Menggelar Latihan Angkatan Laut Bersama, Presiden Filipina Berharap Rusia Mau Menjadi Sekutunya

Rate this item
(0 votes)
Menggelar Latihan Angkatan Laut Bersama, Presiden Filipina Berharap Rusia Mau Menjadi Sekutunya

Presiden Filipina, Riodrigo Duterte berharap Moskow akan menjadi sekutu dan pelindung negaranya. Ia mengatakan hal itu saat mengunjungi salah satu dari dua kapal perang Rusia yang mengunjungi Manila selama empat hari.

Pernyataan Duterte ini datang sehari setelah duta besar Rusia mengatakan negaranya siap untuk memasok Filipina dengan senjata canggih dan bertujuan untuk menjadi teman dekat.

"Kami menyambut baik teman-teman Rusia kita. Setiap kali Anda ingin dermaga di sini untuk apa pun, untuk bermain, untuk mengisi kembali persediaan, atau mungkin menjadi sekutu untuk melindungi kami," kata Duterte sambil menjabat tangan Laksaman Eduard Mikhailov, kepala rombongan Angkatan Laut Armada Pasifik Rusia.

Presiden Duterte kini telah mencampakkan masa depan hubungan Filipina dengan sekutu tradisionalnya, Amerika Serikat (AS). Dia justru mengambil langkah untuk meningkatkan hubungan dengan Tiongkok dan Rusia.

Duterte dijadwalkan akan bertolak ke Moskw pada April mendatang. Kunjungan oleh kapal perang Rusia ini merupakan kontak resmi pertama antar Angkatan Laut kedua negara.

Kepala rombongan Angkatan Laut Armada Pasifik Rusia, Laksaman Eduard Mikhailovjuga mengatakan pada Selasa Rusia ingin menggelar latihan angkatan laut bersama untuk membantu Filipina memerangi terorisme dan pembajakan.

Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, menunjukkan optimisme atas awal kemitraan AL kedua negara. “Semoga aspirasi bersama kita untuk perdamaian global dan kawasan serta keamanan menjadikan kita rekan yang baik, bekerja sama, dan berkoordinasi menuju lautan yang tenang dan aman untuk semua,” kata Lorenzana 

Read 165 times

Add comment


Security code
Refresh