کمالوندی
Membantah Fitnah Takfiri: IRAN DAN YAHUDI MESRA???
Komunitas Yahudi tidak semuanya mendukung berdirinya negara Israel, sebagain kecil dari mereka juga menentangnya dan menyebut pendirian negara Israel adalah bid'ah dalam agama Yahudi.
Menurut Kantor Berita ABNA, selalu saja diulang-ulang, untuk menunjukkan kemesraan Yahudi dengan Iran, sering ditampilkan foto Presiden Iran Ahmadi Nejad sedang bercengkrama dengan Rabbi Yahudi. Apa semua komunitas Yahudi pro Israel, apa semua penganut Yahudi berpaham Zionisme?
Ternyata tidak, dan komunitas yahudi anti Zionislah yang berfoto bersama Ahmadi Nejad, sebagaimana mereka juga berfoto bersama Yusuf Qhardawi dan Ismail Haniyah Perdana Menteri Palestina dan pimpinan HAMAS.
Mengapa? karena perjuangannya sama :membela kemerdekaan Palestina dan menentang penjajahan Rezim Zionis Israel.
Perhatikan pin yang dipake Rabbi Yahudi di foto-foto ini, itu pin bendera Palestina, dan perhatikan pula ID cardnya, itu bendera Israel yang dipalang, yang menunjukkan penentangan mereka akan berdirinya negara Israel.
Nabi Muhammad Saw tidak pernah melarang umat Islam bersahabat dengan umat agama lain, termasuk Yahudi, selama tidak memusuhi umat Islam.
Karenanya sangat mengherankan, jika fitnah ini masih juga terus diulang-ulang oleh mereka yang bahkan mengaku sebagai aktivis dakwah. Dan yang lebih mengherankan lagi, jika masih ada juga yang termakan isu dan menyebarkannya.
8 Pelajaran Hidup Sederhana dari Orang-Orang Super Kaya Dunia
Ada ungkapan, orangkaya baru biasanya yang lebih “ngotot” menunjukkan kekayaan mereka. Didukung oleh media sosial, para OKB ini tidak sungkan memamerkan segala hal yang mereka anggap sebagai penanda status sosial dan kekayaan yang mereka miliki.
Mungkin banyak di antara kita yang terlanjur mengidentikkan hidup sederhana dengan kondisi miskin atau kurang uang. Tampilan sederhana dinilai kurang bergaya, bahkan dianggap tidak punya modal.
Diakui atau tidak, masih banyak kalangan yang beranggapan bahwa uang yang melimpah ruah perlu ditunjukkan dalam bentuk penampilan yang serba wah. Sebenarnya, hal itu bukan sebuah persoalan selama uang yang menjadi modal penampilan tersebut berasal dari hasil kerja keras yang halal. Bukan uang hasil korupsi apalagi hasil menipu orang.
Namun, tahukah Anda, para orang super kaya yang ada di dunia ini justru menampilkan gaya hidup yang sederhana? Di era media sosial di mana banyak orang seolah berlomba memamerkan segala hal, para super kaya ini justru menjalankan gaya hidup yang tetap sederhana, hemat dan efisien.
Mereka memilih fokus pada apa hal-hal yang lebih penting dalam hidup, ketimbang menghabiskan waktu dan uang mengurusi penampilan dan hal-hal tersier lain. Bisa jadi, itulah rahasia mengapa mereka bisa mencapai kemakmuran hingga di tingkat luar biasa.
Inilah 8 pelajaran yang bisa kita pelajari dari gaya hidup sederhana orang-orang super kaya dunia, yang disarikan dari berbagai sumber:
1.Mereka hidup di bawah kemampuan
Warren Buffet punya uang lebih dari 68,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 919,35 triliun. Dengan uang sebanyak itu, Buffet sebenarnya mampu membeli rumah dengan harga fantastis yang dia inginkan.
Tapi, kenyataannya, Buffet sudah cukup nyaman tinggal di rumah lama yang dia beli tahun 1958 seharga 31.500 dollar AS sampai saat ini. Hal yang serupa ditunjukkan oleh Mark Zuckerberg yang memiliki kekayaan 51,5 miliar dollar AS.
Kekayaan sebanyak itu memungkinkan pemilik Facebook ini membeli mobil mewah berharga jutaan bahkan miliaran dollar. Namun, Zuckerberg sudah cukup nyaman mengendarai mobil Volkswagen Black Acura TSX seharga 30.000 dollar AS.
2.Mereka tidak mendewakan penampilan
Bila Anda perhatikan, orang-orang super kaya yang jenius itu justru tidak pernah terlalu peduli dengan penampilan luar mereka. Lihat saja penampilan Steve Jobs dengan T-shirt hitam kemana-mana. Juga Zuckerberg yang nyaman saja dengan kaos oblong berwarna abu-abu dan celana jeans.
Mereka memilih strategi seefisien mungkin terutama untuk hal-hal yang kurang mendasar seperti “pakaian apa yang perlu dikenakan hari ini”. Dengan menghemat waktu dan energi memikirkan hal-hal kurang penting, orang-orang superkaya ini bisa memaksimalkan energi dan waktu mereka untuk memikirkan hal lebih penting seperti pengembangan bisnis.
Selain itu, berpenampilan sederhana juga menghindarkan mereka dari langkah pemborosan uang untuk penampilan.
3.Mereka senang beramal
Para orang superkaya dunia senang beramal. Bill Gates, pendiri dan pemilik Microsoft dan tercatat sebagai orang paling kaya sedunia, sudah dikenal sebagai pribadi yang suka sekali beramal. Tahun 2017 ini, Bill Gates menyumbangkan sekitar 4,6 juta dollar AS untuk kegiatan kemanusiaan. Nilai donasi itu adalah yang terbesar yang dikeluarkan oleh Gates dalam 17 tahun terakhir.
Bill Gates memberi pelajaran penting tentang menjadi kaya: mereka yang benar-benar kaya adalah mereka yang senang memberi. Sejauh ini, Bill Gates mencatat kekayaan senilai 90 miliar dollar AS atau Rp 1.200-an triliun.
Bukan hanya Bill Gates yang senang beramal. Orang superkaya lain seperti Buffet, George Soros, sampai Chuck Feeney, pendiri Duty Free Shops, juga dikenal sebagai pesohor kaya raya yang senang berbagi pada sesama.
4.Mereka membawa bekal makan siang
Anda pasti sudah sering membaca betapa besar nilai penghematan hanya dari kebiasaan membawa bekal makan siang dari rumah? Membawa bekal makan siang dari rumah bukan cuma membantu Anda lebih hemat uang jajan, tapi juga bisa menghemat waktu Anda dari kebingungan mencari tempat makan yang tepat saat jam makan siang tiba.
Anda bisa lebih fokus memakai waktu tersebut untuk melakukan hal lain yang lebih penting. Charlie Ergen, pemilik Dish Network, yang memiliki kekayaan bersih 14,4 miliar dollar AS, sampai hari ini masih rajin membawa bekal makan siang dari rumah berisi sandwich dan minuman ringan setiap berangkat ke kantor.
Bukan cuma itu, Ergen juga berbagi kamar dengan kolega kerja ketika tengah berdinas ke luar kota.
5.Mereka tidak manja
Banyak kalangan yang baru kaya sudah merasa berhak atas kenyamanan tingkat tinggi. Misalnya, membawa mobil pribadi kemana-mana walau terhadang macet yang sering tidak masuk akal. Ingvar Kampard, pendiri IKEA, yang memiliki kekayaan bersih 39,3 miliar dollar AS, sampai hari ini masih nyaman-nyaman saja memakai transportasi umum kemana-mana.
Sebagai salah satu orang terkaya di dunia, Kampard tidak merasa harus mengubah gaya hidupnya menjadi serba wah. Kampard masih senang bepergian menumpang pesawat kelas ekonomi dan makan siang di kafetaria bersama karyawan-karyawannya dan naik bus kemana-mana.
6.Mereka pendukung hidup hemat energi
Para orang super kaya selalu menyukai konsep hidup efisien dan hemat energi. Salah satu orang taipan terkenal asal India, Azem Premji . Premji yang memiliki Wipro Ltd dan kekayaan bersih 16,6 miliar dollar AS, rajin mengingatkan para karyawannya agar tidak lupa mematikan lampu setelah selesai dipakai. Premji juga asyik-asyik saja kemana-mana menumpangi pesawat kelas ekonomi dan menyetir mobil bekas.
7.Mereka selalu membayar lunas utang kartu kredit
Para super kaya jarang membawa uang tunai dalam jumlah besar. Mengutip Bussiness Insider, para orang super kaya lebih nyaman membawa uang tunai seperlunya sesuai dengan kebutuhan. Mereka juga pengguna kartu kredit yang cerdas dengan selalu membayar penuh tagihan kartu kredit supaya tidak perlu membayar bunga kart kredit yang mahal.
Para orang super kaya ini selalu menerapkan strategi yang jeli dalam mengelola uang mereka supaya bisa mereka gunakan seoptimal mungkin.
8.Mereka rendah hati
Ada ungkapan, orangkaya baru biasanya yang lebih “ngotot” menunjukkan kekayaan mereka. Didukung oleh media sosial, para OKB ini tidak sungkan memamerkan segala hal yang mereka anggap sebagai penanda status sosial dan kekayaan yang mereka miliki.
Nah, bagaimana dengan mereka yang memang sungguh-sungguh kaya? Kebanyakan orang yang super kaya, justru enggan memamerkan kekayaan mereka. Para taipan yang super kaya justru lebih sering bersikap rendah hati.
Contohlah pendiri Zara, Amancio Ortega yang tercatat sebagai orang terkaya nomer tiga di dunia dengan kekayaan 82,3 miliar dollar AS. Memiliki kekayaan berlimpah tidak mengubah gaya hidup Ortega menjadi super wah. Dia tidak segan bergabung dengan para karyawannya di kantor pusat Zara untuk makan siang di kafetaria.
Penampilan Ortega juga sederhana dengan memakai blazer biru, kemeja putih dan celana abu-abu. Walau memiliki jet pribadi seharga 45 juta dollar AS, Ortega jarang memakainya karena waktunya sudah habis untuk bekerja.
Prinsip Keadilan Pancasila dan Islam itu Sama
"Nah, pancasila seperti Islam, mengenal hak milik pribadi itu. Pancasila seperti Islam tidak anti orang kaya. Hak milik pribadi itu dijamin, tetapi hak milik pribadi itu harus memiliki fungsi sosial. Di mana hak milik ini digunakan. Jadi jangan mentang mentang punya hak milik lalu digunakan semena-mena atau dikuasai seenaknya."
Menurut Kantor Berita ABNA, Kepala Pelaksana Unit Kerja Presiden Bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif menegaskan bahwa prinsip keadilan di dalam pancasila dengan moral keadilan di dalam Islam itu sama.
Demikian dikatakan Yudi Latif saat menjadi satu dari tiga pembicara pada acara seminar nasional yang diselenggarakan Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) dengan Departemen Ilmu Ekonomi Syariah IPB di Gedung Auditorium CCR IPB, Bogor, Jumat (19/1) ini mengusung tema Islam, Ekonomi, dan Kebangsaan.
Menurut penulis buku Negara Paripurna, Historisitas, Rasionalitas, Aktualitas Pancasila ini, selain makhluk ruhani, manusia mempunyai jasmani. Oleh Karen itu, manusia memerlukan sandang, pangan, dan papan.
"Cara berbagi kasih terhadap sesama manusia. Dengan berbagi kebutuhan-kebutuhan jasmaninya, itulah yang disebut dengan keadilan sosial," katanya dalam acara yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 KMNU ini.
Hal itu berbeda misalnya, dengan kapitalisme yang memperjuangkan keadilan dengan cara tidak mengenal hak milik kolektif.
"Yang ada hanya milik pribadi dengan agen utamanya menyerahkan kepada mekanisme pasar," ujar pria yang juga Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia (PSIK-Indonesia) ini.
Sebaliknya, menurut Pimpinan Pesantren Ilmu Kemanusiaan dan Kenegaraan (PeKiK-Indonesia) ini, komunisme tidak mengenal hak milik pribadi, tapi semuanya hak milik bersama.
"Nah, pancasila seperti Islam, mengenal hak milik pribadi itu. Pancasila seperti Islam tidak anti orang kaya. Hak milik pribadi itu dijamin, tetapi hak milik pribadi itu harus memiliki fungsi sosial. Di mana hak milik ini digunakan. Jadi jangan mentang mentang punya hak milik lalu digunakan semena-mena atau dikuasai seenaknya," terangnya.
Pada forum tersebut, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menjadi keynote speaker sekaligus membuka acara dengan menabuh genjring.
Selain yudi Latif, hadir juga dua pembicara lain, yaitu Guru BesarFakultas Teknologi Pertanian UGM H Mochammad Maksum Machfoedz, dan Direktur PT Bank Syariah Mandiri Putu Rahwidhiyasa.
Indonesia Menjadi Tuan Rumah Seminar Internasional Tasawuf Imam Al Ghazali
Seminar ini diselanggarakan atas kerjasama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Jam`iyyah Ahlith Thariqah al-Mu`tabarah an Nahdliyyah (JATMAN ), Univerisitas As Syafiiyah Jakarta dan Yayasan Amanah Kita.
Menurut Kantor Berita ABNA, untuk pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah Seminar Internasional Tasawuf. Kali ini Seminar Internasional yang berlangsung di Jakarta di ruangan Flores hotel Borobudur akan mengangkat tokoh tasawuf dunia yaitu Imam al Ghazali, Jumat (19/1).
Seminar Internasional yang berlangsung pada hari ini tanggal 19 Januari 2018 ini dihadiri oleh para ulama dari dalam maupun luar Negeri. Seminar dengan tema Peran dan Kontribusi Tasawuf Imam al Ghazali dalam Membangun Peradaban Dunia yang Damai dan Harmoni ini bertujuan untuk merespon dinamika global yang sarat dengan konflik dan perselisihan melalui pendekatan spiritual hingga dapat menciptakan suatu persatuan yang hakiki.
“Kita Mencari suatu titik temu dari perbedaan pemahaman keislaman umat Islam sedunia, atas dasar prinsip Islam yang menyatukan umat. Di samping itu kita ingin mengajak umat untuk lebih memahami aspek subtansi dalam ajaran Islam dan membangun harmoni sosial sesama umat manusia sebagai perwujudan dari Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin. Kita juga berkeinginan untuk memperkenalkan pemikiran Imam al Ghazali sebagai tokoh ulama dunia Islam yang diterima oleh semua Mazhab Islam dalam merespon persoalan dunia global,” ungkap Dr. Ali Abdillah, MA sekretaris panitia penyelenggara Seminar.
Akhirnya tujuan diadakannya Seminar Internasional ini akan membahas tiga poin penting:
Aspek Substansi, yaitu membahas pemikiran dan ajaran Imam al Ghazali dan kontribusinya dalam dunia Islam yang ajarannya bisa menjadi oase kegersangan spiritual umat Islam.
Aspek Transmisi, Yaitu membahas penyebaran dan pengaruh ajaran Imam al Ghazali di seluruh dunia, mulai dari Timur Tengah, Eropa, Afrika, China, Rusia, Asia dan Nusantara.
Deklarasi Dukungan, Para ulama tasawuf internasional –pengkaji tasawuf Imam al Ghazali- akan menyampaikan deklarasi dukungan terhadap pembangunan makam Imam al Ghazali di Thus, Iran dengan harapan semoga hal ini menjadi awal kebangkitan membangun peradaban dunia yang damai dan harmoni.
Adapun pembicara dalam Konferensi Internasional ini antara lain Habib Luthfi bin Ali bin Yahya, pemimpin Am JATMAN, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, Dr. Mazen Sherif dari Tunisia, Dr. KH. Luqman Hakim, MA, Shaykh Fayegh Rostami Ulama Ahlu Sunnah Syafi’i dari Iran, Dr. Azis al-Qubaiti dari Maroko, Azis Abidin dari Amerika Serikat. Adapun pembicara yang lain adalah Dr. Ibrahim Abdulev dari Rusia, Prof. Dr. Mokhtari, Rektor Universitas Lintas Mazhab dari Iran dan Dr. H. Ilyas Ismail, MA.
Dan yang terakhir penandatanganan deklarasi hasil konferensi Internasional ini akan dilakukan oleh Prof. Dr. Achmad Mubarok, MA selaku ketua pelaksana Seminar dan Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj sebagai perwakilah NU dengan Ayatollah Huseini Shahroudi selaku perwakilan resmi dari Negara Iran.
Seminar ini diselanggarakan atas kerjasama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Jam`iyyah Ahlith Thariqah al-Mu`tabarah an Nahdliyyah (JATMAN ), Univerisitas As Syafiiyah Jakarta dan Yayasan Amanah Kita.
3 Universitas di Indonesia Ajak Universitas Tehran Tingkatkan Kerjasama
Menurut Kantor Berita ABNA, utusan khusus Presiden Republik Indonesia untuk Dialog dan Kerjasama antar Agama dan Peradaban Prof. Dr. KH. Muhammad Din Syamsuddin dalam kunjungannya ke Iran dalam rangka menjadi pembicara pada International Conference of Asian Cultural Dialogues yang berlangsung di Tehran (13/1) juga turut mengunjungi Universitas Tehran, salah satu universitas terbaik di Iran.
Disambut Dekan Fakultas Universitas Tehran World Study Dr. Sayyed Amoli di ruang kerjanya, Prof. Dr. Din Syamsuddin membicarakan mengenai upaya peningkatan kerjasama Universitas Tehran dengan lembaga-lembaga pendidikan tinggi di Indonesia. Turut mendampingi Prof. Din Syamsuddin, Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Yudian Wahyudi, Dekan Fakultas Filsafat UGM, Dr. Arqom Kuswanjono dan Cholil N dari UIN Malang.
Masyarakat Semakin Matang Dalam Berdemokrasi
Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, semua patut berbangga bahwa bangsa Indonesia telah berhasil menyelenggarakan beberapa kali pemilu, baik pemilihan anggota legislatif, pemilihan presiden dan wakil presiden, dan pemilihan kepala daerah gubernur, bupati, dan wali kota secara demokratis, damai, aman, dan tertib.
Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Rapat Pimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun 2018, di Aula Gedung Gatot Subroto Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (23/1) pagi.
Rapim yang diikuti oleh 359 perwira tinggi (Pati), meliputi 180 Pati TNI dan 179 Pati Polri itu mengambil tema, “Dilandasi dengan Sinergi, Soliditas dan Profesionalitas, TNI-POLRI Siap Mengamankan Pilkada Serentak 2018 dan Tahapan Pemilu 2019 dalam rangka Menjamin Kelangsungan Pembangunan Nasional”.
Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, semua patut berbangga bahwa bangsa Indonesia telah berhasil menyelenggarakan beberapa kali pemilu, baik pemilihan anggota legislatif, pemilihan presiden dan wakil presiden, dan pemilihan kepala daerah gubernur, bupati, dan wali kota secara demokratis, damai, aman, dan tertib.
“Artinya, masyarakat kita semua semakin dewasa, semakin matang dalam berdemokrasi, semakin dewasa dalam berpolitik, semakin matang dalam berpolitik,” ujar Presiden Jokowi.
Presiden menilai, bahwa Polri dan TNI telah menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengamankan setiap perhelatan demokrasi yang telah dilakukan. “Untuk itu, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI dan Polri,” ucap Presiden Jokowi.
Pembukaan Rapim TNI/Polri itu dihadiri oleh Menko Polhukam Wiranto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Jaksa Agung Prasetyo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Pesan Rahbar untuk Konferensi Mahasiswa Islam Eropa ke-52
Pemuda-pemuda mahasiswa harus mengenali perkembangan dan harapan itu dengan tepat serta mempersiapkan dirinya.
Menurut Kantor Berita ABNA, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Uzma Sayid Ali Khamenei, pada Rabu (24/1), dalam pesan tertulisnya untuk Persatuan Asosiasi Mahasiswa Islam di Eropa yang tengah mengadakan Konferensi yang ke-52. Ia dalam pesannya, menekankan bahwa pemuda dan mahasiswa harus mengenal zaman sekarang dan perkembangannya serta mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin berat.
Pesan ini baru dirilis hari ini, Sabtu (27/1). Redaksi pesan Ayatullah Sayid Ali Khamanei adalah sebagai berikut:
Bismillahirrohmanirrohim
Pemuda-pemuda mahasiswa yang saya cintai!
Zaman sekarang dan perkembangannya menentukan harapan-harapan dari kawula muda. Harapan-harapan itu tidak ada atau belum dikenal pada masa-masa sebelumnya. Pemuda-pemuda mahasiswa harus mengenali perkembangan dan harapan itu dengan tepat serta mempersiapkan dirinya.
Himpunan-himpunan Islami dan suasana keagamaan yang terdapat di dalamnya bisa membantu kalian dalam persiapan ini. Poin utamanya adalah hendaknya kalian bekerja demi Allah Swt dan dengan semangat menjalankan tugas.
Manakala kalian memperoleh taufik ini, maka hidayah Ilahi juga akan datang membantu kalian. Insyaallah.
Saya doakan semoga Allah Swt melimpahkan kebahagiaan kepada kalian semua.
Sayid Ali Khamenei
24 Januari 2018
Persatuan Asosiasi Mahasiswa Islam di Eropa berdiri pada bulan Desember tahun 1965 atas prakarsa Ayatullah Behesti.
11 Kewajiban Seorang Muslim Dihadapan Rasulullah saw
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (Al-Ahzab 56)
Rasulullah saw telah memberikan segala yang beliau miliki untuk umatnya. Jiwanya, hartanya dan sepanjang hidupnya beliau habiskan untuk menyelamatkan umat. Pasti akan terbesit dibenak kita, dengan melihat jasa Rasulullah saw yang begitu besar, apa tugas dan kewajiban kita dihadapan beliau? Walaupun mustahil kita bisa membalas jasa Rasulullah saw namun Al-Qur’an dengan jelas mengabarkan kewajiban kita dihadapan beliau. Berikut ini adalah kewajiban seorang muslim dihadapan Nabi Muhammad saw.
1. Beriman kepadanya.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ آمِنُواْ بِاللّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَى رَسُولِهِ -١٣٦-
“Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” (An-Nisa’ 136)
قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعاً الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ لا إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ يُحْيِـي وَيُمِيتُ فَآمِنُواْ بِاللّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللّهِ وَكَلِمَاتِهِ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ -١٥٨-
Katakanlah (Muhammad), “Wahai manusia! Sesungguhnya aku ini utusan Allah bagi kamu semua, Yang Memiliki kerajaan langit dan bumi; tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Menghidupkan dan Mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, (yaitu) Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya). Ikutilah dia, agar kamu mendapat petunjuk.”
(Al-A’raf 158)
2. Taat dan mengikutinya.
وَمَا أَرْسَلْنَا مِن رَّسُولٍ إِلاَّ لِيُطَاعَ بِإِذْنِ اللّهِ -٦٤-
“Dan Kami tidak mengutus seorang rasul melainkan untuk ditaati dengan izin Allah.” (An-Nisa’ 64)
قُلْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَالرَّسُولَ -٣٢-
Katakanlah (Muhammad), “Taatilah Allah dan Rasul.” (Ali Imran 32)
وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوا -٧-
“Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.” (Al-Hasyr 7)
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ -٣١-
Katakanlah (Muhammad), “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah Mencintaimu dan Mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Ali Imran 31)
*Saat membicarakan hubungan antara Rasul dan pengikutnya, Allah selalu menggunakan kata Ittaba’a yang artinya mengikuti.
قُلْ هَـذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَاْ وَمَنِ اتَّبَعَنِي -١٠٨-
Katakanlah (Muhammad), “Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan yakin.” (Yusuf 108)
فَإنْ حَآجُّوكَ فَقُلْ أَسْلَمْتُ وَجْهِيَ لِلّهِ وَمَنِ اتَّبَعَنِ -٢٠-
Kemudian jika mereka membantah engkau (Muhammad) katakanlah, “Aku berserah diri kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku.” (Ali Imran 20)
يَا قَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ -٢٠-
(Yasiin 20)
3. Mencintainya Melebihi Segala Sesuatu.
قُلْ إِن كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُواْ حَتَّى يَأْتِيَ اللّهُ بِأَمْرِهِ وَاللّهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ -٢٤-
Katakanlah, “Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah Memberikan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. (At-Taubah 24)
“Belum beriman salah seorang dari kalian sampai aku lebih dicintainya melebihi dirinya, hartanya, anaknya dan seluruh manusia.” (Rasulullah saw)
4. Mengutamakannya atas segala sesuatu.
النَّبِيُّ أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنفُسِهِمْ -٦-
“Nabi itu lebih utama bagi orang-orang Mukmin dibandingkan diri mereka sendiri.” (Al-Ahzab 6)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ وَرَسُولِهِ -١-
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya.” (Al-Hujurat 1)
5. Tidak memilih pilihan lain dihadapan pilihan dan ketentuannya.
وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْراً أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ -٣٦-
“Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang Mukmin dan perempuan yang Mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah Menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka.” (Al-Ahzab 36)
6. Hanya Ada 2 Kata untuk segala keputusannya.
إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَن يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ -٥١-
“Hanya ucapan orang-orang Mukmin, yang apabila mereka diajak kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul memutuskan (perkara) di antara mereka, mereka berkata, “Kami mendengar, dan kami taat.” Dan mereka itulah orang- orang yang beruntung.” (An-Nur 51)
7. Menerima Ketentuannya dengan senang hati dan tidak terpaksa.
فَلاَ وَرَبِّكَ لاَ يُؤْمِنُونَ حَتَّىَ يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لاَ يَجِدُواْ فِي أَنفُسِهِمْ حَرَجاً مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُواْ تَسْلِيماً -٦٥-
Maka demi Tuhan-mu, mereka tidak beriman sebelum mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, (sehingga) kemudian tidak ada rasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang engkau berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. (An-Nisa’ 65)
8. Berlaku Sopan dihadapannya.
لَا تَجْعَلُوا دُعَاء الرَّسُولِ بَيْنَكُمْ كَدُعَاء بَعْضِكُم بَعْضاً -٦٣-
“Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul (Muhammad) di antara kamu seperti panggilan sebagian kamu kepada sebagian (yang lain).” (An-Nur 63)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَرْفَعُوا أَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ النَّبِيِّ وَلَا تَجْهَرُوا لَهُ بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ أَن تَحْبَطَ أَعْمَالُكُمْ وَأَنتُمْ لَا تَشْعُرُونَ -٢-
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebagian kamu terhadap yang lain, nanti (pahala) segala amalmu bisa terhapus sedangkan kamu tidak menyadari.” (Al-Hujurat 2)
إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ شَاهِداً وَمُبَشِّراً وَنَذِيراً -٨- لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ وَتُسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلاً -٩-
“Sungguh, Kami Mengutus engkau (Muhammad) sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, agar kamu semua beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)-Nya, membesarkan-Nya, dan bertasbih kepada-Nya pagi dan petang.” (Al-Fath 8-9)
إِنَّ الَّذِينَ يُنَادُونَكَ مِن وَرَاء الْحُجُرَاتِ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ -٤-
“Sesungguhnya orang-orang yang memanggil engkau (Muhammad) dari luar kamar(mu) kebanyakan mereka tidak mengerti.” (Al-Hujurat 4)
9. Bersolawat Kepadanya.
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً -٥٦-
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (Al-Ahzab 56)
10. Membantu dan Membelanya.
فَالَّذِينَ آمَنُواْ بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُواْ النُّورَ الَّذِيَ أُنزِلَ مَعَهُ أُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ -١٥٧-
“Adapun orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (al-Quran), mereka itulah orang-orang beruntung.” (Al-A’raf 157)
11. Mencintai Keluarganya.
قُل لَّا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْراً إِلَّا الْمَوَدَّةَ فِي الْقُرْبَى -٢٣-
Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak meminta kepadamu sesuatu imbalan pun atas seruanku kecuali kecintaan kepada keluarga(ku).” (Asy-Syura 23)
Mengapa Harus Turun ke Jalan Membela Palestina?
Meski hanya modal teriakan mengutuk Zionisme dan membela Palestina lewat aksi bersama turun ke jalan, itu sudah menjadi hujjah dihadapan Allah swt, bahwa kita punya keberpihakan dan kepedulian.
Mengenai nasib Palestina bukan soal umat Islam, melainkan soal kemanusiaan. Tidak sedikit umat Islam bersikap arogan mengenai Palestina, seolah-olah Palestina hanya milik umat Islam, seolah-olah hanya umat Islam yang membela dan mendukung perjuangan rakyat Palestina terbebas dari penjajahan Zionis. Tidak sedikit kelompok-kelompok Yahudi yang anti Zionis dan menyebut berdirinya Israel sebagai negara adalah bid'ah dalam agama Yahudi, belum lagi dari Kristiani. Yang pertama bereaksi keras dengan aksi demonstrasi mengutuk pidato pengakuan Trump atas Yerusalem sebagai ibukota Israel justru aktivis-aktivis Amerika Serikat sendiri, yang didominasi Kristiani dan aktivis gereja.
Mengapa Palestina harus dibela? bukan semata karena disanalah tanah suci dan kiblat pertama umat Islam berada, melainkan karena disana telah terjadi penjajahan dan penjarahan selama puluhan tahun. Palestina adalah negara merdeka yang berdaulat, dan punya wilayah teritorial yang diakui resmi dunia. Namun segerombolan Yahudi datang di wilayah Palestina datang dan membuat koloni. Dengan dukungan Inggris, Yahudi mendirikan negara di atas wilayah Palestina dengan nama Israel tahun 1948. Negara yang pertama mengakui kedaulatan Israel adalah Amerika Serikat. Oleh karena itu, ketika menyatakan diri mendukung kemerdekaan Palestina, mengutuk dan menjadikan Amerika Serikat dan Inggris sebagai musuh menjadi sebuah keniscayaan.
Disaat semua negara-negara lain didunia telah merdeka, Palestina tetap berada dalam penjajahan dan ketertindasan yang berlarut-larut. Solusi dua negara yang ditawarkan PBB, bahwa Israel dan Palestina menjadi dua negara yang berdampingan secara damai, terang ditolak mentah-mentah rakyat Palestina. Israel bangsa pendatang, yang datang menjajah dan mendirikan negara diatas negara yang berdaulat dan merdeka, yaitu di Palestina. Bagi rakyat Palestina, hanya satu solusi: Israel harus bubar, apapun taruhannya. Imam Khomeini menyebut, Israel harus terhapus dari peta dunia.
Mengakui kedaulatan Israel, sama saja mengakui penjajahan atas Palestina. Itulah mengapa Indonesia menolak mengakui kedaulatan Israel, sebab sama dengan menghantam prinsip bangsa Indonesia sendiri yang menentang adanya penjajahan di muka bumi. Kelompok-kelompok sesat Yahudi mengklaim Palestina adalah tanah yang dijanjikan Tuhan untuk mereka. Dengan dalil-dalil agama dan kitab suci, Israel melegalkan penjajahan dan perampasan.
Sayang, tidak sedikit mereka yang katanya membela Palestina justru mendukung ISIS mendirikan negara diatas negara Irak dan Suriah yang berdaulat. Apa yang dilakukan ISIS, tidak ubahnya yang dilakukan kelompok Yahudi Zionis diawal-awal pendirian Israel. Merampas paksa tanah orang lain dengan kekerasan, penyerangan dan pembunuhan yang dilabeli dengan dalil-dalil agama dan mengatasnamakan perintah Tuhan.
Palestina harus dibela, bukan semata karena di Palestina ada al-Quds yang merupakan kiblat pertama umat Islam, melainkan karena di Palestina terjadi penjajahan dan perampasan hak-hak kemanusiaan. Membela Palestina, meniscayakan kita untuk turut membela Irak, Suriah, Yaman bahkan sampai Rakhine. Jangan parsial, dan memilah-milah. Jangan karena yang menjajah dan menindas di Palestina dan Rakhine adalah non muslim, maka kita teriak lantang membela, namun ketika yang melakukan arogansi dan serangan bersenjata di Irak, Suriah dan Yaman adalah muslim, maka kita mendiamkan atau malah memberikan dukungan.
Salah satu yang membela Palestina, adalah Iran, yang dengan itu benar-benar menunjukkan keseriusannya. Iran sampai konsisten tidak mau mengakui Israel sebagai negara, termasuk enggan punya hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat dan Inggris yang disebut Iran punya andil besar dalam berdirinya Israel. Kengototannya membela Palestina dan menolak Israel, membuat Iran diboikot, diembargo dan dikucilkan di panggung internasional. Asal tahu saja, setiap tahunnya Iran mengadakan konferensi internasional bela Palestina, termasuk menetapkan Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai hari al-Quds, yaitu hari turun ke jalan menyuarakan dukungan untuk Palestina dan berteriak kencang mengutuk Israel, Amerika Serikat dan Inggris. Tidak tanggung-tanggung, dalam aksi tersebut yang hadir sampai jutaan orang. Pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa Yerusalem sebagai ibukota Israel, memicu kemarahan rakyat Iran. Ulama-ulama Iran, termasuk Presiden Iran menyerukan secara serentak kepada semua lapisan masyarakat Iran disemua kota-kota besar Iran untuk mengadakan aksi turun ke jalan seusai salat Jumat untuk mengecam pengakuan Trump itu.
Apa manfaatnya? apa pengaruhnya? tidak sedikit kekuasaan digdaya runtuh hanya lewat aksi massa di jalan-jalan. Jangan pungkiri, kediktatoran Marcos di Filipina, Soeharto di Indonesia, dan Husni Mubarak di Mesir itu tumbang karena teriakan-teriakan massa. Meski hanya modal teriakan mengutuk Zionisme dan membela Palestina lewat aksi bersama turun ke jalan, itu sudah menjadi hujjah dihadapan Allah swt, bahwa kita punya keberpihakan dan kepedulian.
Iran, Indonesia dan Perjuangan Anti Amerika
Imam Khomeini pernah berkata, "Jika ada yang disukai Amerika Serikat darimu, maka ada yang salah darimu."
Aksi demontrasi yang terjadi di beberapa titik di Iran dalam beberapa hari terakhir yang menuntut perubahan sistem pemerintahan dan mengecam kekuasaan ulama, mendapat dukungan dan support dari pihak-pihak yang selama ini memusuhi Iran termasuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Perlu diketahui, Iran saat ini memang sedang mengalami kesulitan ekonomi. Harga bahan-bahan pokok naik sampai 40% sementara PHK terjadi dimana-mana. Nilai kurs real (mata uang Iran) juga terjun bebas. Pihak pendemo mengklaim, kesulitan ekonomi itu terjadi karena perilaku korup rezim Rouhani dan sibuknya Iran mengurusi masalah eksternal dengan turut menggelontorkan dana besar di Yaman, Suriah, Palestina, Irak dan Lebanon yang dilanda konflik.
Mengapa Trump mendukung aksi demonstrasi yang menuntut terjadinya revolusi di Iran?
Karena Iranlah dengan sistem Wilayatul Faqihnya (kekuasaan tertinggi oleh ulama) yang membuat target-target penjajahan Amerika Serikat dan Inggris di Timur Tengah menemui jalan buntu. Dukungan moril bahkan mengirimkan bantuan persenjataan dan pasukan tempur ke Suriah dan Irak, membuat ISIS yang dibentuk AS gagal mendirikan negara. Dukungan Iran atas Yaman, membuat Saudi yang dibantu 40 negara belum juga mendapatkan targetnya di Yaman. Bantuan logistik dan persenjataan pada Hizbullah membuat Israel tidak bisa menaklukkan Lebanon. Termasuk, dukungan Iran atas Palestina. Kerja-kerja diplomasi Iran lah yang membuat Amerika Serikat tidak leluasa memaksakan kehendaknya di Timur Tengah. Termasuk kengontotannya menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel mendapat tantangan berat dari Iran.
Apa yang dirasa Iran saat ini pernah menimpa Indonesia, diera-era akhir kekuasaan Soekarno. Soekarno dijatuhkan dengan isu, menghambur-hamburkan uang rakyat untuk urusan eksternal yang tidak berhubungan langsung dengan kehidupan rakyat Indonesia. Soekarno membentuk gerakan Non Blok untuk mengimbangi kekuasaan Amerika Serikat. Ditengah kesulitan ekonomi yang parah, Soekarno menyelenggarakan GANEFO, pesta olahraga negara-negara berkembang. GANEFO dibentuk Soekarno untuk menandingi Olimpiade. Indonesia diskors dan dibekukan keanggotaannya sebagai peserta Olimpiade, karena menolak Israel dijadikan peserta Olimpiade. Lewat suksesnya menyelenggarakan GANEFO, Soekarno ingin menunjukkan kepada Amerika Serikat dan dunia internasional, Indonesia juga punya power.
Kampanye perlawanan Soekarno terhadap arogansi Amerika Serikat, adalah yang juga didengungkan Iran saat ini. Setiap melakukan aksi unjuk rasa merespon isu-isu internasional, rakyat Iran selalu menggemakan doa kebinasaan dan kehancuran untuk Amerika Serikat, Inggris dan Israel. Slogan anti mereka puluhan tahun sebelumnya telah didengungkan Soekarno dihadapan rakyatnya. "Segenap kita punya tenaga, segenap kita punya kemauan, segenap kita punya tekad, harus kita tujukan kepada hancur leburnya Amerika dan Inggris itu. Selama kekuasaan Amerika dan Inggris belum hancur lebur, maka hajatan Indonesia tidak bisa selamat. Karena itu, semboyan kita sekarang ini adalah: hancurkan kekuasaan Amerika, hancurkan kekuasaan Inggris, Amerika kita seterika, Inggris kita linggis!!!" adalah orasi Soekarno yang membakar semangat rakyatnya untuk anti Amerika Serikat. Semboyan anti Amerika itu yang dikampanyekan pemerintah dan rakyat Iran saat ini.
Ada apa dengan Amerika Serikat?. Mengapa Soekarno sedemikian memusuhi, demikian juga dengan Iran?. Karena politik luar negeri Amerika Serikat adalah politik intervensi. Kebijakan luar negeri Amerika Serikat selalu mengintervensi negara-negara lain. Disetiap negara yang mengalami konflik atau krisis, Amerika Serikat selalu ingin terlibat dan selalu menjadi pihak yang paling banyak mendapat keuntungan. Kebencian Iran pada Amerika Serikat secara pribadi adalah intervensi Amerika terhadap kebijakan Politik, Ekonomi, dan masalah Nuklir Iran. Bahkan beberapa ilmuan pembuat nuklir Iran dibunuh oleh CIA.
Alasan umumnya, adalah dukungan sepenuhnya Amerika Serikat pada Israel. Sepanjang sejarahnya, setiap negara yang menolak Israel, akan mendapat permusuhan dari Amerika Serikat. Bashar Assad yang sampai saat ini menolak menandatangani pengakuan untuk Israel, dironrong kekuasaannya di Suriah oleh pemberontak yang didukung Amerika Serikat. Di era Trump, permusuhan tersebut begitu sangat terbuka. Trump mengancam akan memberikan sanksi pada negara-negara yang menolak Yerusalem sebagai ibukota Israel.
Berbeda dengan Indonesia, Iran dengan ideologi politiknya yang anti Amerika, masih tetap mendapat dukungan rakyat, meski kesulitan ekonomi sedang melanda. Iran telah teruji dan berhasil lolos dari ujian yang lebih berat. Selama 8 tahun Iran mendapat invasi militer dari Irak serta puluhan tahun mendapat embargo ekonomi dan pengucilan politik internasional, Iran mampu melewatinya dengan baik dan kepala tegak.
Saat ini Iran diuji kembali. Dan jawabannya jelas. Iran tetap tegak dalam sikap politiknya, akan terus anti Amerika Serikat dan tidak rela menggadaikan negaranya demi kesejahteraan semu yang justru lebih menguntungkan pihak asing. Sama dengan prinsip Soekarno, Iran tahu, jika kekuasan Amerika dan Inggris belum hancur lebur, maka cita-cita revolusi tidak akan selamat. Meski tidak mendapat liputan yang berimbang dari media-media internasional, Iran sampai hari ini, tetap menggemakan "Marg bar Amrika, Marg bar Ingglisi, Marg bar Israel" (Kehancuran untuk Amerika, kehancuran untuk Inggris dan kehancuran untuk Israel). Suriah, Irak, Yaman, Palestina dan Lebanon masih tetap terjaga kedaulatannya sampai hari ini karena peran Iran. Qatar yang diisolasi negara-negara Arab, Iranlah yang merangkulnya. Pemimpin Iran tahu, takluknya negara-negara tetangga di tangan Amerika Serikat adalah kehancuran bagi Iran. Karena itu Iran menggelontorkan dana besar untuk membantu negara-negara tetangga, adalah untuk eksistensi Republik Islam Iran juga, meski dengan itu ekonomi rakyat menjadi taruhannya.
Semoga Indonesia kembali mau memegang prinsip Indonesia di era Soekarno, bahwa cita-cita revolusi Indonesia tidak akan selamat, sebelum kekuasaan Amerika Serikat hancur lebur.




























