di Pulau Langkawi, Malaysia.
Diperkirakan lebih dari 350.000 orang, termasuk 140 delegasi resmi dari 46 negara dunia turut berpartisipasi, dan ikut serta dalam pameran maritim dan kedirgantaraan ini.
Peralatan kedirgantaraan dan maritim Iran, termasuk berbagai jenis sistem rudal, anti-rudal, sistem pertahanan udara, radar, juga kapal perang, kapal selam, bom cerdas, dan Guided Bomb Unit, GBU, mendapat sambutan luas pengunjung pameran ini.
Pejabat pemerintah dan militer Malaysia, termasuk Menteri Pertahanan Mohamed Khaled Nordin, Deputi Menhan Adly Zahari, dan Menteri Pertanian Mohamad Sabu, mengunjungi stan Iran di pameran LIMA 2025.
Duta Besar Iran untuk Malaysia, Valiollah Mohammad Nasrabadi, di sela pameran, bertemu dengan Deputi Menhan Malaysia, dan membicarakan upaya pengembangan kerja sama pertahanan dua negara.
Deputi Menhan Malaysia Adly Zahari, dalam pertemuan itu menyebut hubungan kedua negara baik, dan berterimakasih atas partisipasi Iran, dalam pameran LIMA 2025, serta menilai penting untuk mengenal kemampuan-kemampuan Iran.
Pada saat yang sama Deputi Menhan Malaysia, menganggap capaian-capaian pertahanan Republik Islam Iran, patut diperhatikan, dan penting.
Kementerian Pertahanan Iran, tahun lalu juga turut berpartisipasi dalam pameran internasional pertahanan Malaysia, Defense Services Asia, DSA 2024.
Sejumlah Negara Panggil Dubes Israel, Buntut Penembakan Diplomat Asing di Tepi Barat
Kementerian Luar Negeri Finlandia memanggil duta besar Israel di Helsinki untuk memberikan penjelasan tentang penembakan diplomat asing oleh tentara Israel.
Menteri Luar Negeri Finlandia Elina Valtonen mengumumkan pada hari Kamis (22/5/2025) bahwa Helsinki menuntut penjelasan atas insiden serius dan memalukan dari tentara Israel yang menembak diplomat asing.
Delegasi resmi yang terdiri dari diplomat dari sekitar 30 negara, termasuk Finlandia, menjadi sasaran tentara Israel pada hari Rabu saat berkunjung ke kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat.
Kementerian Luar Negeri Portugal juga mengumumkan telah memanggil duta besar Israel untuk memprotes serangan tersebut.
Jepang juga memanggil duta besar Israel di Tokyo karena militer Israel menembaki delegasi diplomatik ini.
Menurut Kementerian Luar Negeri Jepang, duta besar Israel diberitahu bahwa insiden itu "sangat disesalkan dan seharusnya tidak terjadi."
Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand mengumumkan pada hari Kamis bahwa ia akan memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan keprihatinannya atas penembakan empat diplomat Kanada oleh tentara Israel.
Terkait hal ini, dilaporkan bahwa Italia juga telah memanggil duta besar Israel di Roma untuk memperoleh penjelasan resmi dan terperinci tentang apa yang terjadi di Jenin.
Sebelumnya pada hari Rabu, Kementerian Luar Negeri Uruguay memanggil duta besar Israel dan memintanya untuk memberikan "penjelasan yang jelas mengenai insiden ini."
Menlu Iran Jelaskan Akar Penyebab Instabilitas di Kawasan Asia Barat
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran memandang pendudukan yang dilakukan rezim Zionis, apartheid, dan pelanggaran berat terhadap hak-hak dasar rakyat Palestina, termasuk hak untuk menentukan nasib sendiri, sebagai akar utama instabilitas di kawasan Asia Barat.
Berakhirnya dominasi Amerika di dunia, pertemuan Araghchi dengan pejabat senior Vatikan, kemenangan Universitas Harvard atas Trump, kemajuan industri pertahanan Iran disambut di Pameran Internasional Minsk, dukungan Chili terhadap Palestina dan menentang Israel, serta penangkapan puluhan orang lain yang dekat dengan Imamoglu di Turki menjadi pilihan berita terkini dari Iran dan dunia yang dapat Anda baca dalam paket berita Pars Today kali ini.
Araghchi: Pendudukan terhadap Palestina akar utama instbilitas di kawasan
Seyyed Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran dalam pertemuan dengan Kardinal Pietro Parolin, Perdana Menteri Vatikan hari Jumat menilai aksi pendudukan, apartheid, dan pelanggaran berat terhadap hak-hak dasar rakyat Palestina, termasuk hak untuk menentukan nasib sendiri, yang dilakukan rezim Zionis sebagai akar utama instabilitas dan masalah di kawasan Asia Barat.
Araghchi dalam pertemuan ini menggambarkan situasi bencana di Palestina yang diduduki Israel sebagai akibat dari meningkatnya pembunuhan dan berlanjutnya genosida di Gaza, dan menekankan tanggung jawab hukum dan moral semua negara dan masyarakat intrenasional untuk menentang kejahatan Israel yang dilakukan di Gaza, serta untuk mengambil tindakan segera untuk menghentikan kejahatan tersebut dan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke wilayah ini.
Chili: Tindakan Israel di Gaza adalah kejahatan perang
Presiden Chili Gabriel Boric di jejaring sosial X menulis,"Israel sedang melakukan pembersihan etnis di Gaza. Situasinya telah mencapai titik di mana ribuan anak mungkin kehilangan nyawa mereka dalam beberapa jam ke depan karena mereka tidak mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk."
Borich menambahkan,"Mereka yang melakukan kejahatan ini dan mereka yang menutup mata terhadap kejahatan ini adalah penjahat perang dan kemanusiaan yang akan meminta pertanggungjawabannya."
Ia menegaskan bahwa Chili menerapkan tekanan yang diperlukan di semua forum internasional untuk menghentikan kebiadaban Israel ini.
Wakil Presiden Trump: Dominasi AS di dunia sudah berakhir
Wakil Presiden AS JD Vance mengakui bahwa Amerika Serikat bukan lagi satu-satunya kekuatan yang dominan dan tak tertandingi di dunia, dan para pesaingnya, seperti Cina dan Rusia, berusaha melampaui Amerika Serikat di segala bidang.
"Setelah Perang Dingin, Amerika seringkali menikmati kendali tak tertandingi atas urusan bersama seperti udara dan antariksa, maritim, urusan terkait antariksa, dan dunia maya, tetapi era dominasi tak tertandingi AS di dunia telah berakhir," kata Vance.
Kemenangan Universitas Harvard; Hakim blokir perintah pemerintahan Trump terhadap mahasiswa asing
Seorang hakim federal AS telah memblokir upaya pemerintahan Trump untuk melarang mahasiswa asing mendaftar di Universitas Harvard, hanya beberapa jam setelah universitas mengajukan gugatan pada hari Jumat.
Industri Pertahanan Iran disambut di pameran Internasional Minsk
Pameran Internasional Industri Pertahanan, Senjata, dan Peralatan Teknologi Militer Belarus ke-12, yang dikenal sebagai "Milex 2025", diadakan di Minsk, ibu kota Belarus, yang memamerkan pencapaian pertahanan terbaru Iran.
Salah satu stan terbesar dalam pameran ini didedikasikan untuk produk industri militer dan pertahanan dari perusahaan-perusahaan yang berafiliasi dengan Kementerian Pertahanan dan Dukungan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, yang memiliki kehadiran kuat dalam pameran ini dengan lebih dari 50 jenis produk manufaktur.
Puluhan orang dekat Imamoglu ditangkap di Turki
Pihak berwenang Turki pada hari Jumat menahan 44 orang lagi terkait dengan penyelidikan kasus korupsi Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu. Di antara mereka yang ditangkap adalah sekretaris pribadi dan direktur keamanan Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu, dan manajer senior dua lembaga kota.
Imamoglu, seorang tokoh populer di Partai Rakyat Republik (CHP) dan calon yang diusulkan partai untuk pemilihan presiden Turki mendatang, ditangkap pada bulan Maret bersama dengan puluhan pegawai kota dan aktivis bisnis atas tuduhan korupsi.
BRICS Perluas Anggotanya, Kenya dan Chili Siap Bergabung
Para ahli di Kenya dan Chili percaya bahwa bergabungnya negara mereka dalam kelompok BRICS akan menciptakan peluang baru bagi kedua negara ini.
Wakil Menteri Luar Negeri Chili, Gloria de la Fuente hari Sabtu mengumumkan bahwa negara tersebut sedang menjajaki kemungkinan bergabung dengan kelompok BRICS+ sebagai bagian dari strateginya untuk mendiversifikasi hubungan politik dan perdagangannya.
Menurut Pars Today, mengutip jaringan televisi internasional TV BRICS, De la Fuente menyinggung undangan Chili untuk berpartisipasi dalam pertemuan puncak BRICS, dan memandang tindakan ini sebagai tanda kredibilitas internasional negara tersebut dan menekankan perlunya mengembangkan industri pemrosesan dan menyerap teknologi ramah lingkungan.
Di sisi lain, Presiden Kenya William Ruto baru-baru ini mengumumkan bahwa Kenya siap berpartisipasi dalam mekanisme kerja sama BRICS.
Profesor XN Iraki dari Universitas Nairobi meyakini hubungan ekonomi dan diplomatik yang kuat dengan anggota BRICS akan menjadikan Kenya memperoleh keuntungan dari berbagai keuntungan seperti akses ke teknologi maju dan pembangunan industri.
Para analis yakin bahwa letak strategis Kenya di Afrika Timur dapat menjadikannya pintu gerbang BRICS ke benua Afrika.
Amnesty International Serukan Boikot Penuh terhadap Rezim Zionis; Dukungan atas Keputusan Eropa
Amnesty International seraya menyambut baik keputusan Uni Eropa untuk meninjau hubungan dengan rezim Zionis, menyebut langkah tersebut "terlambat tetapi perlu" dan menyerukan penghentian segera semua kerja sama ekonomi dan militer dengan rezim pendudukan.
Menurut Parstoday mengutip IRNA, Eve Geddie, direktur Kantor Lembaga Eropa di Amnesty International seraya menyambut baik keputusan Uni Eropa untuk meninjau hubungannya dengan rezim Zionis mengatakan: "Penderitaan manusiawi yang dialami rakyat Palestina selama 19 bulan terakhir tidak terlukiskan, dan rezim Israel terus melakukan genosida di Jalur Gaza dengan impunitas penuh."
" Penundaan Uni Eropa dan bahkan dukungan beberapa negara anggota terhadap rezim pendudukan telah menyebabkan pejabat Israel secara terbuka berbicara tentang tujuan genosida mereka," tambah Geddie.
Direktur Kantor Lembaga Eropa di Amnesty International memperingatkan agar tidak membuang-buang waktu dengan mengorbankan nyawa manusia, dengan menyatakan: "Uni Eropa dan negara-negara anggotanya harus segera menghentikan perdagangan dan investasi yang berkontribusi terhadap terjadinya genosida dan pelanggaran berat hukum internasional lainnya."
Dalam beberapa hari terakhir gelombang protes internasional khususnya oleh negara-negara Eropa membuat rezim Zionis semakin terkucil.
Menteri Luar Negeri Perancis Jean-Noel Barrot menilai serangan rezim Israel ke Gaza sebagai pelanggaran nyata hukum internasional dan penistaan terhadap kehormatan mausia, serta menuntut peninjauan kembali kesepakatan perusahana Uni Eropa dengan rezim Zionis Israel.
Menteri Luar Negeri Prancis juga mendukung pendekatan negara-negara seperti Belanda dan Spanyol untuk meninjau aspek hak asasi manusia dari perjanjian ini.
Parlemen Spanyol sebelumnya menyetujui mosi tidak mengikat yang menyerukan pemerintah negara itu untuk menghentikan ekspor peralatan militer apa pun ke rezim Israel.
Inggris juga menangguhkan negosiasi perjanjian perdagangan bebas dengan rezim pendudukan dan bahkan memanggil duta besar rezim tersebut di London.
Menurut Koran Yediot Ahronot, cetakan Israel, pejabat Kementerian Luar Negeri Israel berbicara mengenai sebuah "tsunami keterkucilan global", dan menekankan bahwa rezim ini berada dalam kondisi internasional terburuk dalam sejarahnya.
Mengapa Israel Mencegah Kesepakatan AS dengan Iran?
John Mearsheimer, pakar hubungan internasional terkemuka mengkritik tajam kebijakan luar negeri AS, dengan menyatakan bahwa Washington yang di bawah pengaruh tekanan rezim Zionis, bersikeras supaya tidak ada pengayaan uranium di Iran.
Tehran, Pars Today- John Mearsheimer, pemikir hubungan internasional terkemuka, mengkritik kinerja pemerintahan Donald Trump di bidang kebijakan luar negeri, khususnya pada isu Iran, Gaza, dan Ukraina.
Ia menekankan bahwa Amerika Serikat, di bawah tekanan dari rezim Zionis dan lobinya di Washington, telah membahayakan negosiasi nuklir dengan Iran, tetap diam dalam menghadapi genosida terang-terangan di Gaza, dan sedang mengejar strategi yang gagal dalam perang di Ukraina.
Mearsheimer menunjukkan bahwa Trump dan timnya awalnya mencari kesepakatan dengan Iran, dan bahkan ada tanda-tanda fleksibilitas dalam tim negosiasi AS, dengan menambahkan,"Steve Whitkoff, utusan khusus Trump untuk Timur Tengah, awalnya setuju untuk melanjutkan program pengayaan Iran pada tingkat terbatas, dengan pemahaman bahwa tidak ada kesepakatan yang mungkin terjadi tanpa komponen ini."
"Wittkoff awalnya mengizinkan Iran melakukan pengayaan karena ia tahu ini adalah satu-satunya cara untuk mencapai kesepakatan, tetapi Israel dengan lobinya menganggap hal ini tidak dapat diterima. Setelah tekanan dari Israel dan elemen ekstremis dalam lembaga keamanan AS meningkat, Witkoff terpaksa mundur dan mengubah tuntutannya," ujar pakar hubungan internasional ini.
Ia menambahkan,"Pesan yang disampaikan kepada Trump dan Whitkoff adalah tidak ada pengayaan yang dapat diterima."
Mearsheimer menghubungkan perubahan posisi ini bukan dengan kepentingan keamanan, tetapi lebih pada ketundukan Amerika terhadap kepentingan Israel. Ia percaya bahwa Iran memiliki hak atas program nuklir damai berdasarkan perjanjian internasional, dan keinginan Tehran untuk mempertahankan tingkat pengayaan uranium adalah keinginan yang sah.
Apakah perbedaan nyata antara Trump dan Netanyahu?
Menanggapi pertanyaan tentang sifat sebenarnya dari perbedaan pendapat yang dilaporkan antara Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Mearsheimer menambahkan,"Trump mungkin ingin mengambil pendekatan berbeda terhadap Timur Tengah, tetapi tidak ada indikasi bahwa ia ingin menentang Netanyahu dan lobi Israel. Geseran yang tampak ini lebih bersifat teatrikal daripada nyata."
Ia menjelaskan bahwa pada isu-isu utama seperti Iran, Palestina, dan pendekatan regional, Trump praktis menjalankan kebijakan yang sama untuk memuaskan Tel Aviv.
Gaza, bencana kemanusiaan dengan persetujuan Barat
Mearsheimer juga secara eksplisit menyebut apa yang terjadi di Gaza sebagai genosida dan mengatakan bahwa rezim Zionis secara sistematis menggunakan kelaparan dan kekurangan gizi sebagai alat perang.
Ia menambahkan,"Bahkan ada laporan bahwa beberapa truk membawa kain kafan alih-alih makanan. Bantuan kemanusiaan terbatas dan hampir tidak ada yang sampai ke masyarakat.”
Pemikir hubungan internasional terkemuka ini mengacu pada laporan jurnalis seperti Aaron Mate, dengan mengatakan,"Tingkat bantuan sangat rendah sehingga setiap orang di Gaza hanya menerima empat biskuit sehari."
Mengacu pada dukungan Zionis yang meluas terhadap kebijakan rezim di Gaza, ia menambahkan,"Tidak ada protes berarti terhadap kebijakan ini di Israel.Masyarakat ini sedang runtuh secara moral. Mirip dengan apa yang kita lihat di era Nazi di Jerman."
Penjelasan Al-Quran | Akhirnya, Bumi akan Menjadi Milik Hamba Allah yang Saleh
Menurut seorang ulama, Allah telah berjanji dalam Al-Qur'an bahwa bumi pada akhirnya akan diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang saleh, dan janji ilahi ini akan terpenuhi terutama dengan munculnya Imam Mahdi af.
Hujjatul Islam Majid Safdari, seorang ulama dan pakar agama, dalam serangkaian sesi tentang penafsiran ayat-ayat Mahdisme pada hari Ahad, menyatakan bahwa Mahdiisme dan harapan akan kemunculannya merupakan masalah mendasar dan esensial dalam ajaran Islam.
Menurutnya, Meskipun Al-Qur'an tidak secara eksplisit menyebut nama Imam Mahdi af, dalam banyak ayat Al-Qur'an telah merujuk pada konsep-konsep seperti aturan keadilan universal, pewarisan orang-orang benar, dan kemenangan akhir dari front kanan, yang secara tidak langsung terkait dengan kemunculan Imam Mahdi af.
Hujjatul Islam Safdari melanjutkan dengan menunjukkan bahwa ayat 128 Surat Al-A'raf merupakan pesan kabar gembira tentang pemerintahan global yang dipimpin oleh orang-orang saleh, yang pada akhirnya akan terwujud dengan datangnya Imam Mahdi af dan menyatakan, Ayat ini mengajarkan kita bahwa bumi pada akhirnya akan diserahkan kepada para hamba Allah yang saleh.
Terkait dengan hal ini, ayat 105 Surat Al-Anbiya’ dengan ungkapan “Kami telah menuliskannya”, yang berarti sesuatu yang pasti, dan sudah ditetapkan, dan menyatakan bahwa warisan bagi hamba-hamba Allah yang saleh telah ditetapkan dalam kitab-kitab suci, “Dan telah Kami tulis dalam Kitab Zabur sesudah Kitab Taurat, bahwa bumi akan diwariskan kepada hamba-hamba Kami yang saleh.”
Demikian pula dalam ayat 55 Surat An-Nur, Allah berjanji kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh bahwa mereka pada akhirnya akan memperoleh kekhalifahan di bumi dan terbebas dari rasa takut.
"Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik."
Pada akhirnya, dapat dikatakan bahwa, menurut Sunnah Ilahi yang tidak dapat diubah, kedaulatan tertinggi dunia berada di tangan orang-orang benar dan orang-orang tertindas, dan akhirnya, suatu hari dunia akan berada di tangan pemiliknya yang sebenarnya. Yakni, hamba-hamba yang saleh dan beriman kepada Allah dan Rasul-Nya akan ditempatkan di sana. Pada hari ini, dunia merasakan manisnya keadilan, keamanan, dan spiritualitas, dan menyembah Allah Yang Maha Esa tanpa rasa takut atau gentar.
Namun pertanyaannya, siapa yang akan mewujudkan Sunnah Ilahi ini?
Tidak diragukan lagi bahwa Imam Mahdi af adalah satu-satunya yang akan mewujudkan Sunnah Ilahi ini dalam sejarah, dan tidak ada orang lain yang akan mampu memenuhi janji Allah tentang pemerintahan orang-orang yang saleh.
Seluruh Agama Ilahi Berikan Kabar Gembira Kemunculan Juru Selamat & Keadilan Global
Imam Jumat kota Zahedan, Provinsi Sistan va Baluchestan, Iran, menjelaskan tentang posisi dan urgensitas kemunculan Imam Mahdi.
Ayatullah Mosfata Mahami, Imam Salat Jumat Kota Zahedan, dalam sebuah acara Ramadan, mengatakan, “Agama-agama Ilahi, seluruhnya memberikan kabar gembira tentang kemunculan Orang yang Dijanjikan di akhir zaman, dan tegaknya pemerintahan global yang adil, dan keyakinan bersama ini dapat menjadi titik penghubung yang kuat untuk mempersatukan para pengikut agama-agama.”
Pada saat yang sama, Imam Jumat Kota Zahedan, juga menyinggung upaya-upaya kubu arogansi global untuk melemahkan keyakinan-keyakinan agama.
Ia menuturkan, “Kubu imperialisme global berusaha menyebarkan keyakinan anti-agama atau bermaksud membatasi agama hanya sekadar sebuah hubungan individu.”
Di sisi lain Ayatullah Mahami menekankan pentingnya interaksi antaragama, dan menjelaskan, “Kita perlu membangun sebuah front bersatu orang-orang Mukmin sehingga bisa menghadapi serangan musuh, tapi disayangkan sampai sekarang tidak ada interaksi antaragama atau bahkan antarmazhab Islam, yang cukup kuat, dan harus dilakukan upaya untuk memperkuat hubungan ini.”
Kebangkitan dan Kesadaran, Kunci Hubungan dengan Imam Mahdi
Zahra Esmaelizadeh, salah satu pengajar bidang studi Mahdisme, dalam pertemuan ketiga seputar pengenalan Mahdisme, di hadapan staf pengajar, pelajar agama, mubaligh, dan pelajar Madrasah Ilmiah Fatemieh Andan, Khomeini Shahr, Provinsi Isfahan, menekankan pentingnya makrifatullah dalam kehidupan manusia.
Pada saat yang sama, Esmaeilzadeh, menjelaskan cara untuk meningkatkan makrifatullah yang meliputi kewaspadaan dan terhindar dari kelalaian, kesadaran dan kemampuan membedakan hak dari batil, serta mengenal Imam Mahdi.
Ia menerangkan tentang istilah matahari bersinar untuk Imam Mahdi, dan mengatakan untuk memanfaatkan keberadaan Imam Mahdi, diperlukan keinginan kuat dan kerinduan mendalam dari diri kita.
“Bermusyawarah adalah Sumber Hidayah”; 9 Ucapan Bermanfaat dari Imam Ali
Imam Ali bin Abi Thalib as adalah orang pertama yang beriman kepada Nabi Muhammad Saw dan secara khusus diberi gelar Amir Al-Mukminin oleh Nabi.
Imam Ali bin Abi Thalib as (23 SH – 40 HQ), dijuluki Amir Al-Mukminin, adalah penerus Nabi Muhammad Saw, suami dari Sayidah Fathimah Az-Zahra (putri Nabi), dan ayah dari Imam Hasan, Imam Husein, dan Zainab Al-Kubra. Menurut sumber-sumber sejarah Sunni dan Syiah, dialah orang pertama yang beriman kepada Nabi Islam dan menerima gelar Amirul Mukminin dari Nabi secara khusus, sehingga menjadi penerus Nabi dalam hal politik dan agama.
Tentu saja, setelah wafatnya Nabi pada tahun 11 HQ, ada faktor-faktor yang menghalangi terjadinya suksesi ini, dan beliau tetap menjauh dari kekhalifahan Muslim selama bertahun-tahun setelah wafatnya Nabi. Nabi Muhammad Saw berkata tentangnya, Aku adalah kota ilmu dan Ali adalah gerbangnya.
Beliau pun kerap kali menyatakan bahwa hubungan antara aku dan Ali itu seperti hubungan antara Musa dengan Harun.
Imam Ali as memerintah kekhalifahan Islam selama sekitar 5 tahun, dari tahun 35 hingga 40 HQ, dan keadilannya selama periode ini disebut sebagai keajaiban pemerintahan Islam. Dua tahun setelah Pertempuran Siffin antara dirinya dan Muawiyah bin Abi Sufyan, Imam Ali as dibunuh di mihrab masjid saat sedang salat.
Sebagian penting pidato, pernyataan dan surat-suratnya telah dikumpulkan dalam sebuah buku berjudul Nahj Al-Balagha.
Dalam artikel Pars Today kali ini, kita akan melihat beberapa hadis akhlak dari Imam Ali as:
Sibuk dengan aib sendiri
مَن أبصَرَ عَیبَ نَفسِهِ شُغِلَ عن عَیبِ غَیرِهِ (Mizan Al-Hikmah, jilid 8 hadis 322)
"Barang siapa yang melihat aibnya sendiri, tidak akan berkutat dengan aib orang lain."
Seimbang dalam persahabatan dan permusuhan
أحبِب حَبیبَک هَوناً ما عَسى أن یَعصِیَک یَوماً ما و أبغِض بَغیضَک هَوناً ماعَسى أن یَکونَ حَبیبَک یَوماً ما (Nahj Al-Balaghah, Al-Hikmah 268)
"Cintailah orang yang engkau cintai seperlunya, karena bisa saja suatu hari dia akan menjadi musuhmu, dan bencilah orang yang kamu benci seperlunya, karena bisa jadi suatu hari kelak dia akan menjadi orang yang engkau cintai."
Belajar dari pengalaman orang lain
اَلسَّعیدُ مَن وُعِظَ بِغَیرِهِ (Mizan Al-Hikmah, jilid 5, hadis 297)
"Orang yang bahagia itu yang mengambil pelajaran dari orang lain."
Menjauhi paparan fitnah
مَن عَرَّضَ نَفسَهُ لِلتُّهَمَةِ فلایَلومَنَّ مَن أساءَ بِهِ الظَّنَّ (Mizan Al-Hikmah, jilid 6, hal 572)
"Barang siapa yang meletakkannya dirinya pada paparan fitnah, maka jangan menyalahkan orang yang berburuk sangka terhadapnya."
Memaafkan dan Berbuat adil
شَیئانِ لا یوزَنُ ثَوابُهُما: العَفوُ وَالعَدلُ (Ghurar Al-Hikam, hadis 5769)
" Ada dua hal yang mendapat pahala berlimpah; memaafkan dan berbuat adil."
Memikirkan nikmat-nikmat Allah
التَّفَکرُ فی آلاءِ اللّهِ نِعمَ العِبادَةُ (Mizan Al-Hikmah, jilid 9, hal 230)
"Memikirkan nikmat-nikmat Allah adalah sebaik-baik ibadah."
Merasa bangga dengan diri sendiri
اَلعُجبُ رَأسُ الحَماقَةِ (Ghurar Al-Hikam, hal 348)
"Bangga akan diri sendiri adalah puncak kebodohan"
Bermusyawarah
اَلاِستِشارَةُ عَینُ الهِدایَةِ (Ghurar Al-Hikam, 1021, Mizan Al-Hikmah, 12, hal 591)
"Bermusyawarah adalah sumber hidayah."
Menjawab orang bodoh
اَلسُّکوتُ عَلَى الأحمَقِ أفضَلُ (مِن) جَوابِهِ (Ghurar Al-Hikam, 1160, Mizan Al-Hikmah, jilid 3, hal 238)
"Diam menghadapi orang bodoh lebih mulia dari menjawabnya.
Apa Ciri-Ciri Orang yang Bertaubat?
Taubat dalam Islam merupakan cara untuk membersihkan diri dari dosa, mengubah arah hidup, dan memperkuat hubungan seseorang dengan Tuhan.
Melaksanakan pertaubatan dengan benar dan tepat waktu akan membawa kepada pertumbuhan pribadi dan kedekatan dengan Tuhan serta rahmat-Nya.
Taubat dalam hukum Islam, sebagai salah satu prinsip utama pendidikan moral dan spiritual, merupakan sarana untuk kembali ke jalan ilahi dan mencari keridhaan Tuhan.
Ciri-ciri taubat dijelaskan secara rinci dalam riwayat-riwayat Nabi dan keluarganya serta dalam ayat-ayat Al-Quran.
Artikel dari Pars Tod kali ini membahas beberapa karakteristik dasar pertobatan, dengan mengutip ayat dan hadits:
Niat murni dan penyesalan yang tulus
Pertaubatan harus datang dari hati dan dilakukan dengan ketulusan penuh. Penyesalan yang mendalam atas dosa adalah langkah pertama di jalan pertaubatan. Imam Ali berkata:
لتوبة ندم بالقلب و استغفار باللسان و ترک بالجوارح وَ اِضمارٌ أنْ لایَعُودَ.»
Taubat itu meliputi: penyesala, di dalam hati, memohon ampun dengan lisan, meninggalkan dosa dalam perbuatan, dan bertekad tidak akan mengulanginya. [Ghurar al-Hikam: 2072].
Hadits ini menunjukkan bahwa taubat merupakan proses multidimensi yang meliputi rasa sesal, ungkapan permohonan ampun dengan lisan, dan meninggalkan dosa dalam tindakan.
Keputusan untuk tidak kembali berbuat dosa.
Penerimaan dan perbaikan dosa masa lalu menjadi lengkap apabila seseorang telah mengambil keputusan teguh untuk meninggalkan dosanya.
Rasulullah saw bersabda dalam sebuah hadits,
التائب من الذنب کمن لا ذنب له
Orang yang bertaubat dari dosa seperti orang yang tidak melakukan dosa apa pun. [Kanzul Ummal: 10174].
Hal ini menunjukkan pentingnya kemauan seseorang untuk bertaubat dari dosa masa lalu dan tidak kembali melakukannya.
Memenuhi hak-hak masyarakat
Jika suatu dosa melibatkan hak orang lain, maka pemulihan hak dianggap sebagai salah satu syarat utama pertaubatan. Imam Shadiq
mengatakan:
ما عُبِدَ اللهُ بِشیءٍ اَفضلَ مِن اداءِ حَقِّ المُؤمِنِ
Tidak ada ibadah kepada Allah yang lebih utama daripada menunaikan hak-hak seorang mukmin. [Bihar, jilid. 74, hal. 242].
Hak sesama manusia memiliki tempat yang tinggi dalam Islam, dan tanpa menunaikannya, pertobatan tidak akan lengkap.
Meminta ampunan dari Tuhan
Meminta ampunan dan memohon ampunan kepada Tuhan, disertai kerendahan hati dan ketulusan, merupakan bagian lain dari pertobatan.
Allah berfirman dalam ayat 8 Surat At-Tahrim,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا
Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya).
Ayat ini dengan jelas menyerukan kepada orang-orang beriman agar kembali kepada Allah dengan penuh keikhlasan.
Tindakan yang benar dan menebus kesalahan di masa lalu
Melakukan perbuatan baik dan menebus kesalahan di masa lalu merupakan ciri lain dari pertobatan. Al-Quran dalam ayat 70 Surat Al-Furqan berfirman:
إِلَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَأُولَٰئِکَ یُبَدِّلُ اللَّهُ سَیِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ وَکَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِیمًا
Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Segera bertobat dan jangan ditunda
Menunda taubat tidak hanya akan menambah dosa, tetapi juga mengurangi kemungkinan taubat sejati. Imam Jawad berkata,
تَأْخِیرُ التَّوْبَهِ اغْتِرَارٌ وَ طُولُ التَّسْوِیفِ حَیْرَه
Menunda taubat adalah bentuk kesombongan dan kebodohan, sedangkan memperpanjang taubat adalah bentuk kebingungan dan kekalutan.[Tuhaful Uqul,hal. 456].
Hadits ini menegaskan pentingnya memanfaatkan kesempatan untuk segera bertaubat.
Dampak dan berkah Pertaubatan
Selain membersihkan dosa-dosa masa lalu, pertobatan mendatangkan kedamaian hati dan pertumbuhan rohani bagi individu.
Allah telah berjanji dalam Al-Qur'an bahwa Dia akan menerima orang-orang yang bertaubat dan memasukkan mereka dalam rahmat-Nya.
Dalam Surat Az-Zumar ayat 53 disebutkan,
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Janji ilahi ini menciptakan harapan dalam hati orang-orang untuk kembali kepada Tuhan.




























