کمالوندی
Ensiklopedia Hajij Indonesia: Baligh
Definisi Baligh
Baligh secara bahasa berarti sampainya seorang anak pada usia melaksanakan kewajiban agama.
Sementara definisi fiqih untuk baligh itu sendiri adalah berakhirnya masa kanak-kanak seseorang dan sampai pada usia dimana ia telah memiliki kesiapan untuk melaksanakan kewajiban dan konsisten untuk melaksanakan hukum syariat. (Jawahir al-Kalam, 26/4)
Dengan definisi ini, dalam pembahasan fiqih pada bab al-Hajr (larangan seseorang menggunakan hartanya) dari banyak kasus dan pada pembahasan fiqih lainnya, baligh menjadi syarat dalam melaksanakan kewajiban, menduduki sebuah posisi atau dikaji dalam sebagian hukum wadh'i (selain hukum taklifi yang lima)
Tanda-Tanda Baligh
Baligh sebagai syarat taklif atau melaksanakan kewajiban agama dalam fiqih memiliki posisi sentral. Oleh karenanya, usia baligh juga disebut dengan usia taklif. Dalam syariat Islam telah ditetapkan mengenai tanda-tanda baligh dan bila terbukti ada satu dari tanda-tanda itu sudah cukup menunjukkan orang tersebut telah baligh. Sebagian dari tanda-tanda ini sama antara anak laki-laki dan perempuan dan sebagian lainnya khusus ada pada anak perempuan.
Tanda-tanda yang sama
1. Tumbuhnya bulu di sekitar alat kelamin
Tumbuhnya bulu kasar di sekitar alat kelamin termasuk tanda seseorang telah baligh. Sementara terkait tumbuhnya bulu di wajah; jenggot dan kumis apaka ini juga termasuk tanda-tanda baligh atau tidak masih diperselisihkan oleh ulama.
Selain itu, terkait masalah tumbuhnya bulu ini sendiri masih diperselisihkan oleh ulama apakah tumbuhnya bulu itu menjadi sebab seseorang disebut baligh atau hanya bukti bahwa orang itu telah baligh sebelumnya. Mayoritas ulama lebih memilih pandangan kedua bahwa tumbuhnya bulu menjadi bukti orang tersebut telah baligh sebelumnya. (Jawahir al-Kalam, 26/5-10)
2. Mimpi
Maksud dari mimpi di sini hingga keluarnya air mani. Yakni, anak itu telah memiliki kemampuan secara jasmani untuk mengeluarkan air mani. Dengan kata lain, bila anak itu menginginkan, maka ia dapat mengeluarkan air maninya lewat jima' (bersetubuh) atau istimna (masturbasi), sekalipun secara aktual tidak ada mani yang keluar darinya. (Jawahir al-Kalam, 26/10-11).
Mimpi dapat diterima sebagai tanda baligh ketika ada kemungkinan hal itu terjadi padanya. Bila tidak ada kemungkinan bahwa anak itu bisa bermimpi, menurut sebagian ulama, maka patokannya bukan keluarnya cairan dengan ciri khas mani. Usia dimungkinkan anak-anak bermimpi sebagai tanda balig, menurut sebagian ulama, bagi anak perempuan mulai dari 9 tahun Qamariah dan untuk anak laki-laki dari 10 tahun. (Jawahir al-Kalam, 26/13)
3. Usia
Usia baligh menurut mayoritas ulama bagi anak laki-laki adalah 15 tahun Qamariah dan untuk anak perempuan 9 tahun Qamariah. Bila anak telah mencapai usia baligh dan belum terlihat tanda-tanda lainnya; tumbuhnya bulu dan bermimpi, maka dengan tibanya usia baligh sudah cukup untuk menetapkan bahwa anak tersebut telah baligh. (Jawahir al-Kalam, 26/16)
Sebagian ulama menyebut usia baligh bagi anak laki-laki adalah dimulai dari usia 15 tahun, sementara yang lain menyebut sejak awal usia 14 tahun. (Jawahir al-Kalam, 26/28)
Terkait dengan usia baligh anak perempuan sebagian ulama menetapkan telah selesai usia 10 tahun. (Majma' al-Faidah, 9/190/191)
Tanda khusus baligh anak perempuan
Pada hakikatnya tanda khusus baligh anak perempuan ini hanya menyingkap kenyataan bahwa anak perempuan itu telah baligh dan bukan sebab balighnya anak perempuan.
1. Haid
Haid pertama seorang anak perempuan menjadi bukti bahwa ia telah baligh sebelum ini.
2. Hamil
Hamil menjadi tanda baligh seorang anak perempuan dari sisi ia penyingkap keluarnya mani. (al-Hadaiq an-Nadhirah, 20/348-350)
Ketika ragu terkait apakah seorang anak laki-laki atau perempuan telah baligh atau belum, maka yang harus menjadi patokan adalah anak itu belum baligh. (Jawahir al-Kalam, 26/28-35)
Metode Pembuktian Baligh
Untuk membuktikan apa seorang anak laki-laki atau perempuan telah baligh atau belum ada tiga cara:
1. Pengakuan
Anak laki-laki atau perempuan itu mengaku telah baligh. Bila sumber dari pengakuan ini adalah mimpi, bila keluarnya mani mungkin terjadi padanya, maka pengakuan itu diterima. (Ghanaim al-Ayyam, 1/65)
Sebagian ulama menolak pembuktian baligh seorang anak hanya lewat pengakuan. (Jawahir al-Kalam, 26/38)
Sementara sebagian ulama lainnya menerima pengakuan baligh dari seorang anak perempuan yang bersumber dari mimpi, dengan syarat haid mungkin terjadi padanya.
2. Penyaksian
Tidak dapat diterima pengakuan telah baligh dari anak laki-laki atau perempuan dikarenakan tumbuhnya bulu kasar di sekitar alat kelaminnya. Pengakuan ini hanya dapat diterima dengan menyaksikan apakah benar telah tumbuh bulu kasar itu atau tidak. Bila ternyata memang benar telah tumbuh bulu kasar, maka pengakuannya diterima.
3. Bayyinah (bukti)
Bila seorang anak laki-laki atau perempuan mengaku telah baligh dengan alasan usianya, maka mereka harus membawa bukti terkait usianya. Bila bukti terkait usianya valid, maka pengakuannya dapat diterima. (Jawahir al-Kalam, 26/42-46)
Dampak Baligh
Ketika seseorang telah baligh, berarti ia harus melaksanakan taklif dan kewajiban ilahi. Ia termasuk yang diperintahkan dalam hukum syariat dan perintah agama, apakah itu terkait bidang hukum, sanksi, ekonomi, sosial dan politik. Orang yang telah baligh sudah layak untuk melakukan transaksi, kontrak dan menerima tanggung jawab. (al-‘Anawin, 2/832)
Dalam syariat Islam, baligh menjadi syarat bagi kasus-kasus berikut; penetapan qisas dan hudud, imam jumat, hakim, marji taklid, saksi dan pengakuan.
Baligh dan Ibadah
Baligh merupakan syarat dalam melaksanakan ibadah seperti shalat dan puasa. Yang menjadi perselisihan ulama adalah apakah baligh juga menjadi syarat dalam penetapan ibadah atau tidak. Mereka yang meyakini baligh menjadi syarat dalam penetapan ibadah, maka bila seseorang yang tidak baligh dan tidak mumayyiz (mampu membedakan benar dan salah) melaksanakan ibadah, maka amalannya tidak mendapat pahala. Sebaliknya, bagi mereka yang tidak mensyaratkan baligh dalam penetapan ibadah, maka bila seseorang yang belum baligh melakukan ibadah, maka tercatat sebagai orang yang melakukan amalan sunnah dan ia mendapat pahala untuk perbuatannya itu. Pendapat kedua telah dinisbatkan pada pendapat mayoritas ulama. (Jawahir al-Kalam, 35/117)
Baligh dan Pencabutan Larangan Menggunakan Harta (Mahjuriat)
Orang yang belum baligh tidak diperbolehkan menggunakan hartanya (hajr). Untuk dapat menggunakan hartanya dan melakukan transaksi serta menghilangkah larangan menggunakan harta, selain harus baligh, orang itu harus terbukti memiliki kemampuan untuk melakukan transaksi. (Jawahir al-Kalam, 26/4)
Baligh dan Hukum Wadh'i
Hukum Wadh'i ada dua bagian dan hal ini kembali pada dua perbuatan yang bersumber dari manusia yang menjadi subyek hukum wadh'i;
1. Pekerjaan yang menjadikan niat dan kehendak pelaku sebagai bagian dari subyek hukum seperti jual beli.
2. Pekerjaan yang tidak menjadikan niat dan kehendak pelaku sebagai bagian dari subyek hukum seperti terkena jima' yang menjadi subyek dari masalah janabah, terkena benda najis yang menjadi subyek dari masalah najis, merusak harta orang lain yang menjadi subyek dari masalah jaminan. (Faraid al-Ushul, 3/278, Mishbah al-Faqahah, 3/234, Mishbah al-Faqahah, 3/260-264, Muhaddzab al-Ahkam, 16/261, Muhaddzab al-Ahkam, 16/271)
Tanda-Tanda Baligh Menurut Syiah
1. Bermimpi atau keluarnya mani dari alat kelamin (laki-laki dan perempuan).
2. Tumbuhnya bulu kasar di sekitar alat kelamin (laki-laki dan perempuan).
3. Berakhirnya 15 tahun bagi laki-laki dan 9 tahun bagi perempuan, sesuai dengan pendapat mayoritas. (Riyadh al-Masail, jilid 1, Kitab al-Hajr, ar-Raudhah al-Bahiyah, 1/132, Tabshirah al-Muta'llimin, Eslamiah, Tehran, 1348, 2/396)
Syeikh Thusi dalam bukunya al-Mabsuth menambahkan haid sebagai salah satu tanda baligh bagi perempuan. (al-Mabsuth, 2/282)
Tanda-Tanda Baligh Menurut Syafi'i
1. Keluarnya mani (laki-laki dan perempuan).
2. Tumbuhnya bulu (laki-laki dan perempuan). Menurut pendapat yang palih sahih, ini menjadi tanda baligh bagi orang kafir dan bukan untuk muslim.
3. Berakhirnya usia 15 tahun (laki-laki dan perempuan).
4. Haid bagi perempuan.
5. Hamil bagi perempuan.
(al-Muhaddzab, Abu Ishaq Syirazi, 1/330, Mughni al-Muhtaj, 2/167)
Tanda-Tanda Baligh Menurut Hanbali dan Maliki
1. Keluarnya mani (laki-laki dan perempuan).
2. Tumbuhnya bulu kasar di sekitar alat kelamin.
3. Telah berusia 15 tahun (laki-laki dan perempuan).
4. Haid.
5. Hamil. (al-Mughni, Ibnu Qudamah, 4/345, al-Iqna', 2/222, Mizan al-Kubra, 2/78)
Tanda-Tanda Baligh Menurut Abu Hanifah
1. Bermimpi (laki-laki dan perempuan)
2. Usia 18 untuk laki-laki dan 17 bagi perempuan.
3. Hamil untuk perempuan.
4. Keluar mani untuk laki-laki.
5. Haid untuk perempuan (al-Hidayah, Rasyidani Murghinani, 3/207, al-Ikhtiar li Ta'lil al-Mukhtar, 2/95) (IRIB Indonesia / Saleh Lapadi)
Sumber: http://www.wikifeqh.ir/%D8%A8%D9%84%D9%88%D8%BA
Referensi:
1. Sumber: Farhang Feqh Mutabeq Mazhab Ahli Bait, 1384, Qom, Moasseseh Dairah al-Maarif Feqh Eslami, jilid 2, hal 135-137.
2. Sumber: Jabir Arablou, Mohsen, Farhang Estelahat Feqh Farsi, hal 61-62.
Kongres Terbesar Umat Islam Dimulai
Umat Muslim dari seluruh dunia telah memulai ritual utama ibadah haji di kota suci Mekkah.
Ritual resmi dimulai pada hari Rabu ketika sekitar tiga juta jemaah memulai perjalanan mereka ke Mina, sebuah desa kecil sebelah timur dari Mekkah.
Setelah menginap semalam di Mina, jemaah haji pergi ke Gunung Arafah di mana mereka menghadap Mekkah dan menghabiskan setiap menitnya dengan berdoa.
Dalam dua hari berikutnya, para hujjaj akan melakukan ritual Tawaf, dan berputar mengitari Ka'bah tujuh kali dengan melafalkan doa. Setelah itu para jemaah melakukan perjalanan pulang-pergi antara dua bukit Safa dan Marwah tujuh kali dalam mengenang upaya istri Nabi Ibrahim dalam mencari air dan jawaban Allah Swt atas doa-da.
Upacara spiritual tersebut akan mencapai puncaknya pada hari Jumat dengan peringatan Idul Adha (Hari Raya Kurban ini).
Selama Idul Adha, para hujjaj akan melempar batu pada pilar batu yang mewakili setan. Para hujjaj kemudian akan mengorbankan domba, kambing, atau unta untuk menunjukkan syukur mereka atas seluruh nikmat dan berkah Allah dan membagikan daging kurba mereka kepada fakir miskin.
Idul Adha memperingati perintah dari Allah Swt kepada Nabi Ibrahim untuk mengorbankan putranya Ismail sebagai bentuk ketaatan kepada Allah.
Inti haji adalah doa tulus, pengorbanan, ratapan da doa mengharapkan pengampunan dari Allah Swt.
Haji salah satu dari lima rukun Islam dan amalan bersama terbesar massal di dunia.
Haji juga merupakan demonstrasi persatuan umat Islam dan penyerahan diri kepada Allah.
Setiap Muslim yang telah memenuhi syarat wajib menunaikan ibadah haji setidaknya sekali dalam hidupnya.(IRIB Indonesia/MZ)
Iran Reaksi Keras Komentar Menlu Perancis
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast menilai komentar menteri luar negeri Perancis terkait program energi nuklir Iran, tidak bertanggung jawab.
"Kami menganggap Perancis sebagai advokat bagi peran organisasi internasional dan lembaga-lembaga afiliasinya, tapi sekarang tampaknya pemerintah Paris telah mengambil jarak dari sikap tradisionalnya di arena internasional," kata Mehmanparast pada hari Rabu (24/10).
"Bagaimana bisa menlu Perancis berbicara tentang bahaya Iran memperoleh senjata nuklir, dengan benar-benar mengabaikan inspeksi Badan Energi Atom Internasional (IAEA) selama beberapa tahun terakhir, yang menegaskan tidak ada penyimpangan dalam program nuklir damai Tehran," tanya Mehmanparast.
Menlu Perancis Laurent Fabius mengatakan pada 21 Oktober bahwa Iran tampaknya berada di jalur untuk memproduksi senjata nuklir pada pertengahan 2013.
Mehmanparast berharap Fabius tidak mengulangi kesalahan yang dilakukan oleh beberapa mantan pejabat Perancis yang telah mengadopsi sikap radikal dan tidak realistis terhadap Iran. (IRIB Indonesia/RM)
AS Mentahkan Draf Rusia Soal Bani Walid
Amerika Serikat menentang sebuah draf pernyataan, yang diusulkan oleh Rusia terkait resolusi kekerasan di kota Bani Walid, Libya.
Pernyataan itu menyerukan solusi damai atas konflik. Demikian dilaporkan Mehrnews pada hari Rabu (24/10).
Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin mengatakan, langkah itu "tidak bisa dianggap serius," mengingat serangan di Benghazi telah merenggut nyawa empat diplomat Amerika pada September lalu.
"Menolak draf pernyataan yang menyerukan solusi politik dan tanpa kekerasan di Libya, adalah sangat aneh," kata Churkin. "Ini adalah kasus, di mana sangat sulit untuk menjelaskan tindakan delegasi AS."
Pernyataan tersebut menyerukan pihak berwenang Libya untuk mengambil langkah-langkah mendesak guna menyelesaikan konflik dengan cara damai dan memperhatikan hak-hak semua warga Libya.
Darf itu juga menyatakan keprihatinan tentang meningkatnya kekerasan yang signifikan di dalam dan sekitar kota Bani Walid dalam beberapa hari terakhir. (IRIB Indonesia/RM)
Rusia dan Cina Dukung Gencatan Senjata di Suriah
Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Lakhdar Brahimi mengatakan kepada Dewan Keamanan pada hari Rabu (24/10) bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad telah menerima gencatan senjata, meskipun pengumuman final diperkirakan akan disampaikan kemudian.
Sementara itu, Duta Besar Rusia untuk PBB Vitaly Churkin mengatakan, Moskow berharap rencana Brahimi untuk gencatan senjata selama liburan Idul Adha akan berhasil. Demikian Mehrnews melaporkan.
"Kami mendukung penuh itu," tegas Churkin. "Kami bekerja sangat keras untuk mendukung Brahimi dalam memastikan ada kesempatan yang mungkin datang."
Hal senada dengan Rusia juga diungkapkan oleh Cina. Wakil Tetap Cina di PBB, Li Baodong menyatakan dukungan terhadap gencatan senjata di Suriah dan juga dukungan untuk upaya-upaya Brahimi.
Li mengatakan, "Saya pikir itu penting bagi semua pihak untuk memahami urgensitas perdamaian dan stabilitas." (IRIB Indonesia/RM)
Ketika Pesawat Tanpa Awak Iran Permalukan Iron Dome Zionis Israel
Peristiwa infiltrasi pesawat tanpa awak Hizbullah Lebanon ke dalam zona udara rezim Zionis Israel dan terbang dengan bebas di dekat instalasi nuklir Dimona Israel membuktikan kelemahan sistem pertahanan rudal Iron Dome menghadapi persenjataan Hizbullah. Kejadian ini menjadi masalah serius bagi kemampuan pertahanan strategis rezim Zionis Israel pasca Perang 33 Hari.
Peristiwa ini bermula sejak tanggal 7 Oktober ketika sumber-sumber keamanan rezim Zionis Israel mempublikasikan berita tentang masuknya sebuah pesawat tanpa awak ke zona udara Palestina pendudukan. Pesawat tanpa awak ini memasuki zona udara Israel melalui arah barat dan dari Laut Mediterania dekat Jalur Gaza. Setelah melakukan manuver selama 30 menit pesawat ini ditembak jatuh oleh sebuah jet tempur dan jatuh di gurun Negev, Selatan Palestina pendudukan di daerah yang tidak berpenghuni.
Sekaitan dengan peristiwa ini, media-media Israel langsung menunjuk Iran berada di balik pengiriman pesawat tanpa awak ini. Mereka menyebutkan, pengiriman pesawat tanpa awak canggih semacam ini membutuhkan peralatan elektronik yang sangat kuat dan Hizbullah tidak memilikinya. Sementara para pejabat rezim Zionis Israel mengambil sikap yang berbeda sesuai dengan kekalahan-kekalahan mereka yang lalu.
Miri Regev, anggota Parlemen Israel (Knesset) dan mantan anggota militer Israel kepada Radio Perancis mengatakan, "Pesawat tanpa awak ini milik Iran dan diterbangkan oleh Hizbullah."
Sementara Kementerian Peperangan Israel belum mengakui adanya hubungan antara masuknya pesawat tanpa awak ke Israel ini dengan Hizbullah
Keesokan harinya semua berubah. Para penyidik yang diturunkan untuk meneliti bangkai pesawat tanpa awak akhirnya mengumumkan, pesawat tanpa awak ini dikirim oleh Hizbullah memasuki zona udara Israel sebagai wakil dari Iran. Tujuan utama dari pengiriman pesawat tanpa awak ini adalah menguji kesiapan Israel dalam menghadapi aksi-aksi mengejutkan semacam ini."
Ehud Barak, Menteri Peperangan Israel juga ikut mereaksi infiltrasi pesawat tanpa awak Hizbullah ini dengan ucapannya, "Dalam waktu dekat Israel akan membalas masuknya pesawat tanpa awak ini ke zona udaranya."
Sekaitan dengan hal ini, koran Israel Haaretz menulis,"Aksi infiltrasi seperti pesawat tanpa awak ini, sekalipun dilakukan tanpa program dan tujuan tertentu tetap terhitung mampu menghancurkan kewibawaan Israel."
Beberapa tahun lalu rezim Zionis Israel sempat berkoar-koar bahwa zona udaranya tidak dapat ditembus. Tidak ada benda terbang apapun yang dapat memasuki zona udaranya. Karena setiap benda terbang apa saja yang mencurigakan pasti akan ditembak oleh sistem pertahanan rudal "Iron Dome". Namun peristiwa 7 Oktober lalu merupakan tamparan memalukan dari Hizbullah yang mengirimkan pesawat tanpa awak ke dalam zona udara Israel dan sempat terbang selama 30 menit. Peristiwa ini menunjukkan klaim Israel soal zona udaranya hanya bualan dan konsumsi media saja.
Pada 2006 lalu dalam Perang 33 Hari antara Hizbullah dengan rezim Zionis Israel, Hizbullah sempat menggunakan pesawat tanpa awak Ababil yang mampu membawa bahan peledak. Sekali lagi Hizbullah pada 2010 mengirim pesawat tanpa awak dan memasuki gurun Negev sebelum akhirnya ditembak jatuh oleh jet tempur Israel.
Oleh karenanya, pesawat tanpa awak yang sempat berputar selama 30 menit di udara Israel harus lebih canggih dari drone sebelumnya. Kemungkinan besar pesawat tanpa awak yang ditembak 7 Oktober lalu oleh Israel merupakan versi lebih canggih dari Ababil atau pesawat tanpa awak Mersad. Terlebih lagi ketika menurut Sayid Hasan Nasrullah, pesawat tanpa awak ini masuk dari Selatan Palestina pendudukan, sementara Lebanon berada di Utara Palestina pendudukan.
Hizbullah mengetahui bahwa militer Israel memfokuskan pertahanannya di utara Palestina pendudukan yang berbatasan dengan Lebanon. Dengan demikian, masuknya pesawat tanpa awak Hizbullah dari Selatan Palestina pendudukan dan itu berarti sejauh ratusan kilometer pesawat ini harus melalui jalur laut. Penerbangan jauh melewati laut membutuhkan kemampuan khusus bagi pesawat tanpa awak, terlebih lagi sistem kontrol darat biasanya hanya mampu mengontrol hingga jarak 200 kilometer.
Surat kabar al-Quds al-Arabiah ketika mereaksi peristiwa ini menulis, sekalipun para pejabat Iran tidak mengakui atau membantah soal pengiriman pesawat tanpa awak ini
Cara Busuk AS Kuasai Minyak Irak
Berlanjutnya kontrak terpisah antara perusahaan-perusahaan minyak asing khususnya perusahaan minyak Amerika Serikat dan pemerintah wilayah semi-otonom Kurdistan Irak telah meningkatkan friksi antara pemerintah pusat Baghdad dan pemerintah Kurdistan.
Duta Besar Irak untuk Washington Jaber Habibmengatakan, Gedung Putih harus menekan perusahaan minyak AS Exxon Mobil untuk menghentikan aktivitasnya di wilayah Kurdistan Irak. Ia menegaskan bahwa berlanjutnya kegiatan perusahaan Exxon Mobil di Kurdistan menimbulkan berbagai masalah politik dan sosial, dan hal ini harus diperhatikan dengan serius.
Tak diragukan lagi bahwa berlanjutnya kontrak terpisah antara berbagai perusahaan asing dan pemerintah Kurdistan telah mengobarkan ketegangan di Irak mengingat negara ini tengah dilanda krisis politik. Pemerintah pusat Baghdad pada dasarnya menentang kelanjutan kontrak terpisah antara perusahaan minyak asing dan pemerintah Kurdistan. Meski demikian, kedua belah pihak sebelumnya telah sepakat bahwa pemerintah Kurdistan dapat melanjutkan kontraknya dengan syarat sebagian laba dari kontrak tersebut disetorkan kepada pemerintah pusat.
Namun sayangnya kesepakatan tersebut tidak dilaksanakan oleh pemerintah Kurdistan, sementara perusahaan-perusahan minyak asing terus memperpanjang kontrak terpisahnya dengan pemerintahan ini. Menurut pemerintah pusat Irak, kontrak-kontrak terpisah itu sama halnya telah melecehkan kedaulatan nasional negara ini. Akibatnya, perselisihan tentang ekspor minyak dan pembagian distribusi penghasilan ekspor tersebut akan semakin meningkat antara Kurdistan dan Baghdad.
Sebenarnya kedua belah pihak telah berulang kali menggelar perundingan namun hingga kini tidak membuahkan hasil yang signifikan, sebab pemerintah Kurdistan terus melanjutkan kontrak-kontrak terpisahnya dengan berbagai perusahaan asing tanpa mengindahkan kesepakatan sebelumnya.
Pemerintah Baghdad sebelumnya telah memperingatkan tentang kelanjutan kontrak perusahaan minyak asing dengan pemerintah Kurdistan dan menegaskan bahwa tindakan itu telah menyepelekan kedaulatan Irak. Baghdad juga mengancam perusahaan-perusahaan asing dengan pembatalan berbagai kontrak jika mereka melanjutkan kontrak terpisah dengan Kurdistan. Namun ancaman itu tidak diperhatikan oleh perusahaan minyak Amerika.
Di sisi lain, Gedung Putih tentunya juga setuju atas berlanjutnya kontrak-kontrak terpisah tersebut, sebab kontrak itu sangat menguntungkan perusahaan minyak Amerika, bahkan meningkatknya friksi antara pemerintah pusat Baghdad dan wilayah Kurdistan akan mempermudah bagi Washington untuk menggapai ambisinya di Irak. Hal itu juga akan menguntungkan tujuan jangka panjang Gedung Putih di negara kaya minyak ini, mengingat Amerika selalu berupaya mengusai minyak dan gas Irak.
Para pejabat Washington dan pemerintah Kurdistan mempunyai hubungan khusus, bahkan Amerika mendukung penuh upaya separatisme sejumlah gerakan Kurdi di Irak. Gedung Putih juga ingin terus menekan pemerintah Baghdad dengan cara-cara seperti itu.
Berlanjutnya kontrak terpisah antara perusahaan asing dan pemerintah Kurdistan menuai protes keras dari para pejabat Irak. Abdul Salam al-Maliki, anggota Komisi Ekonomi dan Investasi Parlemen Irak mengecam perusahaan minyak Exxon Mobil dan menilai tindakan perusahaan ini telah melanggar undang-undang Irak. Ia mengatakan bahwa jika perusahaan ini terus melanjutkan kontrak terpisah dengan pemerintah Kurdistan maka pemerintah Baghdad akan memberikan sanksi berat terhadap perusahaan ini.
"Exxon Mobil akan bernasib sama dengan perusahaan Blackwater (perusahaan keamanan AS) yang beraktifitas di Irak," tegasnya.
Israel Siapkan Eskalasi Serangan
Israel mengancam akan meningkatkan serangan brutalnya terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, yang telah berada selama bertahun-tahun diblokade rezim Zionis.
Menteri Peperangan Israel, Ehud Barak mengatakan Rabu (24/10) bahwa warga Gaza akan lebih menderita akibat roket-roket yang ditembakkan dari wilayah itu ke Palestina pendudukan.
"Hamas akan menerima hukuman atas apa yang telah terjadi di sini," kata Barak, menyinggung pada Gerakan Muqawama Islam Palestina yang berkuasa di Gaza.
"Jika mereka tidak bisa tenang dan tembakan roket terus berlanjut, militer Israel akan membalas," tambah Barak mengatakan.
Sejak Selasa malam, sedikitnya empat warga Palestina gugur syahid dan sejumlah lainnya cedera akibat serangan Israel ke Gaza.
Kelompok-kelompok muqawama Palestina juga menembakkan roket sebagai balasan atas serangan rezim Zionis.
Jalur Gaza telah diblokade sejak Juni 2007, yang mengakibatkan penurunan standar hidup, eskalasi pengangguran dan angka kemiskinan.
Idul Qurban, Hari Pengorbanan dan Penghambaan
10 Zulhijjah atau hari raya Idul Adha adalah salah satu hari raya terbesar bagi umat Islam. Perayaan ini sebagai pengingat atas pengorbanan besar Nabi Ibrahim as yang mengorbankan anaknya, Ismail as, demi meraih keridhaan Allah Swt dan mencapai derajat mulia di sisi-Nya atas kesabaran, ketabahan dan keteguhan iman dalam menghadapi ujian Ilahi.
Idul Adha atau hari raya Qurban yang tiba setelah wukuf di Arafah, Muzdalifah dan Mina merupakan hari raya pembebasan dari keterikatan dunia dan hari penyerahan serta penghambaan kepada Tuhan Pencipta Alam Semesta. Hari raya Qurban adalah hari di mana manusia dihadapan Allah Swt mengorbankan segala yang dimilikinya hingga iman dan amal shalehnya mengantarkan manusia kepada takwa dan penghambaan yang hakiki.
Hari Qurban adalah hari di mana para jemaah haji bersyukur atas taufik yang diberikan Allah Swt sehingga mereka dapat menunaikan ibadah haji dan menang dalam medan perang melawan setan. Mereka kemudian menyembelih keterikatan mereka terhadap selain Allah Swt dan merayakan kemenangan tersebut. Hari Qurban merupakan hari untuk "terbang" menuju Allah dengan sayap-sayap iman.
Nabi Ibrahim as dalam mimpinya melihat anak tercintanya Ismail as telah ia korbankan di jalan Allah Swt. Beliau bermimpi tentang hal itu hingga tiga kali dan memahami bahwa antara cinta kepada anak dan "menyatu" kepada Allah Swt, maka ia harus mengorbankan anaknya. Kemudian Nabi Ibrahim as memutuskan untuk melaksanakan tugas tersebut. Di sini perlu dicatat bahwa mimpi para Anbiya adalah benar dan berbeda dengan mimpi orang biasa.
Langkah pertama yang diambil oleh Nabi Ibrahim as adalah mengabarkan perihal mimpinya itu kepada anaknya terlebih dahulu. Beliau kepada Ismail as berkata, "Hai anakku! Sesungguhnya aku melihatdalam mimpi bahwa aku menyembelihmu!maka pikirkanlah apa pendapatmu!" Ismail as yang cinta kepada Allah Swt dan ayahnya, menjawab, "Hai bapakku,kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar". (As-Saffat, ayat 102).
Kebesaran hati ayah dan anak itu telah membingungkan setan. Setan kadang-kadang menggoda Nabi Ibrahim as dan terkadang istrinya atau anaknya hingga mereka membatalkan rencana tersebut. Namun ketiganya menolak bisikan setan dan justru menghantam "dada" setan. Menurut sebuah riwayat, setan mengikuti Nabi Ibrahim as dan ketika sampai ke Jumrah pertama, beliau mengusir setan dengan tujuh lemparan batu dan ketika sampai ke Jumrah kedua, setan kembali tampak dan beliau mengusirnya dengan tujuh lembaran batu. Hal itu terulang hingga ke Jumrah ketiga.
Setelah berhasil mengusir setan yang menggodanya supaya mengurungkan niat dan keputusannya, Nabi Ibrahim as kemudian menidurkan Ismail yang sangat dicintainya itu dan menempelkan pisaunya ke leher anaknya lalu menggerakkannya, namun pisau yang tajam tersebut seolah-olah tumpul dan tidak mampu menggores kulit leher Ismail sedikitpun. Ibrahim as sangat heran atas kejadian itu dan kemudian ia menggerakkan pisaunya lebih cepat namun atas berkat kekuasaan Allah Swt, pisau itu tidak mempan sama sekali.
Sementara itu, para malaikat dengan penuh kekaguman menyaksikan semua pengorbanan dan keikhlasan Ibrahim as dan anaknya. Mereka datang kepada beliau dengan membawa wahyu dari Allah Swt, kemudian Allah Swt mengirim seekor domba untuk dikorbankan sebagai pengganti Ismail as.
Peristiwa ini diabadikan dalam surat As-Saffat ayat 103, 104 dan 105 yang berbunyi, "Tatkala keduanya telah berserah diridan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipisnya. Dan Kami panggil dia, Hai Ibrahim! Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpimu itu. Sesungguhnya demikianlahKami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya inibenar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu (Nabi Ismail)dengan seekor sembelihan(yakni dengan dombayang besar)."
Pengorbanan Ismail as menjadi pelajaran tentang sebuah keikhlasan dan penghambaan yang sebenarnya. Apa yang diperintahkan Allah Swt maka tanpa banyak bertanya langsung mengerjakannya. Nabi Ibrahim as ditugaskan oleh Allah Swt untuk menyembelih anak tercintanya dan ini merupakan tugas yang sangat berat, namun beliau dengan penuh ikhlas dan kesabaran menunaikan perintah tersebut dan akhirnya beliau lulus atas ujian besar itu. Penyembelihan ini pada dasarnya merupakan penyerahan murni Nabi Ibrahim as kepada perintah Allah Swt dan mengesampingkan selain-Nya.
Nabi Ibrahim as menjelaskan dengan indah kepada Ismail as tentang perintah penyembelihan itu dan meminta pendapatnya. Beliau ingin mengajak anaknya untuk bergabung dalam jihad besar ini hingga ia merasakan lezatnya penyerahan diri kepada Allah Swt dan mencicipi keridhaan-Nya. Selain itu, Ismail as juga ingin supaya ayahnya bertekad kuat dalam keputusannya. Ia kepada ayahnya tidak berkata "Sembelihlah aku", tetapi mengatakan, "Lakukanlah setiap tugas yang dibebankan Allah Swt kepadamu dan aku menerima perintah-Nya." Dengan demikian, Ismail as tetap menjaga tahapan "adab" di hadapan Tuhan dalam bentuk yang paling baik dan bersandar pada kehendak Allah Swt serta memohon taufik ketabahan dan kesabaran dari-Nya.
Jemaah haji di Mina sebelum mengorbankan domba atau unta, mereka membawa jiwanya ke altar cinta dan mengorbankannya terlebih dahulu. Allah Swt dalam surat al-Hajj ayat 37 berfirman, "(Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai keridaan Allah) tidak dapat diterima di sisi-Nya (tetapi ketakwaan daripada kalianlah yang dapat mencapai keridaan-Nya) yaitu yang dapat sampai kepada-Nya hanyalah amal saleh yang ikhlas disertai iman…"
Dengan demikian, hikmah dan manfaat dari amalan ini tidak hanya terbatas bagi para jamaah haji. Manfaat ini tidak lain adalah takwa dan kesalehan. Takwa kepada Allah Swt menempatkan para peziarah Kabah yang ikhlas di bawah wilayah Allah Swt dan menghapus kotoran-kotoran hati. Imam Jafar Shadiq as berkata, "Ketika melakukan korban, potonglah pangkal tenggorokan (leher) dan pembuluh nafsu serta ketamakan (keserakahan)."
Poin menarik dari riwayat tersebut adalah ketamakan diibaratkan seperti leher sehingga ketika berkorban maka leher ketamakan harus dipotong supaya akar-akar ketamakan itu tercabut. Mungkin karena hal inilah sehingga takwa yang bernilai terletak pada pengorbanan sehingga hari raya Qurban disebut sebagai Haji Akbar. Para peziarah Kabah setelah bersabar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan menjauhi simbol-simbol keduniaan sampailah pada tempat kediamannya yang terakhir dan merayakan Idul Qurban.
Setiap amalan dalam ibadah haji mempunyai rahasia yang bertujuan untuk mendidik jiwa manusia. Memakai pakain ihram hingga mengucapkan Labaika Allahumma Labaik ,Tawaf, Sai dari Safa ke Marwa, wukuf di Arafah, Muzdalifah dan Mina, meyembelih hewan Qurban dan lain sebagainya bertujuan untuk mendidik dan membersihkan jiwa manusia.
Setelah menyembelih hewan Qurban, para jemaah haji harus memangkas rambutnya atau memotong kukunya menjadi pendek yang disebut dengan Taqsir atau Tahliq (mencukur rambut hingga habis). Rambut adalah keindahan dan kecantikan bagi manusia. Dalam hukum Fiqih disebutkan bahwa barang siapa yang menggunduli rambut seseorang dan menghilangkan kecantikan dan keindahannya serta merusak harga diri orang tersebut maka ia harus membayar denda. Hal ini berbeda dengan para jemaah haji. Setelah mereka berkurban di Mina, mereka harus mencukur rambutnya dan mengorbankan keindahan fisiknya di jalan Allah Swt yaitu menghapus kesombongan dan kebanggaannya, kemudian kembali ke Mekah sebagai "rumah" Tuhan yang dipenuhi dengan keamanan.
Para jemaah haji di samping Kabah berkata, "Tuhanku, rumah ini adalah rumah-Mu, dan tempat suci ini adalah tempat-Mu. Hamba ini adalah hamba yang rendah dan melarikan diri dari jiwanya yang berlumuran dosa menuju kepada-Mu." Pada dasarnya, manasik haji merupakan perumpamaan yang komprehensif dari perjalanan ruh manusia menuju Allah Swt.
Imam Sajjad as mempunyai doa yang isinya sangat indah mengenai hari raya Idul Qurban. Selain mensifati Allah Swt, beliau dalam doanya hanya berharap kepada-Nya dan dengan ikhlas dan tulus bermunajat serta mengutarakan semua kebutuhannya.
Contoh kecil dari penggalan doa beliau sebagai berikut, "Ya Allah, hari ini adalah hari yang diberkati dan hamba-hamba-Mu yang mengesakan-Mu di hari ini saling berkumpul dan bersama-sama dalam satu tempat. Semua mempunyai permintaan kepada-Mu dan semua mengharap karunia-Mu serta takut akan kemurkaan-Mu. Dalam kondisi ini, lihatlah mereka dan penuhilah hajat-hajat mereka. Ya Allah limpahkanlah salam kepada Muhammad dan keluarganya dan gabungkanlah kami dalam doa terbaik dari setiap hambamu yang beriman di mana mereka pada hari ini bermunajat kepada-Mu…."
Iran Akan Tindak Perusak Pasar Valas
Menteri Perekonomian dan Kas Negara Iran, Sayid Shamsoddin Hoseini menekankan pengadaan sumber-sumber valas dari ekspor non-migas sebagai prioritas pemerintah saat ini, juga mengkonfirmasikan ketegasan pemerintah menindak para perusak pasar valas di dalam negeri.
Fars News melaporkan, hal itu dikemukakan Sayid Hoseini Rabu malam (24/10). Seraya menyinggung motif musuh dalam memberlakukan dalam memberlakukan sanksi terhadap Iran, Sayid Hoseini mengatakan, "Sekarang musuh ingin menekan pemerintah Iran di sektor ekonomi dan oleh karena itu semua pihak harus lebih fokus memulihkan sektor ekonomi."
Menyinggung pernyataan Rahbar (Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei) tentang perang ekonomi yang dilancarkan Barat, Sayid Hoseini mengatakan, "Ini adalah sebuah perang tak seimbang dan jika kita telusuri seluruh program musuh, mereka sedang menggulirkan politik konfrontatif dan perang urat syaraf terhadap Iran melalui media mainstream."
Ditambahkannya, "Perencanaan pemerintah harus sesuai untuk menghadapi langkah-langkah musuh."
Sayid Hoseini mengatakan, "Musuh telah memfokuskan strategi mereka untuk menurunkan tingkat investasi di Iran dan merusak produksi khususnya di sektor minyak dan gas."
Menteri Perekonomian dan Kas Negara Iran menejlaskan bahwa mengingat sumber alam melimpah yang dimiliki Iran, musuh berusaha membatasi atau bahkan menutup sumber-sumber tersebut."
"Mereka ingin mereduksi pendapatan pendapatan minyak dan meningkatkan pengeluaran ekonomi nasional. Di satu sisi musuh juga menggulirkan perang urat syaraf dengan berusaha mengesankan dampak buruk dari sanksi mereka terhadap Iran," katanya.
Menurutnya, musuh dengan tipudaya berusaha menciptakan perpecahan antara rakyat dan pejabat negara, namun mereka akan gagal dalam hal ini.




























